Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (27/01/2026)

by Annan Firsta
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:  Bullish  Range           0,68900 – 0,69500

Aussie terus berusaha menguat terhadap mata uang Dollar AS. Bahkan mata uang Aussie berada di dekat level tertinggi dalam 16 bulan, karena data pekerjaan yang kuat meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, sementara angka PMI yang optimis semakin mendukung sentimen pasar. Data terbaru menunjukkan tingkat pengangguran secara tak terduga turun ke level terendah tujuh bulan pada bulan Desember, meningkatkan spekulasi kenaikan suku bunga di tengah inflasi yang tinggi dan sinyal yang semakin agresif dari Bank Sentral. Saat ini, swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada bulan Februari sebesar 55,7%, naik dari 26,5% sebelum data tersebut, dengan peluang kenaikan lebih dari 80% pada bulan Mei. Sementara itu, data awal menunjukkan PMI komposit meningkat untuk bulan keenam belas berturut-turut pada Januari 2026, mencatatkan angka terkuat sejak April 2022. Pertumbuhan meningkat di kedua sektor utama, karena aktivitas pabrik meningkat untuk bulan ketiga dan PMI jasa mencatatkan kenaikan paling tajam sejak awal 2022. Fokus sekarang beralih ke data inflasi untuk Desember dan kuartal keempat, yang akan dirilis akhir pekan ini, untuk mendapatkan sinyal lebih lanjut tentang prospek kebijakan RBA.

Pivot : 0,69198

R1 : 0,69343          S1 : 0,68995

R2 : 0,69546          S2 : 0,68850

R3 : 0,69691          S3 : 0,68647


USDJPY

Opportunity: Bearish  Range       154,100 – 153,500 

Geliat pergerakan mata uang Yen terhadap mata uang Greenback bertahan di level penguatannya. Yen Jepang menguat dan telah menyentuh level 153,297, menguat hampir 3% selama dua sesi ke level terkuatnya dalam lebih dari 2bulan, karena para pelaku pasar memperhitungkan meningkatnya risiko intervensi terkoordinasi oleh Tokyo dan Washington untuk mendukung mata uang tersebut. Pada Jumat lalu, Federal Reserve New York melakukan pengecekan suku bunga pada pasangan Dollar AS/Yen, sebuah langkah yang secara luas ditafsirkan sebagai persiapan untuk potensi intervensi bersama di pasar valuta asing. Di dalam negeri, pejabat mata uang tertinggi Atsushi Mimura mengatakan mereka akan menanggapi pergerakan mata uang sesuai kebutuhan dalam koordinasi erat dengan Washington, sementara Menteri Keuangan Satsuki Katayama mengatakan pihak berwenang bertindak sesuai dengan pernyataan bersama AS-Jepang. Yen juga mendapat dukungan dari pelemahan Dollar AS secara luas, yang dipicu oleh meningkatnya risiko geopolitik dan perdagangan, serta ekspektasi bahwa Presiden Donald Trump mungkin akan segera mengganti ketua Fed Jerome Powell dengan pengganti yang lebih lunak, yang selanjutnya menekan Dollar AS.

Pivot : 154,260

R1 : 155,224          S1 : 153,183

R2 : 156,301          S2 : 152,219

R3 : 157,265          S3 : 151,142


GBPUSD

Opportunity  : Bullish menuju  :  1.3727  –  1.3751

Sesuai perkiraan, Pounds ditutup menguat pada perdagangan Senin kemarin. Namun penguatan Poundsterling dibatasi oleh rilisnya data Durable Goods Order AS yang meningkat diatas angka perkiraan. Durable Goods Order AS naik signifikan ke angka 6.6% di bulan November versus -1.3% bulan sebelumnya. GBP masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini menunggu pernyataan dari Bank sentral the Fed Jerome Powel yang dijadwalkan pekan ini, dimana para analis memperkirakan the akan mempertahankan suku-bunga acuan pada pertemuan mendatang.

Open  : 1.3675       Pivot  : 1.3678 

R1  : 1.3696    S1  : 1.3643

R2  : 1.3727    S2  : 1.3602 

R3  : 1.3751    S3  : 1.3533


EURUSD

Opportunity  : Bullish Menuju  1.1917 – 1.1942

Euro masih dalam laju penguatan terhadap U.S Dollar. Euro ditutup lebih tinggi namun terbatas. Rilis data AS Durable Goods Order yang naik diatas angka perkiraan mampu menahan laju penguatan Euro. Dollar AS mencatat pelemahan mingguan terdalam sejak Juni. Indeks Dollar turun ke area 97,5, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan arus keluar dari aset AS. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Amerika Serikat memperoleh akses ke Greenland melalui kesepakatan dengan NATO, sekaligus meredakan ancaman tarif terhadap Eropa. EUR masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang akan didukung oleh data ekonomi kawasan yang diperkirakan membaik.

Open  : 1.1879        Pivot  : 1.1868 

R1  : 1.1907    S1  : 1.1830

R2  : 1.1917    S2  : 1.1798

R3  : 1.1942     S3  : 1.1757


USDCHF

Opportunity  : Bearish menuju  :  0.7707  –  0.7682

Swiss Franc diperdagangkan cukup stabil, bahkan ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin kemarin. Franc Swiss sedikitv tertekan oleh rilisnya data ekonomi AS Furable Goods Order yang cukup signifikan. CHF masih berpotensi menguat pada perdagangan hari ini seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan arus keluar dari aset AS. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Amerika Serikat memperoleh akses ke Greenland melalui kesepakatan dengan NATO, sekaligus meredakan ancaman tarif terhadap Eropa.

Open  : 0.7763       Pivot  : 0.7760

R1  : 0.7772             S1  : 0.7730

R2  : 0.7792               S2  : 0.7707

R3  : 0.7826               S3. : 0.7682


USDCAD

Opportunity : Buy stop di 1.37264 dengan target 1.37506 dan stop los dibawah 1.36769

Pergerakan USDCAD pada timeframe H4 menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar. Harga saat ini bergerak di bawah Pivot 1.36981, yang mengindikasikan bahwa sentimen bearish masih kuat dalam jangka pendek. Struktur harga membentuk rangkaian lower high dan lower low, menandakan tren turun belum berakhir. Rejection kuat yang sebelumnya terjadi di area 1.38543 mempertegas bahwa zona tersebut kini berfungsi sebagai resistance utama, sekaligus batas psikologis yang sulit ditembus kembali dalam waktu dekat.

Selama harga gagal kembali dan bertahan di atas R1 1.37254, peluang kelanjutan penurunan tetap terbuka. Area 1.37254 – 1.37466 berpotensi menjadi zona sell on rally yang ideal, dengan target penurunan bertahap menuju S1 1.36769 hingga S3 1.36284 apabila tekanan jual meningkat. Namun dengan bias bearish, strategi buy juga menarik dipertimbangkan dengan memperhitungkan level support sebagai areal risiko.

Open price :1.37039 Pivot :1.36981

R1 :1.37254               S1 :1.36769

R2 :1.37466               S2 :1.36496

R3 :1.37739               S3 :1.36284


DXY

Opportunity:  Bearish Range            97,400 – 97,000

Nasib mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya terus mengalami pelemahan. Tergambar pada Indeks Dollar AS (DXY) kembali anjlok dan sentuh level terendah 97,425. Kondisi tersebut mendekati level terendah dalam lebih dari 3 bulan karena pasar mata uang mempertahankan keengganan mereka terhadap Dollar AS di tengah kebijakan ekonomi Amerika Serikat yang tidak dapat diprediksi. Presiden Trump awalnya mengancam negara-negara besar Eropa yang menentang rencananya untuk mengakuisisi Greenland dengan tarif baru, sementara pemerintahannya mengambil sikap keras terhadap Denmark dan anggota NATO lainnya, sebelum kemudian membalikkan arah dan menangguhkan tarif sambil menahan diri untuk tidak mengungkapkan detail perjanjian. Dollar AS juga tertekan oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga lebih banyak daripada bank sentral utama lainnya pada tahun 2026 ini. Data dari Conference Board menunjukkan penurunan indikator ekonomi utama AS, dan survei dari UMich menunjukkan revisi ke bawah dalam ekspektasi inflasi. Sebaliknya, BoJ mempertahankan kebijakan moneter yang ketat sementara agregat PMI di Zona Euro menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan serangkaian data dari Inggris mendukung sikap hawkish di Komite Kebijakan Moneter (MPC) BoE.

Pivot : 97,787

R1 :    98,149         S1 :   97,093   

R2 :    98,843         S2 :   96,731

R3 :    99,205         S3 :   96,037


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bullish ke area 54,500

Indeks Nikkei 225 turun 0,2% menjadi di bawah 52.800 pada hari Selasa, memperpanjang kerugian dari sesi sebelumnya karena penguatan yen terus menekan pasar saham. Yen telah melonjak hampir 3% selama dua sesi terakhir di tengah kekhawatiran atas potensi intervensi terkoordinasi antara Tokyo dan Washington untuk mendukung mata uang tersebut. Penguatan yen menekan sektor-sektor yang bergantung pada ekspor di Jepang dan meningkatkan biaya aset Jepang bagi investor asing. Perusahaan-perusahaan yang berorientasi ekspor paling terpukul oleh aksi jual, dengan penurunan yang signifikan dari Mitsubishi Heavy Industries (-1,3%), Toyota Motor (-1,1%), Sony Group (-1,8%), Fujikura (-1,3%), dan Nintendo (-1,3%). Sentimen investor semakin tertekan karena kampanye pemilihan cepat untuk majelis rendah dimulai, dengan peringkat persetujuan Perdana Menteri Sanae Takaichi menunjukkan sedikit penurunan.

Pivot : 50,355

R1 : 50,555           S1 : 50,090

R2 : 50,820           S2 : 49,890

R3 : 51,285           S3 : 49,425


HANGSENG

Opportunity: Bullish ke area: 26,837

Indeks Hang Seng ditutup sedikit lebih tinggi di 26.765 pada hari Senin, membalikkan kerugian awal dan menandai kenaikan keempat berturut-turut di tengah kekuatan terutama dari saham properti dan keuangan. Indeks properti naik 1,8%, didorong oleh tanda-tanda stabilisasi di pasar perumahan Hong Kong berkat penurunan suku bunga, kenaikan sewa, dan penghapusan bea materai. Sektor keuangan juga menguat, menjelang keputusan kebijakan Fed AS akhir pekan ini, menyusul langkah China untuk mempertahankan suku bunga pinjaman pada rekor terendah untuk bulan kedelapan guna mendukung pertumbuhan. Saham emas dan pertambangan di Hong Kong berkinerja lebih baik, dengan Laopu Gold (7,2%), Chow Tai Fook (2,9%), dan Zhaojin Mining (1,6%) didukung oleh rekor harga emas di atas USD 5.000 dan kekuatan logam dasar. Pergerakan penting lainnya termasuk Sun Hung Kai Properties (3,7%), Mixue Group (3,6%), dan China Hongqiao Group (2,0%). Para pedagang kini mengantisipasi laporan laba industri China tahun 2025 yang akan dirilis pada hari Selasa, menyusul pertumbuhan yang lesu sebesar 0,1% pada Januari–November dan penurunan tajam sebesar 13% pada bulan November.

Pivot : 26,361

R1 : 26,620    S1 : 26,024

R2 : 26,957    S2 : 25,765

R3 : 27,216    S3 : 25,428


NASDAQ

Opportunity:Buy Limit: 25,523 | SL: 25,423 | TP: 26,750

Kontrak berjangka saham AS sedikit berubah pada hari Selasa setelah indeks acuan utama mencatatkan kenaikan yang solid untuk memulai pekan yang sibuk yang didominasi oleh keputusan kebijakan Federal Reserve dan pendapatan dari perusahaan teknologi besar. Pada sesi reguler Senin, Dow naik 0,64%, S&P 500 naik 0,5%, dan Nasdaq Composite naik 0,43%. Perhatian kini beralih ke pengumuman Fed pada hari Rabu di tengah spekulasi bahwa Presiden Donald Trump dapat menunjuk Ketua Fed baru paling cepat minggu ini. Di sisi korporasi, beberapa perusahaan teknologi berkapitalisasi besar akan melaporkan hasil keuangan mereka, termasuk Apple, Microsoft, Meta Platforms, Tesla, dan IBM. Di tempat lain, saham perusahaan asuransi kesehatan besar anjlok dalam perdagangan lanjutan setelah Pusat Layanan Medicare & Medicaid mengusulkan kenaikan rata-rata bersih yang moderat sebesar 0,09% dalam pembayaran kepada program Medicare Advantage untuk tahun 2027. UnitedHealth, Humana, dan CVS Health turun antara 8% dan 13%.

Pivot : 25,706.83

R1 : 25,784.67                     S1 : 25,620.92

R2 : 25,870.58                   S2 : 25,543.08

R3 : 26,034.33                  S3 : 25,379.33



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold
Opportunity: Bullish selama bertahan di atas 4.970-5.000, testing kembali resistance 5.111.

Harga emas melanjutkan tren penguatan dan diperdagangkan di kisaran USD 5.050 per troy ounce pada perdagangan Selasa, setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di atas USD 5.100 pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah eskalasi ketegangan perdagangan dan geopolitik global. Sentimen pasar memburuk setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengancam akan menaikkan tarif impor terhadap sejumlah produk dari Korea Selatan, termasuk otomotif, kayu, dan farmasi. Selain itu, tarif atas berbagai barang lainnya berpotensi naik dari 15% menjadi 25% karena dinilai tidak ada kemajuan berarti dalam kesepakatan dagang yang diumumkan tahun lalu.

Fokus pelaku pasar kini beralih ke pertemuan kebijakan Federal Reserve yang berlangsung selama dua hari mulai hari ini. Meskipun suku bunga diperkirakan tetap dipertahankan, investor akan mencermati secara seksama pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell, terutama di tengah meningkatnya tekanan dari Gedung Putih agar bank sentral menurunkan suku bunga. Sepanjang tahun ini, emas telah menguat hampir 17%, dengan reli yang turut didukung oleh fenomena debasement trade, di mana investor mulai menghindari mata uang dan obligasi akibat kekhawatiran fiskal. Permintaan yang kuat dari bank sentral global serta arus masuk berkelanjutan ke ETF berbasis emas juga menjadi faktor penopang utama kenaikan harga.

Pivot : 5.053

R1  5.111   R2  5.138  R3 5.219

S1  5.000   S2  4.958  S3  4.900


Silver

Opportunity : Sell limit 113.523 dengan target 106.273 dan stop loss di atas 128.023

XAGUSD memperlihatkan struktur teknikal yang sangat konstruktif. Harga bergerak kuat di atas Pivot Point 108.376, menandakan dominasi buyer masih terjaga. Breakout dari fase konsolidasi sebelumnya diikuti oleh impuls kenaikan yang solid, menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase bullish continuation. Pola higher high dan higher low yang terbentuk mengonfirmasi bahwa tren naik masih valid.

Selama harga mampu bertahan di atas area 108.376, peluang lanjutan penguatan tetap terbuka. Namun dengan kondisi Harga yang seakan sedang berada diatas langit, strategi penjualan cenderung lebih menarik dengan menjadikan level R3 sebagai resiko.

Open price :103.997         Pivot :108.376

R1 :113.523                        S1 :99.023

R2 :122.876                        S2 :93.876

R3 :128.023                        S3 :84.523


Oil

Opportunity : Meski  koreksi, harga masih bertahan di atas 60,00. Dengan begitu trend tetap bullish, testing resistance 61,20.

Harga minyak mentah WTI mengalami tekanan dan turun ke sekitar USD 60,3 per barel pada perdagangan Selasa, melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya. Penurunan harga terjadi seiring pelaku pasar menimbang kembali prospek keseimbangan pasokan dan permintaan global, meskipun risiko geopolitik masih membayangi. Tekanan datang setelah gangguan pasokan minyak dari Kazakhstan mulai mereda, menyusul dipulihkannya operasional di terminal ekspor utama di kawasan Laut Hitam, sehingga aliran pasokan kembali normal.

Namun demikian, pelemahan harga minyak tertahan oleh gangguan produksi di Amerika Serikat. Diperkirakan sekitar 15% dari total output minyak nasional AS sempat hilang selama akhir pekan akibat badai musim dingin besar yang melanda sejumlah wilayah penghasil energi. Dari sisi geopolitik, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah juga tetap menjadi faktor pendukung harga. Amerika Serikat dilaporkan meningkatkan kehadiran militernya di kawasan tersebut di tengah memanasnya hubungan dengan Iran, yang memicu kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan energi regional. Selain itu, mandeknya perundingan yang dimediasi AS antara Rusia dan Ukraina turut menopang harga minyak, karena kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pembatasan ekspor minyak mentah Rusia kemungkinan masih akan berlanjut.

Pivot: 60,00

R1  62,85         S1  60,00

R2  62,18          S2  59,40

R3  61,20          S3  58,45


 

DAILY ECONOMIC DATA


WEBINAR HARI INI (Selasa, 27 Januari 2026)

Halo, Sobat Trader…

Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:

Efek Kebijakan Trump: Harga Emas Resmi di Atas $5,000

Catat jam dan waktunya ya!

   Selasa, 27 Januari 2026 
  13.00 WIB
   Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia

Silakan klik link di sini untuk join:

YouTube & Zoom

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy