Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (05/03/2026)

by Dewi Hernawati
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:   Bearish  Range           0,70700 – 0,70000

Tekanan namapaknya masih melanda mata uang Aussie terhadap mata uang Dollar AS. Kondisi tersebut mencapai level terendah dalam empat minggu, karena meningkatnya risiko geopolitik lebih besar daripada angka PDB domestik yang lebih baik dari perkiraan. Data menunjukkan perekonomian tumbuh 0,8% pada kuartal keempat tahun 2025, sementara pertumbuhan tahunan mencapai 2,6%, melampaui perkiraan dan menandai laju tercepat dalam hampir tiga tahun. Meskipun laporan tersebut menegaskan momentum ekonomi yang solid, laporan itu gagal memberikan justifikasi yang kuat untuk kenaikan suku bunga lanjutan di akhir bulan ini. Harga pasar saat ini menunjukkan hanya sekitar 30% kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan Maret, sementara kenaikan seperempat poin menjadi 4,10% masih sepenuhnya diperkirakan untuk bulan Mei. Konflik yang meluas di Timur Tengah, yang telah mengguncang pasar global, menutupi angka PDB yang kuat dan membebani dolar Australia yang sensitif terhadap risiko. Pasar memantau dengan cermat potensi dampak ketegangan ini terhadap pertumbuhan dan inflasi. Pada hari Selasa, Gubernur Michele Bullock mengatakan bank sentral tetap “sangat waspada” terhadap risiko tersebut dan siap merespons dengan kebijakan moneter yang lebih ketat jika diperlukan.

Pivot : 0,70466

R1 : 0,71092          S1 : 0,70104      

R2 : 0,71454          S2 : 0,69478

R3 : 0,72080          S3 : 0,69116


USDJPY

Opportunity:   Bullish  Range       157,000 – 157,500

Kondisi mata uang Yen terhadap mata uang Dollar AS tetap berada di jalur pelemahanya. Hal tersebut terjadi imbas tertekan oleh Dollar AS karena kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah yang berkepanjangan dapat membuat harga energi tetap tinggi memicu kekhawatiran inflasi. Pasar mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve, menunda prediksi penurunan berikutnya dari Juli ke September. Dollar AS juga muncul sebagai pemimpin yang jelas di antara mata uang safe-haven karena perang AS-Israel di Iran memasuki hari kelima. Sementara itu, Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengatakan intervensi pasar mata uang tetap menjadi pilihan untuk mendukung yen, seraya mencatat bahwa pihak berwenang memantau penurunan tersebut “dengan rasa urgensi yang tinggi” dan berkoordinasi erat dengan AS. Di tempat lain, Gubernur Bank Sentral Jepang, Kazuo Ueda, memperingatkan bahwa konflik di Timur Tengah dapat secara signifikan memengaruhi perekonomian Jepang, dan mengisyaratkan bahwa bank sentral kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil untuk jangka waktu yang panjang.

Pivot : 157,241

R1 : 157,637          S1 : 156,629      

R2 : 158,249          S2 : 156,233

R3 : 158,645          S3 : 155,621


GBPUSD

Opportunity  :  Bearish menuju  :  1.3303  –  1.3254

Mata-uang Poundsterling ditutup sedikit menguat pada perdagangan Rabu kemarin. Setelah dua hari berturut mengalami tekanan oleh penguatan U.S Dollar. Berkurangnya atas permintaan U.S Dollar membuat Pounds kembali menguat.  Dollar AS melemah ditengah konflik geopolitik berlangsung. Katalis data ekonomi AS yang rilis malam tadi menunjukan angka yang positif. ADP Non-farm mengalami kenaikan dan pertumbuhan di sektor Jasa meningkat. Para pelaku pasar kembali ke aset berisiko yang ditunjukan oleh penguatan Indeks saham AS yang menguat signifikan.  GBP masih berpotensi untuk melemah di tengah konflik geopolitik. Fokus market masih mengarah pada konflik Timur-tengah yang dapat mengganggu pasokan energi berbagai wilayah yang disebabkan tertutupnya selat Hormuz.

Open  : 1.3369           Pivot  1.3365

R1  : 1.3403                S1  : 1.3341

R2  : 1.3440                S2  : 1.3303

R3  : 1.3490                S3  : 1.3254


EURUSD

Opportunity  : Bearish menuju  1.1574 – 1.1531

Euro rebound berbalik menguat pada perdagangan Rabu kemarin. Penguatan mata-uang Euro terjadi di tengah konflik geopolitik yang masih berlangsung. Dukungan rilis data ekonomi kawasan yang baik juga mendorong penguatan mata-uang Euro. Di Satu-sisi Dollar AS mengalami pelemahan setelah menyentuh level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Dollar melemah seiring beralihnya permintaan aset berisiko yang ditunjukkan oleh penguatan Indeks saham AS yang menguat signifikan. Katalis data ekonomi AS yang rilis malam tadi mengalami kenaikan. ADP Non-farm mengalami kenaikan dan pertumbuhan di sektor Jasa meningkat. EUR masih berpotensi untuk melemah pada perdagangan hari ini ditengah konflik Timur-tengah yang masih memanas.

Open  : 1.1632           Pivot  : 1.1624

R1  : 1.1654                S1  : 1.1605

R2  : 1.1678                S2  : 1.1574

R3  : 1.1725                S3  : 1.1531


USDCHF

Opportunity  :  Bullish menuju  :  0.7834  –  0.7857

Swiss Franc ditutup menguat pada perdagangan Rabu kemarin. Berkurangnya atas permintaan U.S Dollar membuat mata-uang Franc Swiss kembali menguat. Penguatan mata-uang Swiss juga didukung oleh data Inflasi yang stabil. Disatu-sisi indeks Dollar melemah setelah menyentuh level tertingginya dalam beberpa bulan terakhir. Permintaan aset safe haven berkurang yang beralih ke aset berisiko. Hal ini didorong oleh rilisnya laporan data ADP Non-farm yang meningkat signifikan dan membaiknya data ekonomi di sektor Jasa. CHF akan mengalami volatil yang cukup tinggi pada hari ini yang didorong oleh rilisnya data Unemployment Rate Swiss yang diperkirakan turun pada sore nanti. Disatu-sisi tekanan geopolitik masih berlangsung. CHF masih berpotensi melemah pada perdagangan hari ini.

Open  : 0.7792           Pivot  : 0.7804

R1  : 0.7816                S1  : 0.7786

R2  : 0.7834                S2  : 0.7763

R3  : 0.7857                S3. : 0.7740


USDCAD

Opportunity : Sell limit di 1.36854 dengan target 1.36488 dan stop loss diatas 1.37586

USDCAD H4, struktur pasar saat ini berada dalam fase ranging. Setelah mencetak higher high di area 1.37290–1.37586 pada akhir Februari, harga gagal mempertahankan momentum dan terkoreksi kembali menuju area keseimbangan di sekitar Pivot Point 1.36558. Secara struktur, belum terjadi breakdown mayor karena swing low 1.36122 masih bertahan sebagai support kunci. Selama harga tidak menutup solid di bawah 1.36122, struktur medium-term masih netral cenderung bullish.

Dari sisi candlestick, terlihat adanya rejection upper wick di bawah 1.37290 yang diikuti bearish impulsive candle menuju pivot, menunjukkan tekanan jual jangka pendek. Namun body candle mulai mengecil di sekitar 1.36558, mengindikasikan potensi konsolidasi sebelum breakout berikutnya.

Open price :1.36318        Pivot :1.36558

R1: 1.36854         S1: 1.36122

R2: 1.37290         S2: 1.35826

R3: 1.37586         S3: 1.35390


DXY

Opportunity:   Bullish Range            98,700 – 99,000

Penguatan mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya tertahan sejenak, imbas adanya aksi profit taking para pelaku pasar. Tercermin pada Indeks Dollar AS (DXY) yang menurun sedikit ke level 98,700. Pelemahan ini terjadi setelah menguat 1,5% selama 2 sesi sebelumnya, karena para pedagang berhenti sejenak untuk mempertimbangkan perkembangan konflik dengan Iran, termasuk laporan New York Times bahwa agen-agen Iran telah menawarkan untuk membahas persyaratan untuk mengakhiri pertempuran, sementara harga minyak dan gas menurun. Selain itu, Presiden Trump mengatakan Washington akan mengasuransikan dan mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz jika diperlukan. Meskipun detail rencana tersebut masih belum jelas, pengumuman tersebut membantu meredakan beberapa tekanan di pasar energi. Sementara itu, Menteri Keuangan mengatakan tarif global 15% mulai berlaku minggu ini, dan menambahkan bahwa ia memperkirakan bea masuk akan kembali ke tingkat sebelumnya dalam waktu 5 bulan. Lonjakan harga minyak dan gas baru-baru ini telah memicu kekhawatiran tentang tekanan inflasi yang kembali meningkat, mendorong investor untuk mengurangi ekspektasi terhadap penurunan suku bunga Fed. Pasar kini memperkirakan penurunan suku bunga berikutnya pada bulan September, bukan Juli, meskipun dua penurunan 25 basis poin masih diantisipasi pada tahun 2026.

Pivot : 98,937

R1 :    99,174         S1 :   98,545       

R2 :    99,566         S2 :   98,308

R3 :    99,803         S3 :   97,916


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bearish ke area 57,373

Indeks Nikkei 225 melonjak 4,3% ke atas 56.500, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 3,5% menjadi 3.760 pada hari Kamis, memulihkan kerugian dari awal pekan dan mengikuti rebound yang dipimpin oleh sektor teknologi di Wall Street. Pergerakan tersebut terjadi karena harga minyak stabil dan kekhawatiran inflasi mereda, meskipun permusuhan antara AS dan Iran tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Pasar membutuhkan kejelasan yang lebih besar tentang durasi konflik dan sejauh mana hal itu akan memengaruhi pertumbuhan dan inflasi agar rebound di pasar saham dapat berkelanjutan. Gubernur Bank Sentral Jepang, Kazuo Ueda, juga memperingatkan bahwa meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dapat berdampak signifikan terhadap perekonomian Jepang, menandakan bahwa bank sentral mungkin akan mempertahankan suku bunga kebijakan tidak berubah untuk jangka waktu yang lama. Saham-saham teknologi memimpin kenaikan, dengan kenaikan yang kuat di Fujikura (7,3%), Advantest (6%), dan Tokyo Electron (4,9%). Sektor keuangan juga menunjukkan kinerja yang lebih baik, dengan Mitsubishi UFJ Financial, Mizuho Financial, dan Sumitomo Mitsui membukukan kenaikan antara 5% hingga 9%.

Pivot : 58,888

R1 : 59,506           S1 : 58,081

R2 : 60,313           S2 : 57,463

R3 : 61,738           S3 : 56,038


HANGSENG

Opportunity: Koreksi ke area: 27,000

Indeks Hang Seng anjlok 518 poin, atau 2,0%, dan ditutup pada 25.249 pada hari Rabu, menandai penurunan ketiga berturut-turut dan level terendahnya sejak pertengahan Desember. Penurunan harga saham berjangka AS sangat membebani, karena meningkatnya kekhawatiran atas konflik Timur Tengah memunculkan ketakutan akan perubahan harga geopolitik, logistik energi, dan tekanan inflasi yang berkepanjangan. Pelemahan di daratan Tiongkok menambah sentimen bearish, dengan data resmi menunjukkan aktivitas manufaktur Tiongkok mengalami kontraksi untuk bulan kedua berturut-turut pada Februari karena permintaan domestik dan investasi yang lemah mengimbangi ekspor yang tangguh. Yang membatasi penurunan adalah potensi sinyal kebijakan dari pertemuan parlemen tahunan Tiongkok, yang dimulai hari ini. Kerugian di Hong Kong meluas, dipimpin oleh saham-saham sektor keuangan, properti, dan konsumen. Saham-saham yang mengalami penurunan signifikan antara lain Minimax Group (-9,6%), Akeso Inc. (-5,1%), AIA Group (-5,0%), CITIC Ltd. (-4,5%), dan MTR Corp. (-3,8%). Sebaliknya, produsen aluminium memperoleh keuntungan karena harga logam dasar naik setelah keputusan pabrik peleburan besar di Qatar untuk menghentikan operasinya.

Pivot : 27,272

R1 : 27,428    S1 : 27,125

R2 : 27,575    S2 : 26,969

R3 : 27,878    S3 : 26,666


NASDAQ

Opportunity:Sell Limit: 25,030 | SL: 25,130 | TP: 24,660

Kontrak berjangka saham AS tetap stabil pada hari Kamis setelah indeks utama mengalami rebound pada sesi sebelumnya, terutama didorong oleh penguatan saham teknologi dan semikonduktor. Ketegangan geopolitik juga menunjukkan tanda-tanda mereda karena Trump berupaya menenangkan pasar dengan menawarkan asuransi risiko dan pengawalan angkatan laut untuk kapal komersial yang melintasi Teluk Persia, sementara laporan menunjukkan bahwa agen Iran telah menghubungi AS untuk menjajaki potensi pembicaraan perdamaian. Sementara itu, Bessent mengatakan tarif global 15% yang baru-baru ini diumumkan Trump diperkirakan akan berlaku akhir pekan ini. Dalam perdagangan reguler pada hari Rabu, Dow naik 0,49%, S&P 500 bertambah 0,78%, dan Nasdaq Composite melonjak 1,29%. Di antara saham teknologi yang mengalami pergerakan signifikan adalah Nvidia (1,7%), Tesla (3,4%), Micron Technology (5,6%), Amazon (3,9%), dan SanDisk (6%). Investor kini mengalihkan fokus mereka ke data klaim pengangguran mingguan terbaru, bersama dengan laporan pendapatan dari Kroger, Costco, dan Marvell Technology, dan lain-lain.

Pivot : 25,114.83

R1 : 25,368.67                     S1 : 24,813.67

R2 : 25,669.83                  S2 : 25,559.83

R3 : 26,224.83                  S3 : 24,004.83



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold

Opportunity: Bearish selama di bawah 5.200, testing support 5.075

Harga emas melonjak hingga mendekati USD 5.170 per ounce pada perdagangan Kamis, melanjutkan penguatan sesi sebelumnya di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik yang telah memasuki hari keenam memicu arus masuk ke aset safe haven, setelah pasukan Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan rudal ke beberapa negara tetangga, termasuk fasilitas energi strategis. Dukungan Presiden Donald Trump terhadap kampanye militer tersebut serta pernyataan pejabat AS mengenai tenggelamnya kapal perang Iran di perairan internasional semakin meningkatkan ketidakpastian global. Di sisi lain, otoritas Iran membantah laporan mengenai upaya negosiasi dengan Washington, menyebut klaim tersebut tidak benar.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kebijakan perdagangan terbaru, setelah Menteri Keuangan Scott Bessent mengonfirmasi bahwa tarif global sebesar 15% akan mulai berlaku pekan ini, dengan kemungkinan penyesuaian kembali dalam lima bulan ke depan. Lonjakan harga minyak dan gas turut menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi, yang mendorong pelaku pasar menunda ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve. Saat ini, pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga pertama baru akan terjadi pada September, dengan dua kali penurunan tambahan masih diproyeksikan pada 2026. Kombinasi risiko geopolitik dan prospek suku bunga yang lebih tinggi untuk waktu lebih lama menjadi katalis utama penguatan harga emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian dan tekanan inflasi.

Pivot : 5.200

R1  5.226   R2  5.305  R3 5.375

S1  5.075   S2  4.996  S3  4.935


Silver

Opportunity : Sell limit di 86.368 dengan target 83.624 dan stop loss diatas 91.856

XAGUSD H4, tren besar masih bullish namun saat ini berada dalam fase koreksi setelah gagal mempertahankan area puncak di atas 91.856. Penurunan tajam membawa harga kembali ke sekitar Pivot Point 83.815, dengan support penting di 80.880 sebagai penentu struktur. Selama 80.880 tidak ditembus secara valid, koreksi ini masih dapat dikategorikan sebagai pullback dalam tren naik.

Dari sisi price action, terlihat bearish impulsive candle panjang dari area high diikuti rejection di sekitar 81–82, lalu muncul fase konsolidasi kecil di sekitar pivot. Belum ada pola reversal bullish kuat, sehingga konfirmasi lanjutan dibutuhkan melalui close tegas di atas 86.368 untuk membuka ruang kenaikan menuju 89.303 dan 91.856. Jika justru terjadi breakdown di bawah 80.880, maka koreksi dapat berlanjut lebih dalam ke 78.327 hingga 75.392.

Open price :83.424          Pivot :83.815

R1: 86.368            S1: 80.880

R2: 89.303            S2: 78.327

R3: 91.856            S3: 75.392


Oil

Opportunity : Bullish selama bertahan di atas 73,29, testing resistance 77,91.

Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) melonjak hampir 2% ke kisaran USD 76 per barel pada Kamis, memperpanjang reli pekan ini seiring meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Ketegangan memuncak setelah kapal selam AS dilaporkan menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyebut serangan tersebut sebagai “serangan pertama terhadap musuh sejak Perang Dunia II,” menandai babak baru dalam konflik yang semakin meluas.

Krisis yang telah memasuki hari keenam ini secara efektif menghentikan pelayaran komersial melalui Selat Hormuz, setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan akan menyerang kapal mana pun yang mencoba melintas. Gangguan terhadap jalur distribusi energi global ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan berkepanjangan dan lonjakan harga energi lebih lanjut. Untuk meredam dampak terhadap pasar energi global, Presiden Donald Trump menawarkan skema asuransi risiko dan pengawalan angkatan laut bagi kapal komersial yang melintasi Teluk Persia, sementara Menteri Keuangan Scott Bessent memaparkan langkah-langkah tambahan guna menjaga stabilitas pasar kawasan Teluk.

Pivot: 73,29

R1  77,91         S1  73,29

R2  79,24          S2  71,63

R3  80,75          S3  69,27


 

DAILY ECONOMIC DATA


WEBINAR HARI INI (Kamis, 05 Maret 2026)

Halo, Sobat Trader…

Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:

Jobless Claims AS Jadi Ujian Sentimen Pasar

Catat jam dan waktunya ya!

   Kamis, 05 Maret 2026 
  13.00 WIB
  Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia

Silakan klik link di sini untuk join:

YouTube & Zoom

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy