Apa yang harus dilakukan demi meraup profit di pasar? Tentu saja mencari strategi yang cepat dan cocok buat Anda. Strategi trading dengan market timing bisa jadi salah satu cara untuk dicoba. Beberapa pakar trading menganggap pasar finansial sangat random dan efisien, sehingga tidak ada gunanya memprediksi harga. Di sisi lain, ada pendapat yang mengatakan jika pergerakan harga bisa diprediksi asalkan menggunakan strategi dan tools yang benar. Kelompok terakhir ini adalah pendukung market timing, dan akan menjadi fokus dalam artikel ini.
Daftar Isi
Memahami Market Timing
Market timing adalah pendekatan strategis dalam trading atau investasi, di mana trader atau investor mencoba memprediksi pergerakan harga di masa depan untuk memutuskan kapan waktu terbaik untuk membeli atau menjual instrumen keuangan.
1. Prinsip Dasar Market Timing
Trader yang menggunakan pendekatan ini percaya bahwa pasar memiliki tingkat prediktabilitas tertentu yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan keuntungan. Market timing dapat diterapkan pada berbagai instrumen keuangan, baik dalam trading saham, forex, komoditas, maupun pasar lainnya. Terlepas dari instrumen yang digunakan, tujuan utama market timing adalah memprediksi pergerakan harga di masa depan. Para penggunanya yakin bahwa pasar selalu menawarkan peluang untuk menghasilkan profit.
2. Pendekatan Jangka Panjang vs Jangka Pendek
Trader trend following biasanya menggunakan market timing untuk memprediksi pergerakan harga dalam jangka panjang. Faktor ekonomi makro dan fundamental menjadi pendorong utama pergerakan harga dalam jangka waktu ini. Sebagian besar trader menggunakan sistem market timing untuk trading jangka pendek atau menengah, di mana mereka memanfaatkan inefisiensi harga yang sering terjadi dalam jangka waktu tersebut.
3. Tantangan dalam Strategi Market Timing
Strategi market timing sangat sulit dilakukan secara konsisten. Bahkan, trader yang berpengalaman sekalipun bisa menghadapi kondisi di mana strategi mereka tidak sesuai dengan pasar. Trader harus terus memantau kondisi pasar dan menyesuaikan strategi mereka. Hal ini terutama penting bagi trader intraday, di mana sentimen pasar dapat berubah dengan cepat akibat berita atau rilis data ekonomi.
4. Konsep Penting dalam Market Timing
0 Likuiditas Pasar
Likuiditas adalah elemen kunci dalam market timing. Likuiditas yang baik memungkinkan trader untuk membeli dan menjual instrumen dengan slippage minimal.
0 Ukuran Posisi
Trader juga harus mengevaluasi ukuran trading mereka untuk memastikan bahwa posisi dapat dieksekusi tanpa masalah signifikan. Volume dan kedalaman pasar yang memadai membantu menjaga efisiensi trading dan mengurangi biaya tambahan.
Kelebihan Strategi Trading Dengan Market Timing
Setelah Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang market timing, perlu diketahui pula beberapa keuntungan utama dari penggunaan teknik market timing.
1. Potensi Keuntungan Yang Lebih Tinggi
Salah satu kelebihan menggunakan model market timing ialah dapat meningkatkan potensi perolehan profit lebih tinggi. Trader yang berhasil menemukan edge dalam suatu strategi, tentunya mampu menambahkan frekuensi trading and meraup profit lebih banyak dari pasar.
Trading edge adalah segala teknik, pengamatan atau pendekatan yang menciptakan keuntungan bagi trader. Edge tidak harus rumit, yang penting bisa menambahkan persentase kemenangan.
Penting diingat jika edge tertentu yang ada di dalamnya bisa menghilang suatu saat. Oleh karenanya, tugas market timer adalah meriset berbagai edge sehingga tidak bergantung pada strategi market timing tertentu.
2. Sangat Cocok Untuk Trader Jangka Pendek
Market timing sangat cocok untuk trader jangka pendek seperti day trader dan swing trader. Seringkali, Anda akan menemukan peluang jangka pendek pada grafik harga. Trader yang cukup cerdik untuk mengenali ketidakefisienan tersebut bisa mendapat untung besar dari skenario ini.
Terdapat strategi day trading market timing dan strategi swing trading market timing yang didasarkan pada pola candlestick, pola grafik klasik, pola harmonik, dan banyak metode berbasis teknikal lainnya. Pola ini muncul di semua frekuensi waktu, tetapi cenderung lebih akurat pada time frame yang relatif lebih tinggi seperti satu jam, dua jam, dan empat jam.
3. Lebih Banyak Kontrol Atas Portofolio Anda
Trader market timing cenderung memiliki kontrol lebih besar atas pemilihan portofolio mereka. Trader ekuitas yang trading menggunakan pendekatan market timing dapat memilih untuk memperdagangkan hanya pasangan mata uang yang paling menjanjikan.
Selain itu, sistem market timing akan memungkinkan Anda untuk masuk dan keluar posisi dalam portofolio pada waktu yang berbeda berdasarkan strategi atau model khusus. Secara keseluruhan, pendekatan market timing memungkinkan lebih banyak fleksibilitas dan kontrol atas strategi investasi buy and hold.
4. Dapat Membantu Mengurangi Risiko
Tanpa diragukan lagi, kunci kesuksesan bagi setiap trader adalah kemampuan mereka untuk meminimalkan risiko kapan pun. Meskipun kita tidak pernah tahu dengan pasti apa yang akan terjadi di masa depan, kita dapat mengontrol jumlah eksposur yang kita miliki di pasar.
Trader market timing yang sukses belajar bahwa mereka dapat dengan cepat berada di pasar dan meminimalkan risiko pada saat yang bersamaan.
Tidak seperti kebanyakan metodologi trading buy and hold di mana stop loss jarang digunakan, model market timing umumnya menggabungkan beberapa bentuk mekanisme stop loss dan trailing stop.
Ini membantu trader atau investor untuk mengurangi risiko sambil mendapatkan keuntungan dari momentum harga dalam instrumen yang dipilih.
5. Kemampuan Untuk Buy Dan Sell
Terakhir, mereka yang mempraktikkan pendekatan market timing, umumnya akan memperdagangkan kedua sisi pasar tanpa bias. Ini bisa menjadi keuntungan besar atas banyaknya strategi buy only yang merupakan inti dari sebagian besar pendekatan buy and hold.
Karena trader market timing akan sering melakukan sell sebanyak mereka melakukan buy, mereka dapat dengan cepat beradaptasi dengan perubahan kondisi pasar dan mengambil keuntungan dari pasar bearish dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan di pasar bullish.
Hal ini terutama berlaku untuk trader yang mengkhususkan diri di pasar berjangka atau pasar forex. Dalam konteks pasar ini, entry sell tidak memerlukan aturan khusus, seperti aturan uptick dalam ekuitas. Oleh karena itu, posisi bearish dapat diekspresikan dengan lebih baik dalam pasar keuangan ini.
Kekurangan Strategi Trading Dengan Market Timing
Metodologi market timing juga mempunyai beberapa kekurangannya. Berikut ini adalah beberpa kekurangan dari market timing:
1. Memerlukan Lebih Banyak Waktu Untuk Mengelola
Jika strategi buy and hold membutuhkan sedikit waktu untuk mengelola. Maka trader yang memanfaatkan market timing sebagai mode utama investasi membutuhkan peran yang jauh lebih aktif dalam proses pengambilan keputusan seputar portofolio mereka.
Ini dapat mencakup tugas-tugas seperti pemilihan mata uang, waktu penelitian dan pengembangan, teknik manajemen trading, parameter ukuran posisi, dan masih banyak lagi.
2. Peningkatan Biaya Trading
Karena sifat inheren dari model market timing, trader akan dikenakan biaya trading yang lebih tinggi dibandingkan dengan pendekatan pasar buy and hold yang lebih pasif. Peningkatan biaya trading ini dapat berupa biaya langsung dan tidak langsung.
Biaya langsung mencakup komisi, sedangkan biaya tidak langsung umumnya akan datang dalam bentuk inefisiensi eksekusi dan slippage.
Akibatnya, trader market timing jangka pendek perlu mencurahkan waktu untuk menguji kembali strategi mereka dengan penambahan biaya trading ke dalam komponen biaya keseluruhan mereka.
3. Kesulitan Dalam Menemukan Edge Konsisten
Salah satu aspek tersulit dari market timing sebenarnya adalah menemukan edge yang dapat Anda terapkan di pasar secara konsisten. Dengan kata lain, Anda mungkin menemukan strategi tertentu yang telah Anda uji dan yang tampaknya bekerja dengan baik, tetapi setelah mengaplikasikannya di pasar, Anda menemukan bahwa hasil kinerja sangat berbeda dari harapan. Dengan kata lain, menemukan edge di pasar sangat sulit, dan jika menemukan, mungkin tidak bertahan di lama.
Kesimpulan Strategi Trading Dengan Market Timing
Market timing adalah teknik untuk memulai keputusan terkait investasi dan trading berdasarkan gagasan bahwa pergerakan harga dapat diprediksi hingga masa depan. Ada beragam model market timing yang berbeda, yang dapat digunakan trader untuk mengekspresikan pendapat mereka tentang instrumen harga di masa depan. Beberapa yang paling populer di antaranya didasarkan pada analisa teknikal.
Gagasan penentuan market timing masih asing bagi banyak investor pemula, namun mereka yang meluangkan waktu untuk mempelajari grafik akan segera mengetahui bahwa pasar memang menampilkan beberapa kecenderungan umum dalam price action. Kesamaan ini, meskipun tidak persis sama, dapat memberikan wawasan yang bagus tentang pergerakan harga di masa depan.
Anda bisa ikut kelas gratis TPFx dengan click ini. Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Selamat trading dan semoga sukses!