FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH
AUDUSD
Opportunity: Bearish Range 0,70700 – 0,70000
Tekanan namapaknya masih melanda mata uang Aussie terhadap mata uang Dollar AS. Kondisi tersebut mencapai level terendah dalam empat minggu, karena meningkatnya risiko geopolitik lebih besar daripada angka PDB domestik yang lebih baik dari perkiraan. Data menunjukkan perekonomian tumbuh 0,8% pada kuartal keempat tahun 2025, sementara pertumbuhan tahunan mencapai 2,6%, melampaui perkiraan dan menandai laju tercepat dalam hampir tiga tahun. Meskipun laporan tersebut menegaskan momentum ekonomi yang solid, laporan itu gagal memberikan justifikasi yang kuat untuk kenaikan suku bunga lanjutan di akhir bulan ini. Harga pasar saat ini menunjukkan hanya sekitar 30% kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan Maret, sementara kenaikan seperempat poin menjadi 4,10% masih sepenuhnya diperkirakan untuk bulan Mei. Konflik yang meluas di Timur Tengah, yang telah mengguncang pasar global, menutupi angka PDB yang kuat dan membebani dolar Australia yang sensitif terhadap risiko. Pasar memantau dengan cermat potensi dampak ketegangan ini terhadap pertumbuhan dan inflasi. Pada hari Selasa, Gubernur Michele Bullock mengatakan bank sentral tetap “sangat waspada” terhadap risiko tersebut dan siap merespons dengan kebijakan moneter yang lebih ketat jika diperlukan.
Pivot : 0,70466
R1 : 0,71092 S1 : 0,70104
R2 : 0,71454 S2 : 0,69478
R3 : 0,72080 S3 : 0,69116
USDJPY
Opportunity: Bullish Range 157,000 – 157,500
Kondisi mata uang Yen terhadap mata uang Dollar AS tetap berada di jalur pelemahanya. Hal tersebut terjadi imbas tertekan oleh Dollar AS karena kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah yang berkepanjangan dapat membuat harga energi tetap tinggi memicu kekhawatiran inflasi. Pasar mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve, menunda prediksi penurunan berikutnya dari Juli ke September. Dollar AS juga muncul sebagai pemimpin yang jelas di antara mata uang safe-haven karena perang AS-Israel di Iran memasuki hari kelima. Sementara itu, Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengatakan intervensi pasar mata uang tetap menjadi pilihan untuk mendukung yen, seraya mencatat bahwa pihak berwenang memantau penurunan tersebut “dengan rasa urgensi yang tinggi” dan berkoordinasi erat dengan AS. Di tempat lain, Gubernur Bank Sentral Jepang, Kazuo Ueda, memperingatkan bahwa konflik di Timur Tengah dapat secara signifikan memengaruhi perekonomian Jepang, dan mengisyaratkan bahwa bank sentral kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil untuk jangka waktu yang panjang.
Pivot : 157,241
R1 : 157,637 S1 : 156,629
R2 : 158,249 S2 : 156,233
R3 : 158,645 S3 : 155,621
GBPUSD
Opportunity : Bearish menuju : 1.3303 – 1.3254
Mata-uang Poundsterling ditutup sedikit menguat pada perdagangan Rabu kemarin. Setelah dua hari berturut mengalami tekanan oleh penguatan U.S Dollar. Berkurangnya atas permintaan U.S Dollar membuat Pounds kembali menguat. Dollar AS melemah ditengah konflik geopolitik berlangsung. Katalis data ekonomi AS yang rilis malam tadi menunjukan angka yang positif. ADP Non-farm mengalami kenaikan dan pertumbuhan di sektor Jasa meningkat. Para pelaku pasar kembali ke aset berisiko yang ditunjukan oleh penguatan Indeks saham AS yang menguat signifikan. GBP masih berpotensi untuk melemah di tengah konflik geopolitik. Fokus market masih mengarah pada konflik Timur-tengah yang dapat mengganggu pasokan energi berbagai wilayah yang disebabkan tertutupnya selat Hormuz.
Open : 1.3369 Pivot 1.3365
R1 : 1.3403 S1 : 1.3341
R2 : 1.3440 S2 : 1.3303
R3 : 1.3490 S3 : 1.3254
EURUSD
Opportunity : Bearish menuju 1.1574 – 1.1531
Euro rebound berbalik menguat pada perdagangan Rabu kemarin. Penguatan mata-uang Euro terjadi di tengah konflik geopolitik yang masih berlangsung. Dukungan rilis data ekonomi kawasan yang baik juga mendorong penguatan mata-uang Euro. Di Satu-sisi Dollar AS mengalami pelemahan setelah menyentuh level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Dollar melemah seiring beralihnya permintaan aset berisiko yang ditunjukkan oleh penguatan Indeks saham AS yang menguat signifikan. Katalis data ekonomi AS yang rilis malam tadi mengalami kenaikan. ADP Non-farm mengalami kenaikan dan pertumbuhan di sektor Jasa meningkat. EUR masih berpotensi untuk melemah pada perdagangan hari ini ditengah konflik Timur-tengah yang masih memanas.
Open : 1.1632 Pivot : 1.1624
R1 : 1.1654 S1 : 1.1605
R2 : 1.1678 S2 : 1.1574
R3 : 1.1725 S3 : 1.1531
USDCHF
Opportunity : Bullish menuju : 0.7834 – 0.7857
Swiss Franc ditutup menguat pada perdagangan Rabu kemarin. Berkurangnya atas permintaan U.S Dollar membuat mata-uang Franc Swiss kembali menguat. Penguatan mata-uang Swiss juga didukung oleh data Inflasi yang stabil. Disatu-sisi indeks Dollar melemah setelah menyentuh level tertingginya dalam beberpa bulan terakhir. Permintaan aset safe haven berkurang yang beralih ke aset berisiko. Hal ini didorong oleh rilisnya laporan data ADP Non-farm yang meningkat signifikan dan membaiknya data ekonomi di sektor Jasa. CHF akan mengalami volatil yang cukup tinggi pada hari ini yang didorong oleh rilisnya data Unemployment Rate Swiss yang diperkirakan turun pada sore nanti. Disatu-sisi tekanan geopolitik masih berlangsung. CHF masih berpotensi melemah pada perdagangan hari ini.
Open : 0.7792 Pivot : 0.7804
R1 : 0.7816 S1 : 0.7786
R2 : 0.7834 S2 : 0.7763
R3 : 0.7857 S3. : 0.7740
USDCAD
Opportunity : Sell limit di 1.36854 dengan target 1.36488 dan stop loss diatas 1.37586
USDCAD H4, struktur pasar saat ini berada dalam fase ranging. Setelah mencetak higher high di area 1.37290–1.37586 pada akhir Februari, harga gagal mempertahankan momentum dan terkoreksi kembali menuju area keseimbangan di sekitar Pivot Point 1.36558. Secara struktur, belum terjadi breakdown mayor karena swing low 1.36122 masih bertahan sebagai support kunci. Selama harga tidak menutup solid di bawah 1.36122, struktur medium-term masih netral cenderung bullish.
Dari sisi candlestick, terlihat adanya rejection upper wick di bawah 1.37290 yang diikuti bearish impulsive candle menuju pivot, menunjukkan tekanan jual jangka pendek. Namun body candle mulai mengecil di sekitar 1.36558, mengindikasikan potensi konsolidasi sebelum breakout berikutnya.
Open price :1.36318 Pivot :1.36558
R1: 1.36854 S1: 1.36122
R2: 1.37290 S2: 1.35826
R3: 1.37586 S3: 1.35390
DXY
Opportunity: Bullish Range 98,700 – 99,000
Penguatan mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya tertahan sejenak, imbas adanya aksi profit taking para pelaku pasar. Tercermin pada Indeks Dollar AS (DXY) yang menurun sedikit ke level 98,700. Pelemahan ini terjadi setelah menguat 1,5% selama 2 sesi sebelumnya, karena para pedagang berhenti sejenak untuk mempertimbangkan perkembangan konflik dengan Iran, termasuk laporan New York Times bahwa agen-agen Iran telah menawarkan untuk membahas persyaratan untuk mengakhiri pertempuran, sementara harga minyak dan gas menurun. Selain itu, Presiden Trump mengatakan Washington akan mengasuransikan dan mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz jika diperlukan. Meskipun detail rencana tersebut masih belum jelas, pengumuman tersebut membantu meredakan beberapa tekanan di pasar energi. Sementara itu, Menteri Keuangan mengatakan tarif global 15% mulai berlaku minggu ini, dan menambahkan bahwa ia memperkirakan bea masuk akan kembali ke tingkat sebelumnya dalam waktu 5 bulan. Lonjakan harga minyak dan gas baru-baru ini telah memicu kekhawatiran tentang tekanan inflasi yang kembali meningkat, mendorong investor untuk mengurangi ekspektasi terhadap penurunan suku bunga Fed. Pasar kini memperkirakan penurunan suku bunga berikutnya pada bulan September, bukan Juli, meskipun dua penurunan 25 basis poin masih diantisipasi pada tahun 2026.
Pivot : 98,937
R1 : 99,174 S1 : 98,545
R2 : 99,566 S2 : 98,308
R3 : 99,803 S3 : 97,916

INDICES ZONE BY FEDI
NIKKEI
Opportunity: Bearish ke area 57,373
Indeks Nikkei 225 melonjak 4,3% ke atas 56.500, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 3,5% menjadi 3.760 pada hari Kamis, memulihkan kerugian dari awal pekan dan mengikuti rebound yang dipimpin oleh sektor teknologi di Wall Street. Pergerakan tersebut terjadi karena harga minyak stabil dan kekhawatiran inflasi mereda, meskipun permusuhan antara AS dan Iran tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Pasar membutuhkan kejelasan yang lebih besar tentang durasi konflik dan sejauh mana hal itu akan memengaruhi pertumbuhan dan inflasi agar rebound di pasar saham dapat berkelanjutan. Gubernur Bank Sentral Jepang, Kazuo Ueda, juga memperingatkan bahwa meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dapat berdampak signifikan terhadap perekonomian Jepang, menandakan bahwa bank sentral mungkin akan mempertahankan suku bunga kebijakan tidak berubah untuk jangka waktu yang lama. Saham-saham teknologi memimpin kenaikan, dengan kenaikan yang kuat di Fujikura (7,3%), Advantest (6%), dan Tokyo Electron (4,9%). Sektor keuangan juga menunjukkan kinerja yang lebih baik, dengan Mitsubishi UFJ Financial, Mizuho Financial, dan Sumitomo Mitsui membukukan kenaikan antara 5% hingga 9%.
Pivot : 58,888
R1 : 59,506 S1 : 58,081
R2 : 60,313 S2 : 57,463
R3 : 61,738 S3 : 56,038
HANGSENG
Opportunity: Koreksi ke area: 27,000
Indeks Hang Seng anjlok 518 poin, atau 2,0%, dan ditutup pada 25.249 pada hari Rabu, menandai penurunan ketiga berturut-turut dan level terendahnya sejak pertengahan Desember. Penurunan harga saham berjangka AS sangat membebani, karena meningkatnya kekhawatiran atas konflik Timur Tengah memunculkan ketakutan akan perubahan harga geopolitik, logistik energi, dan tekanan inflasi yang berkepanjangan. Pelemahan di daratan Tiongkok menambah sentimen bearish, dengan data resmi menunjukkan aktivitas manufaktur Tiongkok mengalami kontraksi untuk bulan kedua berturut-turut pada Februari karena permintaan domestik dan investasi yang lemah mengimbangi ekspor yang tangguh. Yang membatasi penurunan adalah potensi sinyal kebijakan dari pertemuan parlemen tahunan Tiongkok, yang dimulai hari ini. Kerugian di Hong Kong meluas, dipimpin oleh saham-saham sektor keuangan, properti, dan konsumen. Saham-saham yang mengalami penurunan signifikan antara lain Minimax Group (-9,6%), Akeso Inc. (-5,1%), AIA Group (-5,0%), CITIC Ltd. (-4,5%), dan MTR Corp. (-3,8%). Sebaliknya, produsen aluminium memperoleh keuntungan karena harga logam dasar naik setelah keputusan pabrik peleburan besar di Qatar untuk menghentikan operasinya.
Pivot : 27,272
R1 : 27,428 S1 : 27,125
R2 : 27,575 S2 : 26,969
R3 : 27,878 S3 : 26,666
NASDAQ
Opportunity:Sell Limit: 25,030 | SL: 25,130 | TP: 24,660
Kontrak berjangka saham AS tetap stabil pada hari Kamis setelah indeks utama mengalami rebound pada sesi sebelumnya, terutama didorong oleh penguatan saham teknologi dan semikonduktor. Ketegangan geopolitik juga menunjukkan tanda-tanda mereda karena Trump berupaya menenangkan pasar dengan menawarkan asuransi risiko dan pengawalan angkatan laut untuk kapal komersial yang melintasi Teluk Persia, sementara laporan menunjukkan bahwa agen Iran telah menghubungi AS untuk menjajaki potensi pembicaraan perdamaian. Sementara itu, Bessent mengatakan tarif global 15% yang baru-baru ini diumumkan Trump diperkirakan akan berlaku akhir pekan ini. Dalam perdagangan reguler pada hari Rabu, Dow naik 0,49%, S&P 500 bertambah 0,78%, dan Nasdaq Composite melonjak 1,29%. Di antara saham teknologi yang mengalami pergerakan signifikan adalah Nvidia (1,7%), Tesla (3,4%), Micron Technology (5,6%), Amazon (3,9%), dan SanDisk (6%). Investor kini mengalihkan fokus mereka ke data klaim pengangguran mingguan terbaru, bersama dengan laporan pendapatan dari Kroger, Costco, dan Marvell Technology, dan lain-lain.
Pivot : 25,114.83
R1 : 25,368.67 S1 : 24,813.67
R2 : 25,669.83 S2 : 25,559.83
R3 : 26,224.83 S3 : 24,004.83

COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF
Gold
Opportunity: Bearish selama di bawah 5.200, testing support 5.075
Harga emas melonjak hingga mendekati USD 5.170 per ounce pada perdagangan Kamis, melanjutkan penguatan sesi sebelumnya di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik yang telah memasuki hari keenam memicu arus masuk ke aset safe haven, setelah pasukan Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan rudal ke beberapa negara tetangga, termasuk fasilitas energi strategis. Dukungan Presiden Donald Trump terhadap kampanye militer tersebut serta pernyataan pejabat AS mengenai tenggelamnya kapal perang Iran di perairan internasional semakin meningkatkan ketidakpastian global. Di sisi lain, otoritas Iran membantah laporan mengenai upaya negosiasi dengan Washington, menyebut klaim tersebut tidak benar.
Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kebijakan perdagangan terbaru, setelah Menteri Keuangan Scott Bessent mengonfirmasi bahwa tarif global sebesar 15% akan mulai berlaku pekan ini, dengan kemungkinan penyesuaian kembali dalam lima bulan ke depan. Lonjakan harga minyak dan gas turut menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi, yang mendorong pelaku pasar menunda ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve. Saat ini, pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga pertama baru akan terjadi pada September, dengan dua kali penurunan tambahan masih diproyeksikan pada 2026. Kombinasi risiko geopolitik dan prospek suku bunga yang lebih tinggi untuk waktu lebih lama menjadi katalis utama penguatan harga emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian dan tekanan inflasi.
Pivot : 5.200
R1 5.226 R2 5.305 R3 5.375
S1 5.075 S2 4.996 S3 4.935
Silver
Opportunity : Sell limit di 86.368 dengan target 83.624 dan stop loss diatas 91.856
XAGUSD H4, tren besar masih bullish namun saat ini berada dalam fase koreksi setelah gagal mempertahankan area puncak di atas 91.856. Penurunan tajam membawa harga kembali ke sekitar Pivot Point 83.815, dengan support penting di 80.880 sebagai penentu struktur. Selama 80.880 tidak ditembus secara valid, koreksi ini masih dapat dikategorikan sebagai pullback dalam tren naik.
Dari sisi price action, terlihat bearish impulsive candle panjang dari area high diikuti rejection di sekitar 81–82, lalu muncul fase konsolidasi kecil di sekitar pivot. Belum ada pola reversal bullish kuat, sehingga konfirmasi lanjutan dibutuhkan melalui close tegas di atas 86.368 untuk membuka ruang kenaikan menuju 89.303 dan 91.856. Jika justru terjadi breakdown di bawah 80.880, maka koreksi dapat berlanjut lebih dalam ke 78.327 hingga 75.392.
Open price :83.424 Pivot :83.815
R1: 86.368 S1: 80.880
R2: 89.303 S2: 78.327
R3: 91.856 S3: 75.392
Oil
Opportunity : Bullish selama bertahan di atas 73,29, testing resistance 77,91.
Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) melonjak hampir 2% ke kisaran USD 76 per barel pada Kamis, memperpanjang reli pekan ini seiring meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Ketegangan memuncak setelah kapal selam AS dilaporkan menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyebut serangan tersebut sebagai “serangan pertama terhadap musuh sejak Perang Dunia II,” menandai babak baru dalam konflik yang semakin meluas.
Krisis yang telah memasuki hari keenam ini secara efektif menghentikan pelayaran komersial melalui Selat Hormuz, setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan akan menyerang kapal mana pun yang mencoba melintas. Gangguan terhadap jalur distribusi energi global ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan berkepanjangan dan lonjakan harga energi lebih lanjut. Untuk meredam dampak terhadap pasar energi global, Presiden Donald Trump menawarkan skema asuransi risiko dan pengawalan angkatan laut bagi kapal komersial yang melintasi Teluk Persia, sementara Menteri Keuangan Scott Bessent memaparkan langkah-langkah tambahan guna menjaga stabilitas pasar kawasan Teluk.
Pivot: 73,29
R1 77,91 S1 73,29
R2 79,24 S2 71,63
R3 80,75 S3 69,27
DAILY ECONOMIC DATA

WEBINAR HARI INI (Kamis, 05 Maret 2026)

Halo, Sobat Trader…
Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:
Jobless Claims AS Jadi Ujian Sentimen Pasar
Catat jam dan waktunya ya!
| Kamis, 05 Maret 2026 | |
| 13.00 WIB | |
| Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia |
Silakan klik link di sini untuk join:
