Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (02/03/2026)

by Dewi Hernawati
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:   Bearish  Range           0,71100 – 0,71700

Kondisi mata uang Dollar Australia terhadap mata uang Greenback berusaha mempertahankan penguatannya. Aussie mendekati level tertinggi lebih dari 3 tahun, dan menuju kenaikan bulanan keempat berturut-turut di tengah meningkatnya spekulasi tentang prospek kebijakan yang agresif. Mata uang tersebut diperkirakan akan naik sekitar 2% pada bulan Februari dan telah naik lebih dari 6% sejak awal tahun, menjadikannya mata uang G10 dengan kinerja terbaik karena kondisi domestik yang tangguh memperkuat ekspektasi akan pengetatan lebih lanjut oleh Bank Sentral. Pasar uang memperkirakan sekitar 80% kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Mei menyusul kejutan positif pada inflasi Januari, dengan total pengetatan sebesar 40 basis poin tahun ini. Namun demikian, banyak ekonom memperkirakan suku bunga acuan akan mencapai puncaknya di sekitar 4,10%, mendekati level yang dicapai selama siklus inflasi pasca-pandemi. Gubernur Michele Bullock juga menegaskan kembali bahwa kesabaran tetap diperlukan mengingat perekonomian hampir seimbang, sehingga meredam ekspektasi akan kenaikan tarif yang agresif. Para investor kini menantikan angka PMI manufaktur dan PDB final minggu depan untuk mendapatkan sinyal yang lebih jelas tentang momentum pertumbuhan.

Pivot : 0,71103

R1 : 0,71347          S1 : 0,70891

R2 : 0,71559          S2 : 0,70647

R3 : 0,71803          S3 : 0,70435


USDJPY

Opportunity:   Bullish  Range       156,000 – 156,700

Penguatan tipis dan terbatas pada mata uang Yen Jepang terhadap mata uang Greenback mewarnai market diakhir pekan kemarin. Namun Yen tetap berada di jalur pelemahan mingguan kedua berturut-turut di tengah ketidakpastian mengenai kebijakan Bank Sentral Jepang. Awal pekan ini, pemerintah Jepang menominasikan dua akademisi pendukung reflasi ke dewan kebijakan BOJ, sementara PM Sanae Takaichi dilaporkan menyampaikan kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga tambahan selama pertemuan dengan Gubernur Kazuo Ueda pekan lalu. Sementara itu, anggota dewan yang berpandangan keras, Hajime Takata, menyerukan kenaikan suku bunga lebih lanjut dan memberikan arahan yang mengindikasikan bahwa target stabilitas harga hampir tercapai. Gubernur Ueda juga dilaporkan mengatakan bahwa bank sentral akan dengan cermat menilai data ekonomi yang masuk pada pertemuan Maret dan April sebelum membuat keputusan suku bunga, membuka kemungkinan kenaikan dalam waktu dekat. Dari segi data, inflasi Tokyo melambat ke tingkat terendah dalam lebih dari setahun, karena subsidi pemerintah untuk utilitas meringankan biaya energi rumah tangga, mendukung ekspektasi bahwa BOJ mungkin akan menunda kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Pivot : 155,935

R1 : 156,340          S1 : 155,643

R2 : 156,632          S2 : 155,238

R3 : 157,037          S3 : 154,946


GBPUSD

Opportunity  :  Bearish menuju  :  1.3343  –  1.3311

Pounds cenderung stabil ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Jumat kemarin. Tekanan jual terhadap mata-uang Poundsterling sejak hari sebelumnya yang diakibatkan penguatan U.S Dollar. Data Tenaga kerja yang membaik dan meningkatnya laporan data Inflasi U.S membuat Dollar menguat terhadap mata-uang utama lainnya. GBP diperkirakan akan lanjut melemah pada perdagangan hari ini akibat ketegangan geopolitik di timur-tengah setelah AS dan Israel menyerang Iran di Sabtu kemarin.

Open  : 1.3408  Pivot  1.3467

R1  : 1.3484     S1  : 1.3366

R2  : 1.3510    S2  : 1.3343

R3  : 1.3555     S3  : 1.3311

 


EURUSD

Opportunity  : Bearish menuju  1.1765 – 1.1730

Euro menguat tajam di perdagangan Jumat kemarin. Kuatnyanya laporan data ekonomi kawasan yang rilis memicu aksi beli mata-uang Euro. Disatu sisi Dollar menguat didukung oleh sektor tenaga-kerja yang yang solid dan meningkatnya laporan data Inflasi. EUR berpotensi untuk melemah pada perdagangan hari ini yang disebabkan meningkatnya eskalasi ketegangan geopolitik  di timur-tengah setelah AS dan Israel menyerang Iran di Sabtu kemarin.

Open  : 1.1770  Pivot  : 1.1812

R1  : 1.1826      S1  : 1.1772

R2  : 1.1857      S2  : 1.1765

R3  : 1.1889      S3  : 1.1730


USDCHF

Opportunity  :  Bullish menuju  :  0.7741  –  0.7757

Swiss Franc ditutup menguat pada perdagangan Jumat kemarin. Laporan data ekonomi Swiss yang solid membuat mata-uang Swiss Franc menguat. Disatu-sisi laporan data Inflasi U.S Meningkat di sektor Produsen. CHF berpotensi untuk melemah pada perdagangan hari ini yang disebabkan meningkatnya eskalasi ketegangan geopolitik  di timur-tengah setelah AS dan Israel menyerang Iran di Sabtu kemarin. Dollar sebagai mata-uang utama diperkirakan akan menguat.

Open  : 0.7672    Pivot  : 0.7697

R1  : 0.7714     S1  : 0.7670

R2  : 0.7741    S2  : 0.7653
R3  : 0.7757     S3. : 0.7630


USDCAD

Opportunity : Sell limit di 1.36799 dengan target di 1.36500 dan stop loss diatas 1.37397

USDCAD saat ini berada dalam fase Bearish atau konsolidasi yang cenderung menurun setelah gagal menembus area resistansi kuat di 1.37250. Struktur harga pada timeframe H4 menunjukkan adanya penolakan (rejection) yang signifikan, dengan posisi harga sekarang yang bergerak mendekati Pivot Point di 1.36521. Potensi pergerakan selanjutnya diperkirakan akan menguji level Support 1.36201 (S1) jika momentum penurunan terus berlanjut. 

Open price :1.36437 Pivot :1.36521

R1 : 1.36799 S1 : 1.36201

R2 : 1.37119 S2 : 1.35923

R3 : 1.37397 S3 : 1.35603


DXY

Opportunity:   Bullish Range            97,600 – 98,000

Kondisi mata uang Dollar AS terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya cenderung bergerak stabil. Nampak pada Indeks Dollar AS (DXY) yang tetap berada di area 97-an. Kondisi dimana mata uang Greenback sebagian besar tidak berubah sepanjang minggu, didukung oleh inflasi yang lebih kuat dari perkiraan yang memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tetap stabil. Indeks Harga Produsen (PPI) Januari naik 0,5% secara bulanan, naik dari 0,4% pada Desember dan melebihi perkiraan sebesar 0,3%, yang menandakan tekanan harga yang terus berlanjut. Data klaim pengangguran menunjukkan klaim awal dan klaim lanjutan berada di bawah ekspektasi, yang mengindikasikan pasar tenaga kerja AS yang stabil dan retensi pekerja yang solid. Pasar uang memproyeksikan setidaknya dua kali penurunan suku bunga tahun ini, dengan penurunan pertama sepenuhnya diperkirakan terjadi pada bulan Juli. Investor juga mengamati potensi kenaikan tarif AS dari 10% menjadi 15% untuk beberapa negara dan pembicaraan nuklir AS-Iran yang sedang berlangsung yang dijadwalkan akan berlanjut pekan ini. Dollar AS diperkirakan akan menguat 0,9% di akhir bulan, mengakhiri tren pelemahan selama 3bulan.

Pivot : 97,686

R1 :    97,811         S1 :   97,521

R2 :    97,976         S2 :   97,396

R3 :    98,101         S3 :   97,231


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bearish ke area 57,373

Indeks Nikkei 225 turun 2% menjadi sekitar 57.500 pada hari Senin, mengembalikan keuntungan dari minggu lalu karena meningkatnya perang di Timur Tengah memicu sentimen penghindaran risiko di seluruh pasar keuangan. AS dan Israel melakukan serangan militer terhadap Iran selama akhir pekan yang mengakibatkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan penutupan efektif Selat Hormuz. Teheran membalas dengan menargetkan aset AS di seluruh wilayah, meningkatkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas. Saham Jepang juga mencerminkan kerugian di Wall Street dari hari Jumat karena investor mempertimbangkan apakah adopsi AI yang cepat dapat menggantikan penyedia perangkat lunak tradisional. Namun demikian, saham lokal termasuk di antara saham dengan kinerja terbaik di bulan Februari, dengan Nikkei naik 10,4% bulan lalu di tengah rotasi investor global ke perusahaan-perusahaan Asia yang diposisikan untuk mendapatkan keuntungan dari perluasan infrastruktur AI. Kerugian tajam terlihat pada saham-saham unggulan indeks seperti Mitsubishi UFJ (-5,8%), Advantest (-3,5%), SoftBank Group (-2,9%), dan Nintendo (-4,4%).

Pivot : 58,888

R1 : 59,506      S1 : 58,081

R2 : 60,313       S2 : 57,463

R3 : 61,738     S3 : 56,038


HANGSENG

Opportunity: Koreksi ke area: 27,000

Indeks Hang Seng naik 249 poin, atau hampir 1%, dan ditutup pada 26.657 pada hari Jumat, membalikkan penurunan 1,4% pada sesi sebelumnya dan mengakhiri minggu dengan kenaikan 0,8% di tengah kenaikan sektor secara luas. Optimisme meningkat menjelang Kongres Rakyat Nasional China, yang akan dimulai pada 5 Maret, dengan para pedagang berharap akan adanya kebijakan yang mendukung teknologi, inovasi, dan konsumsi domestik. Investor juga mengabaikan penurunan tajam pada futures AS, dan mengalihkan fokus ke data PMI China bulan Februari yang akan dirilis minggu depan. Saham properti memimpin kenaikan, melonjak 2,8%, setelah Shanghai melonggarkan aturan pembelian rumah untuk mendorong pemulihan sektor tersebut. Saham konsumen naik karena valuasi yang rendah, dan saham teknologi pulih dari kerugian baru-baru ini. Saham-saham yang mengalami pergerakan signifikan antara lain Sun Hung Kai Properties (6,6%), Pop Mart Intl. (2,8%), Muyuan Foods (2,6%), dan AIA Group (2,3%). Terlepas dari potensi kenaikan, indeks tersebut kehilangan 2,8% pada bulan Februari, membalikkan kenaikan solid di bulan Januari, karena ketidakpastian mengenai tarif AS, kekhawatiran tentang valuasi teknologi global, dan risiko geopolitik yang kembali muncul menekan sentimen pasar.

Pivot : 27,272

R1 : 27,428    S1 : 27,125

R2 : 27,575    S2 : 26,969
R3 : 27,878    S3 : 26,666


NASDAQ

Opportunity:Sell Limit: 25,030 | SL: 25,130 | TP: 24,660

Kontrak berjangka saham AS turun pada hari Senin karena meningkatnya konflik di Timur Tengah mengganggu pasar keuangan. AS dan Israel melakukan serangan militer terhadap Iran selama akhir pekan yang mengakibatkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan penutupan efektif Selat Hormuz. Teheran membalas dengan menargetkan aset AS di seluruh wilayah, termasuk Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Yordania, Irak, dan Suriah. Peningkatan ketegangan geopolitik ini menambah kondisi pasar saham yang sudah rapuh, dengan Wall Street mengalami aksi jual lagi pada hari Jumat karena investor mempertanyakan apakah adopsi AI yang cepat dapat mengesampingkan penyedia perangkat lunak tradisional. Pada hari Jumat, Dow turun 1,05%, S&P 500 turun 0,43%, dan Nasdaq Composite turun 0,92%. Data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan juga menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan meneruskan biaya tarif kepada konsumen, yang semakin memperumit prospek penurunan suku bunga Federal Reserve.

Pivot : 25,114.83

R1 : 25,368.67     S1 : 24,813.67

R2 : 25,669.83    S2 : 25,559.83

R3 : 26,224.83     S3 : 24,004.83



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold

Opportunity: Bullish, testing resistance 5.404-5.470. Meski begitu, waspadai potensi koreksi untuk mengisi gap di kisaran support 5.250-5.280 mengingat indikator RSI sudah overbought.

Harga emas melonjak lebih dari 1% hingga menembus level USD 5.370 per ounce pada perdagangan Senin, mencatatkan level tertinggi dalam lebih dari satu bulan terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan permintaan aset safe haven setelah serangan gabungan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir pekan. Serangan tersebut membuat Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei gugur, yang kemudian memicu eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan serta mengganggu lalu lintas maritim di Teluk yang kaya minyak.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan terhadap aset-aset milik AS di sejumlah negara kawasan, termasuk Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Yordania, Irak, dan Suriah. Ketegangan yang meningkat tajam ini mendorong investor global untuk mengalihkan dana ke aset lindung nilai, dengan emas menjadi pilihan utama di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik.

Pivot : 5.250

R1  5.404   R2  5.470  R3 5.600

S1  5.250   S2  5.168  S3  5.100


Silver

Opportunity : buy stop di 96.175 dengan target 99.345 dan stop loss dibawah 89.685

Perak saat ini menunjukkan tren Bullish yang sangat dominan dengan struktur kenaikan impulsif yang tajam. Secara teknikal, harga baru saja berhasil menembus (breakout) area resistansi psikologis di 92.500, yang kini berfungsi sebagai level dukungan (support) baru. Jika harga mampu mempertahankan posisinya di atas Pivot Point 91.908, maka target kenaikan selanjutnya berada pada level Resistance 96.025 hingga 98.248. Strategi terbaik dalam kondisi ini adalah mencari peluang Buy on Retest di area 92.500 hingga 91.908 dengan target optimis menuju 102.365 (R3). Namun, waspadai risiko pembalikan arah jika harga kembali jatuh dan menembus ke bawah Support 89.685 (S1), yang dapat memicu koreksi lebih dalam menuju level 85.568 (S2) dan 83.345 (S3)

Eskalasi militer yang melibatkan serangan udara AS-Israel ke wilayah Iran (Operasi Lion’s Roar) serta balasan rudal dari Garda Revolusi Iran (IRGC) telah memicu kepanikan masif di pasar global. Dalam kondisi “perang terbuka” seperti ini, investor secara agresif meninggalkan aset berisiko (saham) dan beralih ke aset aman (safe haven) seperti perak dan emas. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran—yang merupakan jalur bagi 20% pasokan energi dunia—menambah premi risiko yang membuat harga perak melambung tinggi melampaui level teknikal normal. Secara fundamental, ketidakpastian apakah konflik ini akan meluas menjadi perang regional yang berkepanjangan menjadi bahan bakar utama bagi XAGUSD untuk mengejar target psikologis 100.000 hingga 102.365. Selama tensi di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda de-eskalasi, setiap koreksi harga pada perak akan dianggap sebagai peluang beli oleh pelaku pasar.

Open price :94.464 Pivot :91.908

R1 : 96.025 S1 : 89.685

R2 : 98.248 S2 : 85.568

R3 : 102.365 S3 : 83.345


Oil

Opportunity : Bullish, testing resistance 74,27. Namun begitu perlu diswapdai potensi koreksi untuk menutup gap di kisaran support 67,77.

Harga minyak mentah WTI melonjak tajam hingga 10% ke atas USD 75 per barel, level tertinggi dalam delapan bulan terakhir, sebelum memangkas sebagian kenaikan dan diperdagangkan masih lebih dari 8% lebih tinggi. Lonjakan ini terjadi setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang secara signifikan meningkatkan risiko geopolitik di Timur Tengah.

Pasar secara khusus mencermati potensi gangguan di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menangani sekitar seperlima pengiriman minyak global. Meskipun Teheran menyatakan bahwa selat tersebut tetap terbuka, sejumlah perusahaan pelayaran segera mengalihkan rute kapal mereka menjauhi perairan sempit tersebut sebagai langkah mitigasi risiko. Kekhawatiran atas potensi terganggunya pasokan dari kawasan Teluk menjadi pendorong utama lonjakan harga minyak dalam waktu singkat.

Pivot: 67,77

R1  74,27         S1  67,77

R2  74,24          S2  66,09

R3  77,89          S3  64,92


 

DAILY ECONOMIC DATA


WEBINAR HARI INI (Senin, 02 Maret 2026)

Halo, Sobat Trader…

Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:

Menilai Momentum Ekonomi AS Melalui ISM Manufacturing PMI

Catat jam dan waktunya ya!

   Senin, 02 Maret 2026 
  13.00 WIB
  Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia

Silakan klik link di sini untuk join:

YouTube & Zoom

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy