Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (08/01/2026)

by Dewi Hernawati
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:   Bearish  Range           0,67200 – 0,66700

Sebelum melemah, mata uang Aussie terhadap mata uang Greenback sempat menguat. Bahkan berhasil mencapai level tertinggi dalam 15 bulan, karena prospek kenaikan suku bunga dalam waktu dekat tetap kuat meskipun ada sedikit penurunan dalam laporan inflasi terbaru. Data menunjukkan bahwa indeks harga konsumen (CPI) utama naik 3,4% secara tahunan pada bulan November, turun dari 3,8% pada bulan Oktober dan di bawah perkiraan 3,6%, sementara indikator rata-rata terpotong yang dipantau ketat turun menjadi 3,2% dari 3,3%. Angka-angka tersebut tetap jauh di atas kisaran target Bank Sentral Australia sebesar 2% hingga 3%, sehingga kemungkinan kenaikan suku bunga bulan depan tetap terbuka. Perhatian kini beralih ke laporan inflasi kuartal keempat lengkap yang akan dirilis akhir bulan ini, dengan para analis memperingatkan bahwa kenaikan inflasi inti sebesar 0,9% atau lebih tinggi dapat mendorong RBA untuk memperketat kebijakan moneter pada pertemuan bulan Februari. Bank sentral telah mengisyaratkan bahwa suku bunga acuan 3,6% mungkin perlu dinaikkan jika tekanan harga gagal mereda. Saat ini, pasar mengindikasikan peluang kenaikan suku bunga sebesar 35% pada bulan Februari, dengan suku bunga acuan sebesar 3,85% hampir sepenuhnya tercermin dalam harga pasar pada bulan Mei.

Pivot : 0,67340

R1 : 0,67515          S1 : 0,67020      

R2 : 0,67835          S2 : 0,66845

R3 : 0,68010          S3 : 0,66525


USDJPY

Opportunity:   Bullish  Range Limited          156,600 – 157,000

Pergerakan terbatas mata uang Yen Jepang terhadap Dollar AS masih mewarnai market. Namun Yen tetap berada di jalur pelemahan. Bahkan Yen memperpanjang pelemahan untuk sesi kedua berturut-turut karena meningkatnya ketegangan geopolitik dengan China membebani sentimen pasar. Beijing memberlakukan kontrol ekspor terhadap produk-produk keperluan militer ke Jepang menyusul pernyataan yang dibuat oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi tentang Taiwan tahun lalu. Langkah-langkah tersebut mencakup berbagai macam barang, termasuk elektronik, sensor, dan teknologi yang digunakan dalam pelayaran dan kedirgantaraan. Terlepas dari perkembangan ini, risiko geopolitik yang lebih luas, termasuk intervensi AS baru-baru ini di Venezuela, tampaknya hanya berdampak terbatas pada pasar mata uang. Di dalam negeri, investor terus bertaruh bahwa Bank Sentral Jepang akan menaikkan suku bunga lebih lanjut tahun ini setelah Gubernur Kazuo Ueda menegaskan kembali bahwa penyesuaian kebijakan akan bergantung pada perkembangan ekonomi dan harga sesuai dengan perkiraan bank sentral. Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa perekonomian akan mempertahankan siklus positif berupa kenaikan upah dan harga.

Pivot : 156,607

R1 : 156,925          S1 : 156,415      

R2 : 157,117          S2 : 156,097

R3 : 157,435          S3 : 155,905


GBPUSD

Opportunity  :  Bullish menuju  :  1.3516  –  1.3547

Sesuai perkiraan, Pounds tertekan turun setelah rilis data tenaga-kerja AS ADP Non-farm yang meningkat 41k pekerja di sektor swasta. Disisi lain laporan data di sektor Jasa ISM Service PMI AS juga meningkat sebesar 54.4 versus 52.6 angka sebelumnya. Dollar AS menguat tipis terhadap mata uang utama, dengan indeks dolar naik ke area 98,75. Pounds diperkirakan dapat menguat pada perdagangan hari ini yang akan didukung oleh laporan data harga perumahan Inggris yang diperkirakan naik. Disatu-sisi laporan  data Klaim pengangguran mingguan AS diperkirakan meningkat.

Open  : 1.3454       Pivot  : 1.3476

R1  : 1.3491                S1  : 1.3452

R2  : 1.3516                S2  : 1.3434

R3  : 1.3547                S3  : 1.3400


EURUSD

Opportunity  : Bullish Menuju  1.1702 – 1.1721

Euro kembali tertekan oleh penguatan U.S Dollar.  Dollar AS menguat tipis terhadap mata uang utama, dengan indeks dolar naik ke area 98,75 setelah rilis data tenaga-kerja AS ADP Non-farm yang meningkat sebesar 41k pekerja di sektor swasta. Disisi lain laporan data di sektor Jasa ISM Service PMI AS juga meningkat sebesar 54.4 versus 52.6 angka sebelumnya. Euro berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang akan didukung oleh laporan data ekonomi kawasan yang rilis sore nanti. Disisi lain laporan  data Klaim pengangguran mingguan AS diperkirakan akan meningkat.

Open  : 1.1673        Pivot  : 1.1684

R1  : 1.1691                S1  : 1.1673

R2  : 1.1702                S2  : 1.1659

R3  : 1.1721                S3  : 1.1627


USDCHF

Opportunity  :  Bearish menuju  :  0.7939  –  0.7915

Swiss kembali tertekan oleh penguatan U.S Dollar pada perdagangan Rabu kemarin. Dollar AS menguat tipis terhadap mata uang utama, dengan indeks dolar naik ke area 98,75 setelah rilis data tenaga-kerja AS ADP Non-farm yang meningkat sebesar 41k pekerja di sektor swasta. Disisi lain laporan data di sektor Jasa ISM Service PMI AS juga meningkat sebesar 54.4 versus 52.6 angka sebelumnya. CHF berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang akan didukung oleh laporan data Inflasi Swiss yang diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 0.1% versus 0.0 % angka sebelumnya. Disisi lain  laporan  data Klaim pengangguran mingguan AS diperkirakan meningkat.

Open  : 0.7975       Pivot  : 0.7963

R1  : 0.7978              S1  : 0.7953

R2  : 0.7999               S2  : 0.7939

R3  : 0.8026               S3. : 0.7915


USDCAD

Opportunity: Buy stop di 1,38849 dengan target 1,39207 dan stop loss dibawah 1,38124

Pada 7 Januari 2026, USDCAD membentuk bullish candle dengan body yang cukup Panjang dan ditutup di 1,38596, menandakan kelanjutan momentum naik dari fase base akhir Desember. Memasuki 8 Januari 2026, harga dibuka di 1,38577 dan bergerak ke 1,38593 , relatif stabil dan searah dengan penutupan sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan bullish continuation moderat, namun harga sudah mendekati area supply di atas R1 1,38840, sehingga potensi konsolidasi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.

Dihari ini pasar relatif minim rilis data berdampak tinggi. Fokus pelaku pasar masih tertuju pada ekspektasi kebijakan moneter AS di awal 2026 serta arah data Non Farm Payrolls dan inflasi yang akan rilis dalam beberapa hari ke depan.

Open price :1,38577        Pivot :1,38368

R1 :1,38840         S1 :1,38124

R2 :1,39083         S2 :1,37653

R3 :1,39554         S3 :1,37409


DXY

Opportunity:   Bullish Range Limited            98,700 – 98,900

Keperkasaan mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya terus berlanjut. Terlihat pada Indeks Dollar AS (DXY) yang terus melonjak dan sentuh level tertinggi hariannya 98,751. Kondisi ini adalah level tertinggi dalam empat minggu, karena investor mempertimbangkan sinyal ekonomi yang beragam dan kemungkinan arah suku bunga Federal Reserve di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung. Pasar terus memperkirakan setidaknya dua kali penurunan suku bunga tahun ini. Di bidang ketenagakerjaan, data ADP tentang jumlah pekerja di sektor swasta meningkat sebesar 41.000 pada bulan Desember, di bawah perkiraan median sebesar 50.000, sementara data lowongan kerja JOLTS untuk bulan November juga lebih lemah dari yang diharapkan, menunjukkan permintaan tenaga kerja yang lebih rendah. Namun, indeks jasa ISM untuk bulan Desember naik secara tak terduga, dengan komponen ketenagakerjaannya mengalami ekspansi untuk pertama kalinya sejak Mei, yang menunjukkan ketahanan di sektor jasa. Para pedagang kini menunggu laporan ketenagakerjaan yang lebih luas dari Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat untuk mendapatkan panduan yang lebih jelas tentang pasar tenaga kerja dan kebijakan Fed. Kekhawatiran geopolitik, termasuk tindakan AS di Venezuela, ketegangan atas Greenland, dan meningkatnya gesekan antara China dan Jepang, juga mendukung permintaan aset safe-haven, yang membantu mengangkat nilai Dollar AS.

Pivot : 98,656

R1 :    98,815         S1 :   98,561  

R2 :    98,910         S2 :   98,402

R3 :    99,069         S3 :   98,307


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bearish ke area 49,000

Indeks Nikkei 225 turun 1,06% menjadi 51.962, sementara Indeks Topix yang lebih luas kehilangan 0,77% menjadi 3.511 pada hari Rabu, dengan saham-saham Jepang mengakhiri reli dua hari karena investor mengamankan keuntungan di saham-saham utama. Sentimen juga terbebani oleh kekhawatiran geopolitik setelah China memberlakukan kontrol ekspor terhadap produk-produk militer ke Jepang, menyusul pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi tentang Taiwan tahun lalu. Daftar kontrol ekspor mencakup berbagai macam barang, termasuk elektronik, sensor, dan peralatan serta teknologi yang digunakan dalam pelayaran dan kedirgantaraan. Saham-saham terkait pertahanan berada di bawah tekanan, dengan Mitsubishi Heavy Industries merosot 2,3% dan Kawasaki Heavy Industries turun 2,1%. Kerugian juga tercatat di antara saham-saham unggulan indeks lainnya, termasuk SoftBank Group (-1,4%), Fujikura (-1,4%), Sony Group (-3,3%), Toyota Motor (-2,7%), dan Tokyo Electric Power (-7,3%). Dalam berita perusahaan, Hisamitsu, pembuat Salonpas, mengatakan akan menjadi perusahaan swasta dalam kesepakatan senilai 390 miliar yen.

Pivot : 50,355

R1 : 50,555           S1 : 50,090

R2 : 50,820           S2 : 49,890

R3 : 51,285           S3 : 49,425


HANGSENG

Opportunity: Bearish ke area: 24,900

Indeks Hang Seng turun 251 poin, atau 0,9%, dan ditutup pada 26.459 pada hari Rabu, mundur dari level tertinggi tujuh minggu dan membalikkan kenaikan kuat pada sesi sebelumnya karena sebagian besar sektor tertinggal. Aksi ambil untung muncul menjelang data CPI dan PPI China bulan Desember yang akan dirilis akhir pekan ini, sementara cadangan devisa Hong Kong untuk akhir tahun 2025 akan dirilis hari ini. Risiko geopolitik juga membebani setelah China melarang ekspor barang-barang dwiguna ke Jepang, yang mendorong Tokyo untuk menyebut langkah tersebut “sama sekali tidak dapat diterima.” Di AS, indeks saham berjangka bervariasi setelah penutupan rekor pada S&P 500 dan Dow Jones pada hari Selasa, menjelang serangkaian data yang dapat membentuk kebijakan Fed. Namun, kerugian dipangkas setelah PBoC berjanji untuk memangkas rasio persyaratan cadangan bank dan suku bunga tahun ini untuk mendukung ekonomi China. Sementara itu, saham daratan Tiongkok berada di level tertinggi dalam lebih dari satu dekade, dibantu oleh volume yang lebih kuat dan ekspektasi pertumbuhan laba. Saham-saham yang mengalami penurunan signifikan antara lain Tencent Music (-5,1%), Kuaishou Tech (-3,0%), Meituan (-2,2%), dan SMIC (-2,0%).

Pivot : 26,361

R1 : 26,620    S1 : 26,024

R2 : 26,957    S2 : 25,765

R3 : 27,216    S3 : 25,428


NASDAQ

Opportunity:Buy Limit: 25,532 | SL: 25,432 | TP: 25,900

Saham-saham AS bervariasi pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0,2% dan Dow Jones merosot 0,8% dari rekor tertinggi baru-baru ini, sementara Nasdaq 100 naik 0,1%. JOLTS menunjukkan penurunan tajam dalam lowongan pekerjaan, yang mengindikasikan pendinginan permintaan tenaga kerja, sementara ADP melaporkan sedikit peningkatan dalam perekrutan swasta dan PMI Jasa ISM mengejutkan dengan kenaikan, memperkuat pandangan tentang ekonomi yang melambat namun tangguh. Di tingkat saham, JPMorgan Chase dan Bank of America turun lebih dari 2%, menyeret Dow di tengah penurunan yang lebih luas di sektor perbankan, sementara NVIDIA (1%) dan Alphabet (2,5%) berkinerja lebih baik, mendukung kenaikan di Nasdaq yang didominasi teknologi. Di sektor energi, Valero dan Marathon Petroleum naik karena laporan tentang peningkatan aliran minyak mentah Venezuela yang dapat menguntungkan kilang minyak di Pantai Teluk, sementara Chevron tertinggal di tengah harga minyak mentah yang lebih rendah.

Pivot : 25,706.83

R1 : 25,784.67                     S1 : 25,620.92

R2 : 25,870.58     S2 : 25,543.08

R3 : 26,034.33                  S3 : 25,379.33



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold
Opportunity: Koreksi kemarin belum merubah struktur bullish emas selama harga tetap bertahan di atas support 4.426. Potensi rebound untuk kembali menguji area resistance 4.500-4.520.

Harga emas mengalami koreksi lebih dari 1% pada perdagangan Rabu, seiring aksi ambil untung oleh investor setelah reli kuat yang terjadi dalam beberapa sesi sebelumnya. Tekanan jual tersebut sempat menyeret harga emas ke level terendah harian, sebelum akhirnya memangkas sebagian kerugian menyusul rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan. Spot gold ditutup melemah 0,9% di kisaran USD 4.445,32 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat turun hingga 1,7%. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari berakhir turun 0,7% di USD 4.462,50 per troy ounce.

Pelemahan ini dinilai sebagai koreksi teknikal yang wajar, mengingat lonjakan harga emas dalam beberapa waktu terakhir. Namun demikian, fundamental jangka menengah masih cenderung mendukung logam mulia tersebut. Data ekonomi AS menunjukkan penurunan signifikan pada lowongan pekerjaan di bulan November serta pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta yang lebih lambat pada Desember. Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap kebijakan pelonggaran moneter oleh Federal Reserve, dengan pelaku pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga sekitar 61 basis poin sepanjang tahun ini.

Pivot : 4.426

R1  4.500   R2  4.520  R3 4.550

S1  4.445   S2  4.426  S3  4.394


Silver

Opportunity: Sell limit di 81,812 dengan target 78,612 dan stop loss diatas 88,213       

Pada 7 Januari 2026, XAGUSD mencetak candle dengan volatilitas tinggi, sempat menyentuh 82,753 sebelum ditutup lebih rendah di 78,141, membentuk indikasi rejection di area atas. Memasuki 8 Januari 2026, harga dibuka di 78,171 dan kemudian bergerak naik ke 78,710 . Struktur ini menunjukkan rebound teknikal dari area bawah, namun harga masih berada di bawah pivot harian 79,082, menandakan fase konsolidasi bullish terbatas setelah koreksi tajam.

Open price :78,171          Pivot :79,082

R1 :81,812            S1 :75,411

R2 :85,483            S2 :72,681

R3 :88,213            S3 :69,010


Oil

Opportunity : Bearish selama di bawah 57,14, testing support 55,85-55,44.

Harga minyak dunia kembali melemah untuk sesi kedua berturut-turut pada perdagangan Rabu, dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran akan melimpahnya pasokan global. Tekanan utama datang dari kesepakatan terbaru antara Amerika Serikat dan Venezuela, di mana AS berencana mengimpor hingga USD 2 miliar minyak mentah Venezuela. Kesepakatan ini berpotensi meningkatkan pasokan ke pasar minyak global, khususnya ke konsumen minyak terbesar di dunia. Harga minyak Brent ditutup turun 1,2% ke level USD 59,96 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah 2% ke USD 55,99 per barel.

Pasar bereaksi negatif terhadap kabar bahwa Venezuela akan menyerahkan sekitar 30 hingga 50 juta barel minyak yang sebelumnya terkena sanksi kepada Amerika Serikat. Langkah ini diperkirakan akan memicu perubahan arus perdagangan global, termasuk pengalihan kargo yang sebelumnya ditujukan ke China. Sentimen bearish juga diperkuat oleh proyeksi analis yang memperkirakan pasar minyak berpotensi mengalami surplus hingga 3 juta barel per hari pada paruh pertama 2026, seiring lemahnya pertumbuhan permintaan dan meningkatnya produksi dari negara-negara OPEC maupun non-OPEC.

Pivot: 57,14

R1  57,14          S1  55,85

R2  57,50          S2  55,44

R3  57,91          S3  54,87


 

DAILY ECONOMIC DATA

 

 


WEBINAR HARI INI (Kamis, 08 Januari 2026)

Halo, Sobat Trader…

Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:

Menanti Rilis Data Jobless Claims AS, Akankah Emas Berkilau?

Catat jam dan waktunya ya!

   Kamis, 08 Januari 2026 
  13.00 WIB
   Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia

Silakan klik link di sini untuk join:

YouTube & Zoom

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy