Market Summary
Peluang trading EUR/USD terbuka setelah pasangan mata uang ini menguat sekitar 0,35% pada sesi Asia awal pekan dan bergerak di dekat level 1,1680. Penguatan tersebut terjadi usai harga memantul dari level terendah satu bulan di area 1,1620. Sentimen pasar berubah cepat menyusul tekanan terhadap dolar AS, sehingga euro mendapat ruang untuk bergerak lebih tinggi meski reli masih terbatas.
Isu Independensi The Fed Menekan Dolar AS
Peluang trading EUR/USD semakin diperhatikan pasar setelah muncul kabar bahwa pemerintah AS berupaya memulai penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell. Isu ini memicu kekhawatiran serius terkait independensi bank sentral AS. Powell menilai langkah tersebut sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia menilai tekanan itu berpotensi memaksa The Fed menyesuaikan kebijakan suku bunga dengan kepentingan politik, bukan kondisi ekonomi.
Dampaknya, indeks dolar AS terkoreksi ke kisaran 98,9 dan mengakhiri reli empat hari beruntun. Tekanan terhadap greenback juga datang dari ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan tahun ini. Sentimen tersebut menguat setelah data nonfarm payrolls terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja di bawah perkiraan.
Faktor Geopolitik dan Sentimen Safe Haven
Di sisi lain, ketegangan geopolitik masih membatasi penguatan euro. Situasi di Iran yang semakin memanas serta ketidakpastian di Amerika Selatan menjaga daya tarik dolar AS sebagai aset safe haven. Kondisi ini membuat pergerakan EUR/USD cenderung volatil dan sensitif terhadap perkembangan berita global.
Fokus Pasar pada Data dan Agenda Penting Pekan Ini
Peluang trading EUR/USD juga dipengaruhi agenda ekonomi dan politik penting dalam beberapa hari ke depan. Pasar akan mencermati pidato Presiden Fed Atlanta, Raphael Bostic, yang dapat memberi petunjuk tambahan terkait arah kebijakan moneter. Selain itu, rilis data inflasi AS (CPI) dijadwalkan pada Selasa dan berpotensi menjadi katalis utama pergerakan dolar.
Pada Rabu, putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif perdagangan Presiden Donald Trump turut berisiko memicu volatilitas baru di pasar valuta asing. Kombinasi faktor ekonomi, politik, dan geopolitik ini membuat EUR/USD berada dalam fase krusial, dengan peluang trading yang tetap terbuka namun memerlukan manajemen risiko yang ketat.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan EUR/USD pada time frame H4 masih berada dalam kecenderungan bearish dengan level pivot di 1.1700. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual diperkirakan masih berlanjut dengan potensi pengujian area support 1.1660 hingga 1.1620.
Sebagai skenario alternatif, penembusan dan pergerakan stabil di atas 1.1700 dapat membuka ruang kenaikan lanjutan menuju area resistance 1.1710–1.1725.
Resistance 1: 1.1700 Resistance 2: 1.1710 Resistance 3: 1.1725
Support1: 1.1660 Support 2: 1.1640 Support 3: 1.1620
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
