FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH
AUDUSD
Opportunity: Bullish Range 0,65300 – 0,65800
Penguatan mata uang Aussie terhadap mata uang Greenback kembali terjadi. Dolar Australia menguat dan sentuh $0,65373, memperpanjang relinya untuk sesi ke-3 berturut-turut, didukung oleh meredanya spekulasi mengenai pemangkasan suku bunga berikutnya dari Reserve Bank of Australia. Harga pasar saat ini menyiratkan hanya sekitar 34 bps pelonggaran tambahan untuk sisa tahun 2025, dengan kemungkinan pergerakan di bulan September turun menjadi sekitar 25%, setelah inflasi bulan Juli lebih tinggi dari perkiraan. Analis memperkirakan RBI akan menunggu hingga November, setelah inflasi Q3 tersedia, sebelum melanjutkan siklus pelonggarannya. Mata uang Australia juga mendapat dukungan dari melemahnya dolar AS, karena para pedagang meningkatkan taruhan pada pemangkasan suku bunga Fed pada bulan September setelah Presiden Fed New York John Williams mengisyaratkan opsi tersebut ada di atas meja. Presiden Donald Trump juga berupaya memperluas pengaruhnya atas bank sentral dengan berupaya menyingkirkan Gubernur Fed Lisa Cook dan menggantinya dengan calon yang lebih bersikap dovish. Menambah sentimen positif, data lokal menunjukkan investasi bisnis sedikit meningkat pada kuartal Juni, dengan penguatan di sektor pusat data dan logistik.
Pivot : 0,65223
R1 : 0,65452 S1 : 0,65072
R2 : 0,65603 S2 : 0,64843
R3 : 0,65832 S3 : 0,64692
USDJPY
Opportunity: Bearish Range 146,900 – 146,300
Terbatasnya pergerakan mata uang Yen Jepang terhadap mata uang Greenback mulai mereda,ditengah tanda penguatan. Mendobrak pola perdagangan sideways yang telah berlangsung selama hampir 4 minggu karena investor bersiap menghadapi gelombang data ekonomi. Pada hari ini para pelaku pasar akan mencermati laporan produksi industri, penjualan ritel, dan kepercayaan konsumen, di antara laporan lainnya. Data inflasi Tokyo — yang dipandang sebagai tolok ukur utama tren harga nasional — juga akan dicermati untuk sinyal kebijakan Bank of Japan. Selama akhir pekan, Gubernur BOJ Kazuo Ueda mengatakan upah akan terus naik di tengah pengetatan pasar tenaga kerja, memperkuat ekspektasi bahwa kondisi untuk kenaikan suku bunga berikutnya secara bertahap mulai terbentuk. Pada pertemuan bulan Juli, BOJ mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi menaikkan proyeksi inflasi dan memberikan nada yang lebih optimis terhadap perekonomian. Di sisi perdagangan, kepala negosiator Jepang Ryosei Akazawa membatalkan perjalanan ke Washington di mana ia diperkirakan akan membahas detail investasi Jepang di AS.
Pivot : 147,013
R1 : 147,374 S1 : 146,550
R2 : 147,837 S2 : 146,189
R3 : 148,198 S3 : 145,726
GBPUSD
Opportunity: Bearish menuju 1.3482 – 1.3453
Pounds menguat terhadap U S Dollar pada perdagangan Kamis kemarin. Penguatan mata-uang Inggris ini terjadi di tengah turunnya angka Klaim pengangguran U.S dan meningkatnya laporan GDP ke angka 3.3% yang di atas angka perkiraan. Indeks dollar melemah sebesar 0,34% di level 97,830 dan poundsterling yang menguat 0,13% ke $1,3516. pelaku pasar meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga bulan depan. Tekanan terhadap dollar semakin besar setelah Presiden Donald Trump meningkatkan upayanya untuk mempengaruhi kebijakan moneter, termasuk usahanya untuk memberhentikan Lisa Cook, salah satu gubernur The Fed.
Pounds masih berpotensi melemah pada perdagangan hari ini yang akan disebabkan rilisnya data PCE dan Personal Income U.S pada malam nanti yang diperkirakan akan menguat.
Open : 1.3508 Pivot : 1.3506
R1 : 1.3518 S1 : 1.3492
R2 : 1.3530 S2 : 1.3482
R3 : 1.3563 S3 : 1.3453
EURUSD
Opportunity: Bearish menuju 1.1623 – 1.1603
Euro ditutup menguat pada perdagangan Kamis kemarin. Penguatan mata-uang Euro terjadi di tengah turunnya Sentimen Ekonomi kawasan Uni Eropa ke level 95.2 versus 95.7 angka sebelumnya. Euro yang naik 0,43% ke $1,1688 dan Indeks dollar terakhir tercatat turun 0,34% di level 97,830. Pelemahan mata-uang U S Dollar terjadi di tengah turunnya angka Klaim pengangguran U.S dan meningkatnya laporan GDP ke angka 3.3% yang di atas angka perkiraan.
Para pelaku pasar meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga bulan depan. Tekanan terhadap dollar semakin besar setelah Presiden Donald Trump meningkatkan upayanya untuk mempengaruhi kebijakan moneter, termasuk usahanya untuk memberhentikan Lisa Cook, salah satu gubernur The Fed.
Euro masih berpotensi melemah pada perdagangan hari ini yang akan disebabkan rilisnya data PCE dan Personal Income U.S pada malam nanti yang diperkirakan akan menguat.
Open : 1.1681 Pivot : 1.1668
R1 : 1.1696 S1 : 1.1651
R2 : 1.1718 S2 : 1.1623
R3 : 1.1741 S3 : 1.1603
USDCHF
Opportunity: Bullish menuju 0.8040 – 0.8070
Swiss Franc ditutup menguat pada perdagangan Kamis kemarin. Penguatan mata-uang Swiss terjadi di tengah turunnya angka GDP Swiss ke level 1.2% versus 1.8% angka sebelumnya dan jatuhnya angka KOF Leading Indicators ke level 97.4 versus 101.3 angka sebelumnya. U.S Dollar melemah setelah pelaku pasar meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga bulan depan. Tekanan terhadap dollar semakin besar setelah Presiden Donald Trump meningkatkan upayanya untuk mempengaruhi kebijakan moneter. Meskipun data terbaru menunjukkan perbaikan klaim pengangguran dan pertumbuhan produk domestik bruto yang sedikit lebih tinggi dari perkiraan, dollar tetap bergerak lemah karena pelaku pasar menunggu data penting lainnya seperti indeks harga PCE dan laporan tenaga kerja non-farm payroll pekan depan. CHF berpotensi melemah pada perdagangan hari ini yang akan disebabkan rilisnya data PCE dan Personal Income U.S pada malam nanti yang diperkirakan akan menguat.
Open : 0.8014 Pivot : 0.8015
R1 : 0.8029 S1 : 0.8006
R2 : 0.8040 S2 : 0.7992
R3 : 0.8070 S3 : 0.7967
USDCAD
Opportunity : Sell di breakout 1.37287 dengan target 1.36802 dan stop loss diatas 1.37590
Pergerakan harga pada timeframe harian menunjukkan bahwa pair ini kini sedang menguji area support penting di 1.37500 – 1.37209. Selama support ini mampu bertahan, peluang terjadinya rebound cukup terbuka dengan potensi penguatan menuju 1.37772 hingga 1.38075, bahkan tidak menutup kemungkinan kembali ke area 1.38790 jika momentum beli menguat. Namun, bila tekanan jual berlanjut dan harga menembus level 1.37209 secara meyakinkan, maka bearish berpotensi dominan dengan target penurunan berikutnya di sekitar 1.36802 hingga 1.35000. Dengan demikian, level 1.37209 menjadi titik penentu arah pergerakan USDCAD selanjutnya.
Open price :1.37387 Pivot :1.37590
R1 :1.37772 S1 :1.37287
R2 :1.38075 S2 :1.37105
R3 :1.38257 S3 :1.36802
DXY
Opportunity: Bearish Range 97,800 – 97,500
Tekanan yang terjadi pada mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya kembali mewarnai pergerakan market. Nampak terlihat pada Indeks Dollar AS (DXY) kembali anjlok ke level 97,736. Penyebabnya karena para pelaku pasar menunggu laporan inflasi utama(Core PCE Price Index). Data yang direvisi menunjukkan ekonomi AS tumbuh sedikit lebih cepat di kuartal kedua, didukung oleh investasi bisnis dan perdagangan yang lebih kuat. Malam hari nanti, tolok ukur pilihan The Fed, PCE inti, diperkirakan akan menunjukkan peningkatan tahunan sebesar 2,9% di bulan Juli, laju tercepat dalam 5 bulan. Para investor mencermati pernyataan pejabat Fed untuk mendapatkan petunjuk apakah suku bunga dapat diturunkan pada bulan September. Sementara itu, laporan lain menunjukkan klaim pengangguran sedikit turun, menandakan perusahaan mempertahankan pekerjanya meskipun terdapat ketidakpastian.
Pivot : 97,953
R1 : 98,170 S1 : 97,679
R2 : 98,444 S2 : 97,462
R3 : 98,661 S3 : 97,188
INDICES ZONE BY FEDI
NIKKEI
Opportunity: Slightly up ke area 42,800
Indeks Nikkei 225 naik 0,73% menjadi 42.829 sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,65% menjadi 3.090 pada hari Kamis, memulihkan sebagian kerugian minggu ini karena saham chip menguat setelah Nvidia melaporkan laba dan pendapatan yang lebih kuat dari perkiraan. Namun, penjualan pusat data Nvidia meleset dari perkiraan untuk kuartal kedua berturut-turut, dan perusahaan tersebut tidak mengungkapkan penjualan chip H20 ke Tiongkok selama periode tersebut. Di sisi perdagangan, kepala negosiator Jepang Ryosei Akazawa membatalkan rencana perjalanan ke Washington, di mana ia dijadwalkan untuk membahas investasi Jepang di AS. Di dalam negeri, perhatian beralih ke serangkaian laporan ekonomi yang akan dirilis pada hari Jumat, termasuk produksi industri, penjualan ritel, dan kepercayaan konsumen. Pembacaan inflasi Tokyo, yang dianggap sebagai pengukur utama tren harga nasional, juga akan diawasi secara ketat untuk mendapatkan petunjuk tentang sikap kebijakan Bank of Japan. Di antara yang bergerak menonjol adalah SoftBank Group (3,2%), Fujikura (5,5%), Advantest (1,5%), Sanrio (-3,6%) dan Tokyo Electron (2%).
Pivot : 42,742
R1 : 43,213 S1 : 42,443
R2 : 43,512 S2 : 41,972
R3 : 43,983 S3 : 41,673
HANGSENG
Opportunity: Bullish ke area: 25,333
Hang Seng tergelincir 203 poin atau 0,8% hingga ditutup pada 24.999 pada hari Kamis, memperpanjang penurunannya ke sesi ketiga, terbebani oleh kerugian dalam saham konsumen dan teknologi. Indeks acuan mencapai level terendah dalam seminggu di tengah meningkatnya keraguan atas keberlanjutan reli saham Tiongkok, yang telah dibangun sejak April, dan kehati-hatian menjelang rilis PMI Tiongkok resmi bulan Agustus akhir pekan ini. Meituan jatuh 13,2% karena meningkatnya persaingan di pasar pengiriman makanan domestik dan ekspansi terbatas di luar negeri, khususnya di Brasil. Alibaba turun 4,7% karena bergerak untuk membiayai kembali pinjaman USD 6,5 miliar yang jatuh tempo tahun depan. Sebaliknya, kekhawatiran terkait perdagangan atas bisnis Nvidia di Tiongkok memacu kenaikan kuat pada rekan-rekan lokal, dengan SMIC melonjak 10,5%, Horizon Robotics 13,7%, dan Lenovo Group 2,5%. Kerugian lebih lanjut dibatasi oleh rebound dalam kontrak berjangka AS, karena ekspektasi terhadap penurunan suku bunga Fed bulan depan meningkat menyusul perubahan sikap dovish Ketua Powell dan tekanan Presiden Trump pada bank sentral.
Pivot : 24,988
R1 : 25,243 S1 : 24,851
R2 : 25,380 S2 : 24,596
R3 : 25,635 S3 : 24,459
NASDAQ
Opportunity: Buy Limit: 23,683 | SL: 23,583 | TP: 23,880
Harga saham berjangka AS stabil pada hari Jumat karena investor menantikan rilis indeks harga PCE, ukuran inflasi pilihan Federal Reserve, untuk panduan kebijakan terbaru. Dalam perdagangan lanjutan, saham Autodesk melonjak 10% dan Ulta Beauty naik 2,5% setelah kedua perusahaan mengeluarkan proyeksi optimis, sementara saham Dell Technologies turun sekitar 5% karena prospek kuartal berjalan yang lebih lemah dari perkiraan. Selama sesi perdagangan reguler hari Kamis, S&P 500 naik 0,32% ke level tertinggi sepanjang masa, sementara Dow Jones naik 0,16% dan Nasdaq naik 0,53%. Sentimen pasar didukung oleh data ekonomi yang tangguh dan optimisme yang berkelanjutan seputar kecerdasan buatan, meskipun Nvidia memberikan sinyal yang beragam. Produsen chip tersebut mencatat lonjakan pendapatan kuartalan sebesar 56% tetapi tidak memasukkan potensi penjualan di Tiongkok dalam proyeksi ke depan, yang menyebabkan sahamnya sedikit melemah. Namun, para analis menaikkan target harga dan menegaskan kembali keyakinan mereka terhadap pertumbuhan yang didorong oleh AI, membantu mempertahankan momentum sektor ini.
Pivot : 23,682.17
R1 : 23,877.83 S1 : 23,564.58
R2 : 23,996.42 S2 : 23,367.92
R3 : 24,192.08 S3 : 23,249.33
COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF
Gold
Opportunity: Bullish, namun indikator RSI mulai menunjukkan overbought. Potensi koreksi ke kisaran 3.395-3.383 sebelum melanjutkan kenaikan.
Harga emas melonjak menembus level $3,415 per ons pada Kamis, mencapai titik tertinggi dalam lima minggu. Kenaikan ini didorong oleh pelemahan dolar AS sebesar 0,4% yang membuat emas lebih murah bagi pembeli luar negeri, sehingga meningkatkan permintaan.
Selain faktor dolar, sentimen safe haven turut menguat seiring meningkatnya ketidakpastian politik dan ekonomi. Pasar semakin meyakini kemungkinan besar Federal Reserve akan memangkas suku bunga lebih cepat dan lebih dalam, dengan probabilitas 87% untuk pemangkasan 25 basis poin pada September. Fokus investor kini tertuju pada rilis data PCE inflation hari Jumat yang dapat menjadi petunjuk lebih lanjut arah kebijakan moneter.
Situasi bertambah kompleks setelah Gubernur The Fed Lisa Cook menggugat otoritas Presiden Trump terkait ancaman pemecatan dirinya, menimbulkan kekhawatiran atas independensi bank sentral. Di sisi lain, meskipun klaim pengangguran mingguan turun, tanda-tanda pelemahan momentum pasar tenaga kerja serta potensi meningkatnya tingkat pengangguran semakin memperkuat ekspektasi sikap dovish The Fed. Kombinasi faktor-faktor ini menjaga daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.
Pivot : 3.395
R1 3.423 R2 3.434 R3 3.451
S1 3.395 S2 3.383 S3 3.373
Silver
Opportunity : buy di breakout 39.258 dengan target 39.465 dan stop loss dibawah 38.907
Pergerakan XAGUSD pada H4 menunjukkan tren bullish jangka pendek setelah harga berhasil bangkit dari area support sekitar 38.073 dan kini bergerak di atas level pivot harian di 38.907. Saat ini harga berada di kisaran 39.078, mendekati resistance terdekat R1 39.258. Selama harga mampu bertahan di atas pivot point, momentum kenaikan masih cukup kuat dengan potensi menguji R1 39.258, bahkan melanjutkan ke R2 39.465 apabila tekanan beli berlanjut.
Namun, apabila terjadi koreksi, area 38.907 (PP) akan menjadi support penting. Penembusan ke bawah level ini dapat membawa harga kembali menguji S1 38.700, bahkan S2 38.349 jika tekanan jual meningkat. Secara keseluruhan, outlook masih cenderung positif selama harga tidak kembali jatuh di bawah 38.700.
Open price :39.007 Pivot :38.907
R1 :39.258 S1 :38.700
R2 :39.465 S2 :38.349
R3 :39.816 S3 :38.142
Oil
Opportunity :Bullish selama di atas 63,51, testing resistnce 65,10
Harga minyak mentah berbalik naik pada Kamis setelah sempat tertekan di awal sesi. Brent crude ditutup menguat 57 sen (0,8%) ke $68,62 per barel, sementara WTI naik 45 sen (0,7%) ke $64,60 per barel.
Perubahan arah harga terjadi usai pernyataan Gedung Putih bahwa Presiden AS Donald Trump tidak senang atas serangan rudal dan drone Rusia ke Ukraina pada Kamis dini hari yang menewaskan sedikitnya 21 orang di Kyiv. Ukraina juga mengklaim berhasil menyerang dua kilang minyak Rusia menggunakan drone. Komentar Gedung Putih meningkatkan risiko geopolitik yang menopang harga minyak.
Namun, pasar tetap menghadapi tekanan dari sisi fundamental. Rencana OPEC+ menambah pasokan sebesar 547.000 barel per hari mulai September, berlanjutnya pasokan Rusia melalui pipa Druzhba ke Eropa Tengah, serta proyeksi melemahnya permintaan pasca libur panjang Labor Day di AS menimbulkan kekhawatiran surplus pasokan.
Pivot: 63,51
R1 65,10 S1 63,51
R2 65,80 S2 62,99
R3 66,37 S3 62,50
DAILY ECONOMIC DATA
WEBINAR HARI INI (Jum’at, 29 Agustus 2025)
Halo, Sobat Trader…
Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:
Bagaimana Pergerakan AUSSIE Setelah Data CPI Australia?
Catat jam dan waktunya ya!
![]() | Jum’at, 29 Agustus 2025 |
![]() | 14.00 WIB |
![]() | Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia |
Silakan klik link di sini untuk join: