Crude Oil

Profit dari Trading Minyak Mentah (Crude Oil) di Trijaya Pratama Futures

Apakah Anda sedang mencari tahu bagaimana cara trading minyak mentah atau crude oil? Bagaimana mendapatkan profit dari trading minyak mentah? Yuk cari tahu dulu.

Apa itu crude oil atau minyak mentah?

Minyak mentah atau crude oil adalah zat alami yang bisa ditemukan di dalam formasi-formasi batu di bumi. Minyak mentah adalah minyak bumi yang tidak dimurnikan, jika dimurnikan minyak mentah akan menjadi produk minyak bumi olahan dan bisa digunakan untuk bahan bakar, petrokimia, pupuk, dan obat-obatan.

Minyak merupakan komponen dasar yang penting dalam ekonomi global. Bahkan berdasarkan data dari Badan Energi Internasional (IEA), total konsumsi minyak global mencapai 93 juta barel per hari.Oleh karena itu, tidak heran jika komoditas yang satu ini memiliki dampak yang besar bagi kehidupan sehari-hari kita.

Selain itu, hal tersebut juga menjadi alasan bagi para ahli ekonomi, bisnis, serta trader untuk mengikuti perkembangan minyak. Jika dilihat dari sudut pandang dunia trading maka minyak mentah merupakan salah satu komoditas yang paling diperdagangkan di dunia. Minyak mentah juga digunakan sebagai alat untuk spekulasi, investasi, lindung nilai, dan diversifikasi.

Hal yang perlu Anda tahu sebelum trading minyak atau trading crude oil

Sebelum memulai trading tentunya ada hal-hal yang perlu Anda lakukan. Oleh karena itu berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda lakukan sebelum trading minyak agar Anda mendapatkan keuntungan.

  • Memahami faktor-faktor yang memengaruhi harga minyak mentah

    Pada umumnya, harga minyak mentah dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran (supply and demand).

    Jika permintaan turun atau kenaikan pasokan naik maka mendorong penurunan harga. Sebaliknya, jika permintaan naik atau pasokan turun maka mendorong kenaikan harga.

    Namun, masih ada beberapa variable yang memengaruhi kenaikan atau penurunan harga minyak.

    Beberapa diantaranya adalah subsidi untuk perusahaan minyak atau perusahaan energi lainnya, politik internasional (perjanjian yang dibuat antar negara, politik internal produsen minyak, pasokan minyak dunia, persaingan dari sumber energi lainnya, ketegangan dan geo-politik aman atau tidak (cenderung meningkatkan harga minyak), penggunaan minyak dan gambar fundamental-nya.

    Pergerakan harga minyak dapat berpengaruh dalam jangka panjang. Beberapa dampak jangka panjang dari pergerakan harga minyak adalah sebagai berikut.

    1. Harga minyak yang lebih tinggi cenderung membuat produk menjadi lebih mahal. Dengan begitu, bisa menurunkan pertumbuhan ekonomi karena menciptakan potensi inflasi serta kenaikan suku bunga.
    2. Harga minyak yang lebih rendah cenderung membuat harga produk menjadi lebih terjangkau, yang akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi karena mengurangi potensi inflasi dan kenaikan suku bunga.
    3. Harga minyak yang sangat rendah bisa menurunkan pasokan produk karena produsen bisa memangkas produksi mereka saat ini atau menunda proyek minyak baru.
  • Mengenal motif pemain pasar

    Pemain pasar minyak modern ada spekulan dan perusahaan-perusahaan komersil. Tujuan dari spekulan adalah untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga jual dan beli.

    Sedangkan tujuan perusahaan komersil akan memperdagangkan minyak mentah adalah untuk hedging.

    Dengan mengetahui motif setiap pemain pasar dapat membantu Anda untuk mengukur seberapa besar dampak suatu berita tertentu terhadap harga minyak.

  • Memilih tipe minyak yang akan trading

    Ada dua acuan minyak dunia yaitu WTI dan Brent. Apa itu WTI dan Brent? Minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) juga disebut sebagai minyak mentah Amerika Serikat.

    WTI adalah minyak mentah berkualitas tinggi yang diekspor dan digunakan di seluruh dunia. Minyak yang dimurnikan di Amerika serikat ini merupakan minyak mentah ringan dan manis.

    Secara tradisional, minyak ini dihargai sebesar 1-2 US dolar lebih tinggi dibandingkan minyak mentah Brent.

    Sedangkan minyak mentah Brent mengarah pada minyak mentah Brent Laut Utara. Minyak ini sebagian besar diekstrak dari Laut Utara dan dimurnikan di Eropa Barat Laut.

    Minyak mentah Brent merupakan jenis minyak utama di Eropa dan Afrika Utara. Jadi, biasanya produk komoditas minyak yang tersedia untuk di trading-kan di broker-broker juga ada 2.

    Oleh karena itu, sebelum memulai trading minyak sebaiknya Anda memutuskan dulu tipe minyak yang mana yang akan Anda trading-kan.

    Hal ini dikarenakan arah pergerakan kedua minyak tersebut dalam jangka pendek belum tentu sama walaupun secara umum tren harga jangka panjangnya serupa.

    WTI dan Brent merupakan instrumen yang paling populer untuk diperdagangkan. Namun, keduanya memiliki perbedaan.

    Berikut beberapa perbedaan minyak mentah WTI dan minyak mentah Brent yang lebih detail.

  • Memeriksa tren jangka panjang

    Secara jangka panjang, biasanya tren minyak mentah Brent dan WTI serupa. Dengan begitu, hal tersebut dapat menggambarkan kondisi pasar secara keseluruhan apakah bearish atau bullish.

    Jadi, sebelum trading minyak sebaiknya Anda memeriksa dulu apakah posisi harga pada time frame tinggi (Monthly dan Weekly) itu sedang naik atau turun. Biasanya arah harga dalam jangka pendek akan mengikuti arah trend jangka panjangnya.

    Oleh karena itu, terlepas dari indikator teknikal apa yang Anda gunakan sebagai patokan, saat Anda akan trading disarankan untuk mengambil posisi yang searah dengan tren jangka panjang saja.

Produk crude oil di Trijaya Pratama Futures

Penasaran ada apa saja pair yang diperdagangkan? Berikut tabel dan penjelasannya.

market hour

Cara mulai trading forex

Cara mulai untuk trading minyak online itu mudah, kok. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Mendaftar di sini
  2. Lakukan deposit minimal Rp2.000.000
  3. Mengunduh dan memasang platform trading MetaTrader
  4. Masuk ke platform menggunakan detail akun trading Anda
  5. Lakukan trading pertama Anda.