FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH
AUDUSD
Opportunity: Bullish Range 0,7020 – 0,71000
Kebangkitan mata uang Aussie terhadap mata uang Greenback kembali muncul dimarket. Setelah sebelumnya Aussie mengakhiri pelemahan selama dua sesi, seiring dengan implementasi kenaikan suku bunga yang telah diperkirakan sebelumnya oleh Reserve Bank of Australia. Bank sentral menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,85%, menandai kenaikan pertama sejak November 2023 dan memposisikan RBA sebagai bank sentral utama pertama yang beralih dari siklus pelonggaran pasca-COVID ke pengetatan. Keputusan tersebut diambil secara bulat, mencerminkan serangkaian data luas dalam beberapa bulan terakhir yang menunjukkan bahwa tekanan inflasi meningkat pada paruh kedua tahun 2025 dan kemungkinan akan tetap di atas kisaran target untuk beberapa waktu. RBA juga mencatat bahwa permintaan swasta tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan, kendala kapasitas lebih terasa daripada yang dinilai sebelumnya, dan kondisi pasar tenaga kerja tetap relatif ketat. Dewan menekankan bahwa keputusan kebijakan di masa mendatang akan bergantung pada data ekonomi yang masuk dan penilaian risiko yang terus berkembang, termasuk pertimbangan antara menekan inflasi dan mendukung pertumbuhan.
Pivot : 0,70011
R1 : 0,70603 S1 : 0,69523
R2 : 0,71091 S2 : 0,68931
R3 : 0,71683 S3 : 0,68443
USDJPY
Opportunity: Bullish Range 155,700 – 156,300
Mata uang Yen Jepang terus dibayangi pelemahan terhadap mata uang Greenback. Bahkan mata uang Jepang ini setelah jatuh selama dua sesi berturut-turut, karena data ekonomi AS yang kuat dan nominasi kepala Federal Reserve yang berpandangan keras mendukung dolar. Yen juga menghadapi tekanan penurunan setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi pada akhir pekan menggambarkan Yen yang lemah sebagai peluang potensial bagi industri ekspor, yang menandakan dukungan untuk mata uang yang lebih lemah. Ia kemudian mengklarifikasi bahwa pernyataannya dimaksudkan untuk mempromosikan ekonomi yang tangguh terhadap fluktuasi mata uang, sementara Menteri Keuangan Satsuki Katayama mencatat bahwa PM hanya mengutip prinsip-prinsip ekonomi standar mengenai dampak mata uang yang lemah. Pelemahan yen juga terjadi menjelang pemilihan umum sela DPR pada 8 Februari, di mana partai penguasa Takaichi diperkirakan akan memperoleh kursi tambahan dan menerapkan kebijakan fiskal ekspansif. Obligasi pemerintah Jepang dan yen jatuh bulan lalu di tengah ekspektasi stimulus fiskal, dengan diskusi pemotongan pajak yang sedang berlangsung kemungkinan akan semakin menekan keuangan publik.
Pivot : 155,684
R1 : 156,074 S1 : 155,293
R2 : 156,465 S2 : 154,903
R3 : 156,855 S3 : 154,512
GBPUSD
Opportunity : Bullish menuju : 1.3725 – 1.3765
Pounds ditutup menguat pada perdagangan Selasa kemarin. Pounds menguat namun terbatas, indeks Dollar kembali tertekan setelah penguatan dua hari berturut ke level 97.37. Pelemahan mata-uang Dollar akibat shutdown sebagian pemeintah AS yang menggangu rilisnya data ekonomi AS. Pounds masih berpotensi untuk menguat kembali pada perdagangan hari ini yang akan didukung data CPI Inggris sore nanti. Disatu-disi laporan data ADP Non-fam payroll AS dijadwalkan malam ini akan terganggu akibat shutdown pemerintahan AS.
Open : 1.3693 Pivot : 1.3685
R1 : 1.3707 S1 : 1.3671
R2 : 1.3725 S2 : 1.3649
R3 : 1.3765 S3 : 1.3623
EURUSD
Opportunity : Bullish menuju 1.1842 – 1.1874
Euro ditutup menguat pada perdagangan Selasa kemarin. Penguatan mata-uang Euro terjadi fitengah laporan data ekonomi kawasan menurun. Di Prancis tingkat Inflasi menerun sebesar 0.3% versus 0.8% angka sebelumnya, sedangkan Spanyol menglami peningkatan angka pengganguran sebesar 30.4K versus -16.3K angka sebelumnya. EUR masih berpeluang untuk menguat akibat adanya shutdown sebagian pemerintah AS yang akan menekan nilai tukar Dollar.
Open : 1.1816 Pivot : 1.1810
R1 : 1.1828 S1 : 1.1798
R2 : 1.1842 S2 : 1.1780
R3 : 1.1874 S3 : 1.1739
USDCHF
Opportunity : Bearish menuju : 0.7714 – 0.7696
Swiss Franc ditutup menguat pada perdagangan Selasa kemarin. Para pelaku pasar kembali ke mata-uang Swiss setelah melemah dalam dua hari terakhir. Penguatan mata uang Franc Swiss disebabkan adanya shutdown sebagian pemerintahan AS akibat kebijakan Trump yang resmi diumumkan akhir Januari kemarin. CHF masih berpotensi untuk nenguat pada perdagangan hari ini.
Open : 0.7748 Pivot : 0.7760
R1 : 0.7774 S1 : 0.7737
R2 : 0.7796 S2 : 0.7714
R3 : 0.7818 S3. : 0.7696
USDCAD
Opportunity : Sell limit di 1.36689 dengan target 1.36421 dan stop loss diatas 1.37225
Pergerakan USDCAD pada 4 Februari 2026 secara teknikal pada timeframe H4 masih menunjukkan fase konsolidasi setelah tekanan turun sebelumnya. Harga saat ini bergerak di sekitar area pivot 1.36504, yang berperan sebagai titik keseimbangan intraday. Selama harga bertahan di bawah resistance 1.36689, struktur pergerakan masih cenderung lemah dan membuka peluang koreksi lanjutan menuju area support 1.36153 hingga 1.35968. Namun, apabila terjadi break dan close yang valid di atas 1.36689, maka struktur rebound jangka pendek berpotensi terbentuk dengan target kenaikan berikutnya di 1.37040 dan 1.37225. Dengan kondisi ini, arah USDCAD masih menunggu konfirmasi apakah harga mampu keluar dari area pivot atau justru kembali ditekan oleh seller.
Open price :1.36269 Pivot :1.36504
R1 :1.36689 S1 :1.36153
R2 :1.37040 S2 :1.35968
R3 :1.37225 S3 :1.35617
DXY
Opportunity: Bullish Range 97,300 – 97,600
Pergerakan mata uang Dollar AS terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya cenderung stabil, meski shutdown sebagian pemerintahan AS. Tergambar dari Indeks Dollar AS (DXY) yang masih bertahan di level 97,381. Kondisi ini terjadi setelah melonjak sekitar 1,2% selama dua sesi sebelumnya, karena nominasi Presiden Trump atas Kevin Warsh sebagai ketua Fed berikutnya dan PMI Manufaktur ISM yang kuat menunda ekspektasi penurunan suku bunga dana federal yang cepat. Pasar masih mengharapkan Fed untuk menurunkan suku bunga dua kali tahun ini, berpotensi pada bulan Juni dan Oktober. Sementara itu, data pasar tenaga kerja penting yang seharusnya dirilis minggu ini, termasuk survei JOLTS dan laporan pekerjaan bulanan, akan tertunda karena penutupan sebagian pemerintah AS. Para pemimpin Partai Republik di DPR diperkirakan akan melakukan pemungutan suara pada hari Selasa terkait paket pendanaan pemerintah yang telah disetujui oleh Senat. Secara terpisah, AS dan India mencapai kesepakatan perdagangan baru yang akan mengurangi tarif barang masing-masing. Dollar AS melemah paling signifikan terhadap Aussie setelah Reserve Bank of Australia menaikkan biaya pinjaman.
Pivot : 97,457
R1 : 97,616 S1 : 97,222
R2 : 97,851 S2 : 97,063
R3 : 98,010 S3 : 96,828

INDICES ZONE BY FEDI
NIKKEI
Opportunity: Bullish ke area 54,500
Indeks Nikkei 225 turun 1,2% menjadi di bawah 54.100 sementara Indeks Topix yang lebih luas kehilangan 0,7% menjadi 3.620 pada hari Rabu, mengurangi keuntungan dari sesi sebelumnya karena pasar mengikuti aksi jual yang dipimpin oleh sektor teknologi di Wall Street. Sentimen investor terbebani oleh rotasi keluar dari saham-saham terkait AI di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pengeluaran modal yang besar, dengan arus dana bergeser ke sektor-sektor yang lebih siklikal. Alat otomatisasi AI yang baru diluncurkan dari Anthropic juga menekan saham-saham perangkat lunak, memicu penurunan luas di perusahaan-perusahaan layanan hukum dan data. Di dalam negeri, investor tetap berhati-hati menjelang pemilihan majelis rendah yang mendadak akhir pekan ini, di mana partai penguasa LDP diperkirakan akan meningkatkan jumlah kursinya dan memajukan kebijakan fiskal ekspansif di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi. Di antara saham-saham individual, Advantest turun 1,1%, Nintendo anjlok 8,7%, Lasertec turun 7,3%, Disco Corp turun 1%, dan SoftBank Group kehilangan 3%.
Pivot : 50,355
R1 : 50,555 S1 : 50,090
R2 : 50,820 S2 : 49,890
R3 : 51,285 S3 : 49,425
HANGSENG
Opportunity: Bullish ke area: 26,837
Indeks Hang Seng naik tipis 59 poin, atau 0,2%, dan ditutup pada 26.835 pada hari Selasa, berupaya stabil setelah mengalami kerugian besar dalam dua sesi sebelumnya. Sentimen membaik karena indeks saham berjangka AS naik sedikit, didukung oleh lonjakan aktivitas pabrik AS untuk bulan Januari yang meredakan kekhawatiran baru-baru ini. Pemulihan saham di daratan Tiongkok juga memberikan dukungan, dengan investor sebagian besar mengabaikan langkah Tiongkok untuk menaikkan PPN pada layanan telekomunikasi menjadi 9% dari 6%. Sektor properti dan keuangan memimpin kenaikan setelah survei swasta menunjukkan aktivitas pabrik Tiongkok tumbuh paling pesat dalam tiga bulan pada bulan Januari, kontras dengan data resmi yang menunjukkan kontraksi menjelang Festival Musim Semi. CSPC Pharma melonjak 8,2% setelah persetujuan obat hipertensi, sementara Zijin Gold International (7,3%), Zhaojin Mining (3,4%), dan Chow Tai Fook (1,5%) naik karena logam mulia pulih. Investor kini menunggu data penjualan ritel Hong Kong bulan Desember yang akan dirilis hari ini, setelah November mencatat pertumbuhan paling lambat dalam tiga bulan.
Pivot : 26,361
R1 : 26,620 S1 : 26,024
R2 : 26,957 S2 : 25,765
R3 : 27,216 S3 : 25,428
NASDAQ
Opportunity:Buy Limit: 25,168 | SL: 26,000 | TP: 26,300
Kontrak berjangka saham AS stabil pada hari Rabu setelah saham teknologi menyeret indeks utama turun pada sesi sebelumnya, karena investor menilai serangkaian laporan pendapatan baru. Dalam perdagangan lanjutan, Advanced Micro Devices anjlok lebih dari 8% setelah mengeluarkan perkiraan kuartal pertama yang lebih lemah dari yang diharapkan, sementara Chipotle merosot sekitar 6% karena lalu lintas menurun untuk kuartal keempat berturut-turut. Sebaliknya, Match Group melonjak 7% karena pendapatan dan laba yang lebih kuat dari yang diharapkan. Selama perdagangan reguler pada hari Selasa, Dow turun 0,34%, S&P 500 kehilangan 0,84%, dan Nasdaq Composite turun 1,43%, karena investor beralih dari saham teknologi yang bernilai tinggi ke saham yang lebih siklikal. Aksi jual terkonsentrasi pada saham AI dan semikonduktor, dengan penurunan yang signifikan pada Nvidia (-2,8%), Microsoft (-2,9%), Micron (-4,2%), Broadcom (-3,3%), dan Oracle (-3,4%). Perhatian sekarang beralih ke pendapatan Alphabet pada hari Rabu, diikuti oleh Amazon pada hari Kamis.
Pivot : 25,706.83
R1 : 25,784.67 S1 : 25,620.92
R2 : 25,870.58 S2 : 25,543.08
R3 : 26,034.33 S3 : 25,379.33

COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF
Gold
Opportunity: Meski terjadi rebound, harga belum mampu bergerak di atas SMA 50. Dengan begitu, selama di bawah 5.050, yang merupakan area SMA 50, trend kecenderungan masih bearish, dengan potensi menguji kembali area support 4.812-4.746.
Harga emas cenderung bergerak stabil setelah sebelumnya berhasil memangkas sebagian kerugian yang muncul akibat koreksi tajam dari level tertinggi sepanjang masa. Minat beli kembali (dip buying) muncul ketika harga terkoreksi cukup dalam, menandakan masih kuatnya minat investor terhadap logam mulia di tengah volatilitas pasar yang tinggi. Pada awal perdagangan Asia, emas berada di kisaran USD 4.950 per ons, setelah melonjak lebih dari 6% pada sesi sebelumnya seiring membaiknya sentimen risk-on dan melemahnya dolar AS.
Meski demikian, secara posisi emas masih sekitar 12% di bawah rekor tertinggi yang tercapai pada akhir Januari. Namun, kinerja tahunan emas tetap solid dengan kenaikan mendekati 15% sejak awal tahun. Stabilnya pergerakan emas juga diikuti oleh perak yang mulai menahan tekanan jual, meskipun volatilitas masih membayangi pasar logam mulia.
Pivot : 5.050
R1 5.000 R2 5.050 R3 5.100
S1 4.812 S2 4.746 S3 4.674
Silver
Opportunity : Buy stop di 90.297 dengan target 95.300 dan stop loss dibawah 80.141
XAGUSD (silver) secara teknikal pada timeframe H4 menunjukkan upaya pembentukan base setelah penurunan tajam sebelumnya. Harga bergerak di sekitar pivot 84.649, yang menjadi level kunci untuk menentukan arah lanjutan. Selama harga mampu bertahan di atas area ini, potensi kelanjutan rebound masih terbuka dengan target resistance 90.147 hingga 94.655. Struktur candle yang mulai membentuk higher low mendukung skenario pemulihan jangka pendek. Namun demikian, kegagalan bertahan di atas 84.649 akan meningkatkan risiko koreksi lanjutan menuju area support 80.141 hingga 74.643, sejalan dengan karakter silver yang sangat sensitif terhadap perubahan sentimen.
Open price :85.075 Pivot :84.649
R1 :90.147 S1 :80.141
R2 :94.655 S2 :74.643
R3 :100.153 S3 :70.135
Oil
Opportunity : Bullish selama bertahan di atas 62,52, testing resistance 64,16.
Harga minyak mentah WTI melanjutkan penguatan dan bergerak mendekati USD 64 per barel, didorong oleh meningkatnya kembali ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Sentimen pasar energi terguncang setelah insiden penembakan drone Iran oleh militer Amerika Serikat di dekat kapal induk AS di Laut Arab, yang kembali menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan jalur pasokan minyak global.
Meskipun Presiden AS menegaskan bahwa jalur diplomasi masih terbuka dan pembicaraan antara AS dan Iran tetap dijadwalkan, situasi di kawasan Selat Hormuz tetap menjadi sumber kekhawatiran pasar. Tantangan yang dilakukan kapal Iran terhadap kapal tanker berbendera AS semakin menegaskan risiko geopolitik di salah satu jalur distribusi minyak terpenting dunia, sehingga mendorong premi risiko dalam harga minyak.
Pivot: 62,52
R1 64,16 S1 62,52
R2 65,06 S2 61,69
R3 66,06 S3 61,08
DAILY ECONOMIC DATA

WEBINAR HARI INI (Rabu, 04 Februari 2026)
Halo, Sobat Trader…
Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:
Antisipasi Gejolak Pasar Jelang Data ADP AS
Catat jam dan waktunya ya!
| Rabu, 04 Februari 2026 | |
| 13.00 WIB | |
| Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia |
Silakan klik link di sini untuk join:
