Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (11/02/2026)

by Dewi Hernawati
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:   Bullish  Range           0,70700 – 0,71200

Pelemahan terbatas dan sementara mewarnai pergerakan mata uang Aussie terhadap mata uang Dollar AS. Bahkan Aussie mengakhiri tren kenaikan selama dua sesi berturut-turut karena sentimen pasar memburuk di tengah data ekonomi domestik yang beragam. Sentimen konsumen turun 2,6% secara bulanan ke level terendah dalam sepuluh bulan sebesar 90,5 pada Februari 2026, karena kenaikan suku bunga sebesar 25 bps, yang pertama dalam lebih dari dua tahun, kembali memberi tekanan pada keuangan rumah tangga. Angka terbaru ini menyusul data yang dirilis pada hari Senin yang menunjukkan bahwa pengeluaran rumah tangga secara tak terduga turun pada bulan Desember, setelah meningkat dalam dua bulan sebelumnya. Selain itu, total persetujuan pembangunan tempat tinggal anjlok 14,9% dari bulan sebelumnya ke level terendah dalam empat bulan, yaitu 15.542 unit pada Desember 2025, sementara persetujuan pembangunan rumah pribadi melambat menjadi 0,4% menjadi 9.847 unit, dari 0,8% pada November. Namun, kabar baiknya, Indeks Kepercayaan Bisnis NAB naik tipis menjadi 3 pada Januari 2026 dari angka 2 yang direvisi turun pada bulan sebelumnya, menandai level tertinggi sejak Oktober.

Pivot : 0,70768

R1 : 0,70899          S1 : 0,70608      

R2 : 0,71059          S2 : 0,70477

R3 : 0,71190          S3 : 0,70317


USDJPY

Opportunity:   Bearish  Range       154,300 – 153,300 

Mata uang Yen Jepang terhadap mata uang Dollar AS tetap berada di jalur penguatannya. Bahkan kondisi ini menggambarkan Yen menguat untuk sesi kedua berturut-turut, karena intervensi verbal baru dari Tokyo mendukung mata uang tersebut setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilihan umum hari Minggu. Pasar juga memberikan kepercayaan kepada Takaichi karena ia berjanji bahwa rencana stimulusnya tidak akan semakin membebani keuangan negara. Koalisi yang berkuasa mengamankan mayoritas super dua pertiga di majelis rendah, memberikan Takaichi mandat yang kuat untuk mendorong peningkatan pengeluaran dan pemotongan pajak. Pada hari Senin, ia kembali menegaskan janjinya untuk menangguhkan pajak penjualan sebesar 8% atas makanan selama dua tahun. Yen juga diuntungkan dari masuknya modal karena saham-saham Jepang melonjak ke level tertinggi sepanjang masa setelah pemilihan, meskipun obligasi lokal berada di bawah tekanan di tengah kekhawatiran atas prospek fiskal negara tersebut.

Pivot : 154,869

R1 : 155,694          S1 : 153,453      

R2 : 157,110          S2 : 152,628

R3 : 157,935          S3 : 151,212


GBPUSD

Opportunity  :  Bullish menuju  :  1.3696  –  1.3733

Diluar perkiraan, Poundsterling ditutup melemah di tengah turunnya angka Retail Sales AS. Pounds kembali terkoreksi setelah menguat di sesi sebelumnya. Disisi lain Indeks Dollar Indeks dolar turun 0,1% ke 96,85. Departemen Perdagangan AS melaporkan penjualan ritel Desember stagnan, lebih lemah dari ekspektasi kenaikan 0,4% dan di bawah pertumbuhan November. Data ini mendorong ekspektasi bahwa Federal Reserve memiliki ruang lebih besar untuk memangkas suku bunga. Pelaku pasar akan fokus pada laporan Tenaga-kerja AS yang rilis malam nanti yang diperkirakan akan mengalami kenaikan, namun dengan angka pengangguran yang tetap tinggi di angka 4.4%. GBP masih berpeluang untuk menguat pada perdagangan hari ini.

Open  : 1.3637           Pivot  1.3658

R1  : 1.3672                S1  : 1.3635

R2  : 1.3696                S2  : 1.3615

R3  : 1.3733                S3  : 1.3585


EURUSD

Opportunity  : Bullish menuju  1.1928 – 1.1953

Euro ditutup melemah pada perdagangan Selasa kemarin. Pelemahan mata-uang Euro terjadi di tengah lemahnya  data Retail Sales AS yang rilis di bawah angka perkiraan. Euro melemah 0,15% ke USD 1,1895, sementara Indeks Dollar melandai 0,1% ke 96,85. Departemen Perdagangan AS melaporkan penjualan ritel Desember stagnan, lebih lemah dari ekspektasi kenaikan 0,4% dan di bawah pertumbuhan November. Data ini mendorong ekspektasi bahwa Federal Reserve memiliki ruang lebih besar untuk memangkas suku bunga. Pelaku pasar akan fokus pada laporan Tenaga-kerja AS yang rilis malam nanti yang diperkirakan akan mengalami kenaikan, namun dengan angka pengangguran yang tetap tinggi di angka 4.4%. EUR masih berpeluang untuk menguat pada perdagangan hari ini.

Open  : 1.1893           Pivot  : 1.1902

R1  : 1.1912                S1  : 1.1886

R2  : 1.1928                S2  : 1.1864

R3  : 1.1953                S3  : 1.1830


USDCHF

Opportunity  :  Bearish menuju  :  0.7627  –  0.7592

Swiss Franc terkoreksi setelah penguatan di sesi sebelumnya. Franc Swiss ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa kemarin. Pelemahan Franc Swiss terjadi di tengah turunnya data Retail Sales AS yang rilis di bawah angka perkiraan. Pelaku pasar akan fokus pada laporan Tenaga-kerja AS yang rilis malam nanti yang diperkirakan akan mengalami kenaikan, namun dengan angka pengangguran yang tetap tinggi di angka 4.4%. CHF masih berpeluang untuk menguat pada perdagangan hari ini.

Open  : 0.7672           Pivot  : 0.7664

R1  : 0.7686                S1  : 0.7651

R2  : 0.7715                S2  : 0.7627

R3  : 0.7750                S3. : 0.7592


USDCAD

Opportunity : Sell limit di 1.36031 dengan target 1.35235 dan stop loss di atas 1.36303

Pada timeframe Daily, USDCAD masih berada dalam struktur bearish menengah, setelah gagal mempertahankan area supply di kisaran 1.38700 – 1.39000 dan melanjutkan penurunan tajam hingga menembus support penting. Harga saat ini berkonsolidasi di area demand Daily 1.35200 – 1.34500, yang terlihat cukup signifikan dari reaksi pantulan sebelumnya.

Di timeframe H4, harga bergerak di bawah Pivot Point (PP) 1.35497, menandakan tekanan bearish masih dominan. Selama harga tertahan di bawah R1 1.35769, peluang rebound cenderung terbatas dan lebih berpotensi dimanfaatkan sebagai area sell on rally.

Open price :1.35520        Pivot :1.35497

R1 :1.35769         S1 :1.35235

R2 :1.36031         S2 :1.34963

R3 :1.36303         S3 :1.34701


DXY

Opportunity:   Bearish Range            96,800 – 96,500

Terperosoknya mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya masih mewarnai pergerakan market. Bahkan Indeks Dollar AS (DXY) tetap berada di jalur terendahnya dan sentuh level 96,609. Mata uang Dollar AS ini setelah jatuh lebih dari 1% selama dua sesi sebelumnya, karena data ekonomi AS yang lebih lemah memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve. Laporan penjualan ritel yang lebih lemah dari perkiraan menunjukkan pengeluaran konsumen stagnan pada bulan Desember, memperkuat pandangan bahwa pertumbuhan melambat dan mendukung alasan untuk pelonggaran kebijakan. Pasar uang kini memperkirakan probabilitas yang lebih tinggi untuk tiga kali pemangkasan suku bunga Fed pada tahun 2026, dibandingkan dengan ekspektasi dua kali pemangkasan seminggu yang lalu. Para investor beralih ke data pekerjaan dan inflasi AS yang akan datang untuk mendapatkan sinyal lebih lanjut tentang prospek ekonomi dan arah kebijakan. Dollar AS juga menghadapi tekanan akibat kekhawatiran tentang permintaan asing terhadap aset AS setelah laporan bahwa regulator China menyarankan lembaga keuangan untuk membatasi kepemilikan obligasi pemerintah AS guna mengurangi risiko konsentrasi dan melindungi diri dari ketidakpastian seputar kebijakan ekonomi AS.

Pivot : 96,824

R1 :    97,039         S1 :   96,641       

R2 :    97,222         S2 :   96,426

R3 :    97,437         S3 :   96,243


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bullish ke area 58,618

Indeks Nikkei 225 melonjak 2,28% dan ditutup pada 57.650, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 1,9% menjadi 3.855 pada hari Selasa, dengan saham-saham Jepang mencapai rekor tertinggi baru, didorong oleh ekspektasi bahwa kemenangan pemilu Perdana Menteri Sanae Takaichi yang menentukan akan memungkinkannya untuk mendorong pengeluaran yang lebih tinggi dan pemotongan pajak. Pasar juga memberikan kepercayaan kepadanya setelah ia mengatakan bahwa langkah-langkah stimulus tidak akan semakin membebani keuangan publik Jepang. Raksasa investasi teknologi SoftBank Group melonjak 10,7% karena optimisme baru seputar kecerdasan buatan dan menjelang pengumuman pendapatan perusahaan pada hari Kamis. Saham-saham teknologi dan terkait AI lainnya mengikuti tren tersebut, termasuk Fujikura (5%), Disco Corp (4,4%), Advantrest (1,2%), dan Tokyo Electron (2,2%). Di tempat lain, produsen kabel Furukawa Electric melonjak 22,9% karena pendapatan yang kuat, sementara perusahaan jasa TI NEC melonjak 7,3% setelah mengumumkan program pembelian kembali saham. Pasar-pasar Jepang akan tutup pada hari Rabu karena hari libur.

Pivot : 57,828

R1 : 58,696           S1 : 57,181

R2 : 59,343           S2 : 56,313

R3 : 60,858           S3 : 54,798


HANGSENG

Opportunity: Koreksi ke area: 27,000

Indeks Hang Seng naik 156 poin, atau 0,6%, dan ditutup pada 27.183 pada hari Selasa, menandai kenaikan kedua berturut-turut karena sebagian besar sektor mengalami kemajuan. Sentimen didukung oleh penutupan Dow Jones yang mencetak rekor di Wall Street pada hari Senin, menjelang rilis data ekonomi AS yang penting, termasuk data penggajian yang tertunda. Di Tiongkok, saham berhasil ditutup lebih tinggi karena optimisme bahwa permintaan perjalanan Tahun Baru Imlek akan kuat. Sementara itu, Politico mengatakan bahwa Presiden AS Trump akan bertemu dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada bulan April, menambah latar belakang global. Namun, penguatan sebelumnya sedikit terkikis karena kehati-hatian muncul sebelum data CPI dan PPI Tiongkok, yang akan dirilis pada hari Rabu, menjelang liburan sembilan hari yang dimulai dari 15 Februari. Innovent Biologics melonjak 5,0% karena keyakinan akan mencapai target pendapatan 2027 sebesar CNY 20 miliar, sementara JF SmartInvest Holdings melonjak 9,3% karena perkiraan pendapatan yang kuat. Axera Semiconductor juga ditutup jauh lebih tinggi dalam debutnya di Hong Kong. Namun, saham Zhaojin Mining anjlok 6,3% setelah adanya laporan kecelakaan tambang emas yang menelan korban jiwa.

Pivot : 27,272

R1 : 27,428    S1 : 27,125

R2 : 27,575    S2 : 26,969

R3 : 27,878    S3 : 26,666


NASDAQ

Opportunity:Buy Limit: 25,052 | SL: 24,950 | TP: 25,350

Kontrak berjangka saham AS sedikit menguat pada hari Rabu setelah indeks utama berakhir beragam pada sesi sebelumnya, karena investor mengambil posisi menjelang laporan pekerjaan Januari yang tertunda. Ekonomi diperkirakan telah menambah 70.000 pekerjaan bulan lalu, menyusul peningkatan 50.000 pada bulan Desember, sementara tingkat pengangguran diperkirakan tetap stabil di 4,4%. Angka yang lebih lemah dari perkiraan dapat meredam selera risiko, terutama setelah data penjualan ritel yang dirilis Selasa secara tak terduga stagnan, menandakan meningkatnya tekanan pada konsumen berpenghasilan rendah dan menengah. Dalam perdagangan reguler pada hari Selasa, Dow naik 0,1% ke penutupan rekor lainnya, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing turun 0,33% dan 0,59%. Saham teknologi memimpin penurunan, dengan produsen chip dan memori berkinerja buruk. Saham keuangan juga mundur setelah platform teknologi Altruist meluncurkan alat perencanaan pajak bertenaga AI baru, menambah tekanan kompetitif pada perusahaan jasa keuangan tradisional.

Pivot : 25,294.08

R1 : 25,388.42                     S1 : 25,142.17

R2 : 25,540.33    S2 : 25,047.83

R3 : 26,786.58                  S3 : 24,801.58



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold

Opportunity: Sideway to bullish selama bertahan di atas 4.982, testing kembali resistance 5.091.

Harga emas menguat dan bertahan di atas level USD 5.040 per ounce pada perdagangan Rabu, berada di dekat posisi tertinggi hampir dua pekan terakhir. Penguatan ini terutama didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih akomodatif. Sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat pandangan tersebut, terutama rilis penjualan ritel Desember yang mencatatkan kinerja di bawah ekspektasi pasar. Data ini mengindikasikan perlambatan belanja konsumen dan menambah kekhawatiran terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi AS.

Seiring dengan perkembangan tersebut, pelaku pasar kini memproyeksikan peluang yang lebih besar bagi The Fed untuk memangkas suku bunga sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini, meningkat dari ekspektasi dua kali pemangkasan yang diperkirakan hanya sepekan sebelumnya. Fokus investor selanjutnya tertuju pada rilis data ketenagakerjaan dan inflasi AS yang akan datang, yang dinilai krusial dalam memberikan petunjuk lebih lanjut terkait arah perekonomian serta kebijakan suku bunga ke depan.

Pivot : 4.982

R1  5.091   R2  5.146  R3 5.205

S1  4.982   S2  4.894  S3  4.824


Silver

Opportunity : Buy stop di 79.050 dengan target 83.186 dan stop loss dibawah 77.425

Pada timeframe Daily, XAGUSD masih berada dalam tren naik jangka menengah, namun saat ini sedang mengalami fase koreksi sehat setelah gagal mempertahankan high di area psikologis 90.000 – 92.000. Koreksi membawa harga kembali ke area demand kuat 78.000 – 75.000, yang sebelumnya menjadi base sebelum impuls bullish besar.

Di timeframe H4, harga saat ini bergerak di sekitar Pivot Point (PP) 81.561, menandakan fase konsolidasi. Selama harga mampu bertahan di atas S1 79.050, potensi rebound masih terbuka.

Open price :80.777          Pivot :81.561

R1 :83.186            S1 :79.050

R2 :85.697            S2 :77.425

R3 :87.322            S3 :74.914


Oil

Opportunity : Bullish selama bertahan di atas 63,61, testing resistance 65,49

Harga minyak mentah WTI menguat dan kembali naik ke atas USD 64 per barel pada perdagangan Rabu, membalikkan penurunan yang terjadi pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya kekhawatiran geopolitik, khususnya terkait ketegangan yang masih berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Washington tengah mempertimbangkan langkah untuk mencegat kapal tanker yang mengangkut minyak mentah Iran, serta kemungkinan pengerahan tambahan kelompok kapal induk jika negosiasi terkait program nuklir Iran gagal mencapai kesepakatan.

Meskipun perundingan awal pekan lalu menunjukkan perkembangan yang relatif positif, pelaku pasar tetap mengantisipasi risiko kegagalan diplomasi yang dapat memicu aksi militer AS terhadap Teheran. Skenario tersebut berpotensi mengganggu pasokan minyak Iran atau memicu aksi balasan yang dapat mengancam stabilitas pasokan global, sehingga menopang harga minyak.

Pivot: 63,61

R1  65,59         S1  63,61

R2  66,41          S2  62,17

R3  67,05          S3  61,08


 

DAILY ECONOMIC DATA


WEBINAR HARI INI (Rabu, 11 Februari 2026)

Halo, Sobat Trader…

Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:

Volatilitas Meningkat Jelang NFP AS, Kemana Arah Harga Emas?

Catat jam dan waktunya ya!

   Rabu, 10 Februari 2026 
  13.00 WIB
  Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia

Silakan klik link di sini untuk join:

YouTube & Zoom

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy