Pitchfork Strategy adalah alat analisis teknikal yang digunakan untuk mengidentifikasi tren harga dan menentukan level support serta resistance. Metode ini dikembangkan oleh Dr. Alan Andrews dan dikenal dengan nama “Andrews’ Pitchfork.” Pitchfork digunakan oleh para trader untuk mengukur pergerakan harga di pasar dengan tiga garis tren yang membentuk kanal. Metode ini banyak digunakan dalam trading saham, forex, dan pasar berjangka. Dalam teorinya, Andrews percaya bahwa harga cenderung bergerak mengikuti garis median dan akan kembali ke garis ini setelah mengalami penyimpangan. Dengan menggunakan tiga garis tren (median line dan dua garis paralel lainnya), trader dapat mengidentifikasi potensi pergerakan harga di masa depan.
Daftar Isi
Komponen Pitchfork Strategy
Pitchfork terdiri dari tiga garis utama:
- Median Line (ML): Garis utama yang menggambarkan arah tren harga.
- Upper Parallel Line (UML): Garis paralel atas yang berfungsi sebagai resistance.
- Lower Parallel Line (LML): Garis paralel bawah yang berfungsi sebagai support.
Garis-garis tersebut dibuat / ditarik berdasarkan tiga titik utama dalam pergerakan harga, yaitu titik swing high dan swing low.
Cara Menggunakan Pitchfork Strategy dalam Trading
1. Menentukan Titik Pivot
- Pilih titik swing low pertama sebagai titik awal.
- Pilih swing high kedua untuk menentukan pergerakan harga.
- Pilih swing low ketiga sebagai konfirmasi tren.
2. Menggambar Pitchfork Strategy
- Gunakan alat Pitchfork pada platform trading seperti MetaTrader atau TradingView.
- Pilih tiga titik pivot utama.
- Pitchfork akan otomatis menggambar tiga garis paralel (ML, UML, dan LML).
3. Menginterpretasikan Pitchfork Strategy
- Jika harga mendekati Median Line (ML), kemungkinan besar harga akan kembali ke arah garis ini setelah menyimpang.
- Jika harga berada di Upper Parallel Line (UML), harga berpotensi mengalami resistance dan bisa mengalami pembalikan.
- Jika harga berada di Lower Parallel Line (LML), harga dapat mengalami support dan berpotensi naik kembali.
4. Trading dengan Pitchfork Strategy
- Strategi BREAKOUT
Harga yang menembus UML dengan volume tinggi, maka ada potensi breakout ke atas.
Jika harga menembus LML dengan volume tinggi, maka ada potensi breakdown ke bawah.
- Strategi REVERSAL
Harga yang menyentuh UML dan menunjukkan pola candlestick bearish, maka trader bisa mencari peluang sell.
Jika harga menyentuh LML dan menunjukkan pola candlestick bullish, maka trader bisa mencari peluang buy.
- Strategi KOMBINASI dengan Fibonacci
Gunakan retracement Fibonacci untuk memperkuat sinyal yang dihasilkan oleh Pitchfork.
Entry di area Fibonacci retracement yang berdekatan dengan UML atau LML.
Bagaimana, Anda tertarik untuk mencobanya ?
Berikut Rekomendasi untuk Anda;
Lakukan backtesting sebelum menerapkan strategi ini dalam akun real.
Dengan pemahaman yang baik tentang Pitchfork, trader dapat memanfaatkannya sebagai alat yang efektif untuk analisis pasar dan pengambilan keputusan trading.
Anda bisa ikut kelas gratis TPFx dengan click ini. Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Selamat trading dan semoga sukses!