Ramadhan-01
Download TPFx Mobile Available On
Ramadhan-01
Ramadhan-01

Pasar Global Terpukul Dampak Tarif Dagang AS dan Kekhawatiran Resesi

by Alwy Assegaf

FLASH NEWS

Economic News & Analysis

Indeks saham utama AS mencatat penurunan harian terbesar sejak 2020 pada hari Kamis, sementara dollar AS melemah. Tarif perdagangan yang diumumkan oleh Presiden AS memicu ketakutan akan resesi global dan mendorong investor beralih ke aset safe-haven seperti obligasi dan yen.

Perusahaan-perusahaan dalam indeks S&P 500 kehilangan nilai pasar gabungan sebesar $2,4 triliun, mencatat kerugian harian terbesar sejak pandemi COVID-19 mengguncang pasar global pada 16 Maret 2020. Nasdaq Composite memimpin penurunan di Wall Street, anjlok 5,97%, mencatat kejatuhan harian terbesar sejak Maret 2020. S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average juga mengalami penurunan harian terbesar sejak Juni 2020.

Para trader terguncang oleh kebijakan tarif baru yang menetapkan bea masuk dasar 10% untuk barang impor serta tarif balasan yang besar dari puluhan negara yang dianggap memiliki hambatan perdagangan yang tidak adil. Investor khawatir bahwa ketegangan dagang ini dapat memicu perlambatan ekonomi global dan meningkatkan inflasi, terutama karena ekonomi dunia baru saja pulih dari lonjakan inflasi pascapandemi dan masih menghadapi ketidakstabilan geopolitik.

Saham Apple jatuh 9,2% karena tarif terhadap China, tempat produksi utamanya. Amazon turun 9%, Microsoft melemah 2,4%, dan Nvidia merosot 7,8%. Sektor teknologi dalam indeks S&P 500 turun 6,9%, sementara sektor energi turun 7,5% karena harga minyak anjlok lebih dari 6% dalam sehari.

Indeks volatilitas CBOE, yang dikenal sebagai indikator ketakutan di Wall Street, naik ke level 30,02, tertinggi sejak 5 Agustus 2024. Dow Jones turun 1.679,39 poin atau 3,98% ke 40.545,93, S&P 500 turun 274,45 poin atau 4,84% ke 5.396,52, dan Nasdaq Composite jatuh 1.050,44 poin atau 5,97% ke 16.550,61. Indeks MSCI untuk saham global juga turun 28,47 poin atau 3,41% ke 807,64, mencatat penurunan harian terbesar sejak Juni 2022.

Dollar AS mengalami pelemahan tajam. Euro mencapai level tertinggi enam bulan terhadap dollar dan naik 1,74% ke $1,1037. Dollar juga melemah 1,95% terhadap yen Jepang ke 146,445 yen dan turun 2,35% terhadap franc Swiss ke 0,8608 franc.

Di Eropa, blok Uni Eropa yang terdiri dari 27 negara kini menghadapi tarif balasan sebesar 20%. Indeks STOXX 600 Eropa turun 2,57%. Tarif balasan juga berdampak besar pada Asia, dengan China dikenai tarif 34%, Jepang 24%, Korea Selatan 25%, dan Vietnam 46%.

Lonjakan permintaan terhadap obligasi pemerintah yang dianggap sebagai aset paling aman menyebabkan imbal hasil obligasi AS turun. Imbal hasil obligasi 10 tahun AS turun 14,6 basis poin ke 4,049% setelah menyentuh level 4,004%, yang merupakan level terendah sejak 25 November. Ini juga merupakan penurunan harian terbesar sejak 2 Agustus.

Imbal hasil obligasi pemerintah Eropa juga turun, dengan imbal hasil obligasi Jerman 10 tahun, yang menjadi tolok ukur kawasan euro, mencapai level terendah sejak 4 Maret. Jika tarif ini memicu resesi, bank sentral di seluruh dunia kemungkinan akan memangkas suku bunga, yang akan menguntungkan pasar obligasi.

Lembaga pemeringkat kredit Fitch memperingatkan bahwa kebijakan tarif ini adalah “perubahan besar” bagi ekonomi AS dan global. Deutsche Bank menyebutnya sebagai momen “sekali seumur hidup” yang dapat memangkas pertumbuhan ekonomi AS sebesar 1%-1,5% tahun ini.

Harga minyak turun setelah OPEC+ mengumumkan peningkatan produksi secara mengejutkan, sehari setelah kebijakan tarif baru diumumkan. Harga minyak Brent turun $4,81 atau 6,42% ke $70,14 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun $4,76 atau 6,64% ke $66,95 per barel.

Emas sempat mencapai rekor tertinggi di atas $3.160 per ons sebelum melemah. Harga emas spot terakhir turun 0,85% ke $3.106,99 per ons.

Prospek Harga Emas Hari Jumat (04/04)

Pergerakan emas pada time frame H4 menunjukkan tren bullish dengan adanya kenaikan harga yang signifikan sejak akhir Februari. Harga saat ini sedang menguji level pivot point (PP) di 3110.61 setelah mengalami koreksi dari level resistance R1 di 3167.09. Tren naik masih didukung oleh garis tren biru yang berfungsi sebagai support dinamis. Jika harga mampu bertahan di atas garis tren dan level pivot, ada peluang untuk melanjutkan kenaikan menuju R1, bahkan ke R2 di 3224.15.

Namun, jika harga menembus support S1 di 3053.55 dan garis tren, potensi pelemahan dapat berlanjut ke S2 di 2997.07 atau lebih dalam ke S3 di 2940.01. Indikator RSI berada di sekitar 52.03, menunjukkan momentum yang masih netral tanpa indikasi overbought atau oversold yang kuat. Oleh karena itu, reaksi harga terhadap level pivot dan garis tren akan menjadi kunci dalam menentukan arah selanjutnya.

Data Perdagangan pada hari Kamis (03/04)

Open: 3.135,21   High: 3.167,68   Low: 3.054,14    Close: 3.110,02   Range: 113,54

GOLD INTRADAY AREA

R1  3.167,09   R2  3.224,14   R3 3.280,63

S1  3.053,55    S2 2.997,07    S3 2.940,01

OPEN POSITION BUY
Price Level 3.078
Profit Target Level 3.110
Stop Loss Level 3.053
OPEN POSITION SELL
Price Level 3.140
Profit Target Level 3.110
Stop Loss Level 3.168

Prospek Harga Minyak Hari Jumat (04/04)

Pergerakan US Oil pada time frame H4 menunjukkan pembalikan arah yang tajam setelah sebelumnya berada dalam tren naik. Harga mengalami penurunan drastis, menembus dua garis tren biru yang sebelumnya berfungsi sebagai support, serta melewati beberapa level support utama di sekitar 68,19 dan 67,63, yang kini beralih menjadi resistance. Penurunan ini juga membawa harga di bawah garis moving average merah, yang semakin menegaskan perubahan sentimen pasar menjadi bearish.

Dengan RSI berada di kisaran 26.27, pasar telah memasuki zona oversold, tetapi tekanan jual masih mendominasi tanpa adanya tanda pembalikan yang jelas. Jika tekanan bearish berlanjut, harga berpotensi turun lebih jauh menuju level support di 65,96, 65,26, atau bahkan 64,50. Namun, jika terjadi pullback, harga perlu kembali ke atas 67,14 atau lebih jauh lagi ke 67,63 agar ada peluang pemulihan yang lebih kuat.

Data perdagangan pada hari Kamis (03/04)

Open: 70,35    High: 70,37   Low: 65,96  Close: 66,58  Range: 4,41

OIL INTRADAY AREA

R1   67,14  R2  67,63  R3 68,19

S1  65,96   S2 65,26   S3 64,50

OPEN POSITION BUY
Price Level 66,00
Profit Target Level 67,10
Stop Loss Level 65,00
OPEN POSITION SELL
Price Level 67,10
Profit Target Level 66,10
Stop Loss Level 67,70

You may also like

Leave a Comment

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62) 21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. –Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy