FLASH NEWS
Economic News & Analysis
Dollar AS menunjukkan pergerakan beragam pada Kamis di tengah kekhawatiran pasar atas dampak tarif yang akan diumumkan oleh Presiden AS minggu depan. Optimisme sempat meningkat awal pekan ini dengan ekspektasi bahwa Trump mungkin mengambil pendekatan fleksibel terhadap tarif, tetapi ketidakpastian tetap membayangi pasar menjelang pengumuman pada 2 April. Rencana penerapan tarif sebesar 25% pada mobil dan truk impor telah memicu respons negatif dari beberapa pemerintah, termasuk Kanada dan Meksiko, yang mengancam akan membalas kebijakan ini.
Pasangan mata uang terkait menunjukkan pelemahan signifikan. Peso Meksiko melemah 1,03% menjadi 20,329 per dollar AS, sedangkan dollar Kanada turun 0,33% ke level C$1,43 per dollar. Tarif ini sangat berdampak pada sektor otomotif global, mengingat Amerika Serikat mengimpor produk otomotif senilai $474 miliar pada 2024. Negara-negara pemasok utama seperti Meksiko, Jepang, Korea Selatan, Kanada, dan Jerman berupaya mendapatkan pengecualian untuk melindungi industri mereka dari dampak tarif ini.
Di sisi lain, euro mengalami penguatan 0,38% ke $1,0793 setelah sebelumnya mencapai level terendah tiga minggu di $1,0731. Penguatan ini didukung oleh level teknis di dekat rata-rata pergerakan 200 hari serta prospek stimulus fiskal dari Jerman yang memperkuat optimisme terhadap pertumbuhan zona euro. Namun, ada kekhawatiran bahwa perang dagang dengan Amerika Serikat dapat memberikan dampak buruk pada pertumbuhan ekonomi zona euro, meskipun dampak terhadap inflasi diperkirakan bersifat sementara.
Yen Jepang melemah terhadap dollar, dengan pasangan USD/JPY naik 0,35% ke 151,1. Kenaikan ini didukung oleh peningkatan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun, yang mencapai level tertinggi dalam sebulan di 4,40%. Sementara itu, pound sterling menguat 0,52% ke $1,2953 di tengah upaya Inggris untuk mengamankan pengecualian tarif otomotif AS dan meninjau kembali subsidi industri mereka.
Pasar saham global mencatat pelemahan untuk hari kedua berturut-turut akibat kekhawatiran terhadap tarif baru pada otomotif. Indeks Nikkei di Jepang dan KOSPI di Korea Selatan mengalami tekanan signifikan, sementara saham-saham otomotif AS, seperti General Motors dan Ford, mencatat penurunan tajam akibat kekhawatiran rantai pasok. Namun, saham produsen kendaraan listrik seperti Tesla dan Rivian justru menguat karena produksi mereka berbasis di AS.
Harga emas mencatat rekor tertinggi baru, diperdagangkan di $3.057,35 per ounce setelah mencapai puncaknya di $3.059,30. Kenaikan ini didorong oleh permintaan yang kuat dari bank sentral dan arus masuk investasi ke exchange-traded funds. Goldman Sachs bahkan menaikkan proyeksi harga emas menjadi $3.300 per ounce. Sementara itu, harga minyak mentah AS naik tipis 0,39% menjadi $69,92 per barel, dengan Brent menetap di $74,03 per barel, karena investor mempertimbangkan implikasi dari eskalasi perang dagang ini terhadap pasar energi global.
Prospek Harga Emas Hari Jumat (28/03)
Pergerakan emas pada time frame H4 terlihat bahwa harga emas saat ini berada di atas pivot point 3044,43, menunjukkan momentum bullish yang dominan. Resistance pertama (R1) di 3071,49 menjadi target kenaikan terdekat, diikuti oleh R2 di 3086,71 jika dorongan beli terus berlanjut. Di sisi lain, support pertama (S1) di 3029,21 menjadi area penahan jika terjadi koreksi harga.
Indikator RSI yang berada di level 68,29 mendekati area overbought, menunjukkan potensi perlambatan momentum jika level resistance kuat diuji. Namun, posisi harga yang di atas garis moving average mengindikasikan tren naik tetap solid. Jika harga menembus R1, kemungkinan besar kenaikan akan berlanjut menuju R2 atau bahkan R3 di 3113,77. Sebaliknya, kegagalan menembus R1 dapat menyebabkan konsolidasi di sekitar pivot point atau koreksi menuju S1.
Data Perdagangan pada hari Kamis (27/03)
Open: 3.020,50 High: 3.059,65 Low: 3.017,37 Close: 3.056,27 Range: 42,28
GOLD INTRADAY AREA
R1 3.071,49 R2 3.086,71 R3 3.113,77
S1 3.029,21 S2 3.002,15 S3 2.986,93
OPEN POSITION | BUY |
Price Level | 3.045 |
Profit Target Level | 3.070 |
Stop Loss Level | 3.028 |
OPEN POSITION | SELL |
Price Level | 3.070 |
Profit Target Level | 3.045 |
Stop Loss Level | 3.090 |
Prospek Harga Minyak Hari Jumat (28/03)
Pergerakan US oil pada timeframe H4 terlihat bahwa harga saat ini berada di sekitar level 70,18 yang berfungsi sebagai resistance minor. Jika harga berhasil menembus level tersebut, target kenaikan berikutnya berada di area resistance 70,61 dan kemudian 71,22. Namun, jika terjadi penolakan pada level resistance ini, potensi koreksi ke bawah dapat membawa harga menuju support di 69,18 atau lebih dalam ke 68,62.
Indikator RSI menunjukkan level 62,68, yang masih berada di wilayah netral cenderung bullish, tetapi mendekati zona overbought. Tren secara keseluruhan masih terlihat bullish karena harga diperdagangkan di atas moving average, yang memberikan support dinamis tambahan di sekitar 68,62.
Data perdagangan pada hari Kamis (27/03)
Open: 69,92 High: 69,94 Low: 69,11 Close: 69,81 Range: 0,83
OIL INTRADAY AREA
R1 70,18 R2 70,61 R3 71,22
S1 69,18 S2 68,62 S3 68,13
OPEN POSITION | BUY |
Price Level | 69,20 |
Profit Target Level | 70,00 |
Stop Loss Level | 68,50 |
OPEN POSITION | SELL |
Price Level | 70,10 |
Profit Target Level | 69,20 |
Stop Loss Level | 70,70 |