Market Summary
Peluang Trading Perak terlihat ketika harga perak (XAG/USD) bergerak mendatar di dekat level tertinggi sepanjang masa 95,90 pada sesi Eropa awal Rabu. Konsolidasi ini terjadi karena pelaku pasar memilih menahan posisi sambil menunggu pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump di World Economic Forum (WEF) Davos yang dijadwalkan pukul 13.00 GMT (20:30 WIB).
Fokus Pasar pada Pidato Trump di Davos
Pidato Trump menjadi perhatian utama pasar global karena diperkirakan memberikan petunjuk kebijakan lanjutan Amerika Serikat terhadap Uni Eropa. Washington terus menekan negara-negara Eropa yang menolak ambisi AS terkait Greenland. Ketidakpastian ini menjaga minat terhadap aset safe haven, termasuk perak.
Eskalasi Ketegangan Dagang AS–Uni Eropa
Trump sebelumnya mengumumkan tarif impor 10% terhadap beberapa negara Uni Eropa dan Inggris yang mulai berlaku 1 Februari. Ia juga menyampaikan kemungkinan kenaikan tarif lanjutan. Langkah tersebut memicu respons keras dari Eropa. Uni Eropa menyebut kebijakan tarif AS tidak diinginkan dan mengisyaratkan tindakan balasan yang setara.
Presiden Prancis Emmanuel Macron secara terbuka mengkritik taktik tarif AS dan mendorong penggunaan Anti-Coercion Instrument. Parlemen Eropa bahkan berencana menangguhkan persetujuan kesepakatan dagang AS–UE yang disepakati Juli lalu, menandai meningkatnya ketegangan ekonomi transatlantik.
Safe Haven Menguat di Tengah Ketidakpastian Global
Lingkungan geopolitik yang penuh risiko mendorong penguatan aset lindung nilai. Peluang Trading Perak menguat seiring meningkatnya permintaan safe haven, sementara daya tarik aset Amerika Serikat cenderung melemah akibat konflik dagang yang berlarut-larut. Kondisi ini membuat perak tetap menarik di mata investor global.
Pergerakan Dolar AS dan Dampaknya
Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan di sekitar level 98,60 setelah mengalami volatilitas tinggi. Meski sempat menguat, tekanan kembali muncul karena sentimen “Sell America” berkembang di tengah kekhawatiran perang dagang AS–UE. Dolar yang relatif lemah secara teknikal mendukung stabilitas harga perak di level tinggi.
Kebijakan The Fed dan Persepsi Pasar
Dolar AS masih memperoleh dukungan terbatas dari data pasar tenaga kerja yang solid, yang menunda ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed hingga Juni. Pejabat The Fed menyatakan belum melihat urgensi pelonggaran kebijakan sebelum inflasi benar-benar mendekati target 2%.
Morgan Stanley merevisi proyeksi kebijakan moneternya dengan memperkirakan pemangkasan suku bunga pertama pada Juni 2026, diikuti pemangkasan kedua pada September. Perubahan ekspektasi ini turut memengaruhi dinamika Dolar dan menjaga volatilitas di pasar logam mulia.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan XAU/USD pada time frame H4 masih berada dalam kecenderungan bullish, dengan level pivot di 93,00. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka dengan resistance terdekat di 95,87. Jika harga berhasil menembus area resistance ini, potensi penguatan lanjutan dapat mengarah ke zona 97,50–98,60.
Sebagai skenario alternatif, Trading Central menilai bahwa apabila harga turun dan menembus di bawah level 93,00, maka tekanan jual berpotensi berlanjut hingga menguji area support di kisaran 92,00–90,90.
Resistance 1: 95,87 Resistance 2: 97,50 Resistance 3: 98,60
Support1: 93,00 Support 2: 92,00 Support 3: 90,90
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
