Market Summary
Peluang Trading USD/CAD melemah tipis ke sekitar 1,3610 selama sesi Eropa hari Senin, mengakhiri tren kenaikan tiga hari sebelumnya. Pergerakan pasangan ini terbatas karena pasar di United States tutup memperingati Presidents’ Day dan Canada libur Family Day. Kondisi ini menurunkan volume perdagangan dan membuat volatilitas relatif rendah.
Likuiditas yang tipis membuat pelaku pasar cenderung menahan posisi baru. Pergerakan harga menjadi lebih sensitif terhadap ekspektasi fundamental dibandingkan arus transaksi besar. Situasi ini biasanya memicu fase konsolidasi sebelum muncul katalis utama berikutnya.
Fokus Pasar Tertuju pada Data Inflasi Kanada
Investor kini menunggu rilis data inflasi Kanada yang akan dipublikasikan Selasa. Inflasi tahunan diperkirakan naik menjadi 2,5% dari sebelumnya 2,4%, sementara inflasi bulanan diproyeksikan naik 0,1% setelah sebelumnya mencatat kontraksi -0,2%.
Data inflasi ini berpotensi menjadi katalis penting bagi arah USD/CAD. Jika inflasi meningkat sesuai atau di atas ekspektasi, Dolar Kanada dapat memperoleh dukungan tambahan. Sebaliknya, inflasi yang lebih lemah dapat memperkuat dominasi Dolar AS dalam jangka pendek.
Namun, mata uang Kanada tetap tertekan karena harga minyak mentah bergerak stabil tanpa tren kuat. West Texas Intermediate (WTI) bertahan di sekitar $62,70 per barel, sehingga gagal memberikan dorongan signifikan bagi CAD yang sangat sensitif terhadap pergerakan energi.
Dolar AS Stabil Meski Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Meningkat
Indeks Dolar AS bertahan di sekitar level 97,00 setelah mengalami pemulihan terbatas. Stabilitas ini muncul di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga dalam waktu dekat sebelum mempertimbangkan pelonggaran kebijakan.
Data inflasi AS menunjukkan perlambatan, dengan CPI tahunan turun menjadi 2,4% dari 2,7%. Penurunan ini memperkuat ekspektasi bahwa tekanan inflasi mulai mereda. Pada saat yang sama, pasar tenaga kerja tetap solid setelah Nonfarm Payrolls mencatat pertumbuhan terkuat dalam lebih dari satu tahun.
Menurut data dari CME Group, probabilitas suku bunga tetap pada pertemuan Maret mencapai sekitar 90%. Pasar juga memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga masing-masing 25 basis poin sebelum akhir tahun, dengan peluang pertama terjadi pada Juni.
Ekspektasi pelonggaran kebijakan ini membatasi potensi penguatan Dolar AS secara agresif. Namun, kekuatan pasar tenaga kerja tetap memberikan fondasi bagi stabilitas mata uang tersebut.
Komentar Pejabat Fed Mendukung Prospek Pelonggaran Bertahap
Presiden Chicago Fed, Austan Goolsbee, menyatakan bahwa laporan inflasi terbaru menunjukkan kombinasi sinyal positif dan risiko yang masih perlu diperhatikan. Ia menyoroti bahwa inflasi sektor jasa masih relatif tinggi meskipun tren keseluruhan menunjukkan perbaikan.
Goolsbee juga menekankan bahwa pasar tenaga kerja tetap stabil dan hanya mengalami pendinginan moderat. Ia menambahkan bahwa suku bunga masih memiliki ruang untuk turun, yang mengindikasikan peluang pelonggaran kebijakan secara bertahap jika tren inflasi terus membaik.
Komentar ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa arah kebijakan moneter akan lebih longgar dalam jangka menengah.
Faktor Geopolitik dan Harga Minyak Menahan Penguatan CAD
Dolar Kanada juga dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik global. Pasar memantau pembicaraan antara AS dan Iran terkait isu nuklir serta negosiasi Rusia-Ukraina. Ketidakpastian hasil negosiasi membuat pasar energi bergerak terbatas.
Harga minyak yang stagnan mengurangi potensi penguatan CAD. Mata uang ini biasanya menguat ketika harga minyak naik karena peran Kanada sebagai eksportir energi utama. Tanpa katalis dari sektor energi, CAD kesulitan membangun momentum bullish yang kuat.
Outlook Jangka Pendek USD/CAD Tetap Bergantung pada Data dan Kebijakan
Secara keseluruhan, Peluang Trading USD/CAD saat ini dipengaruhi oleh kombinasi likuiditas rendah, ekspektasi kebijakan Fed, dan data inflasi Kanada yang akan datang. Stabilitas Dolar AS dan lemahnya dukungan dari harga minyak membuat pasangan ini bergerak dalam kisaran terbatas.
Dalam jangka pendek, arah berikutnya akan sangat bergantung pada hasil data inflasi Kanada dan ekspektasi kebijakan moneter AS. Jika inflasi Kanada mengecewakan dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed tertunda, USD/CAD berpotensi menguat kembali.
Sebaliknya, inflasi Kanada yang kuat dan sinyal pelonggaran Fed yang lebih jelas dapat mendorong penurunan pasangan ini. Oleh karena itu, Peluang Trading USD/CAD tetap terbuka di kedua arah, dengan fokus utama pada katalis fundamental yang akan dirilis dalam beberapa hari mendatang.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis dari Trading Central menunjukkan bahwa USD/CAD masih memiliki kecenderungan bearish pada time frame H4, dengan level pivot berada di 1.3635. Selama harga tetap bergerak di bawah level tersebut, potensi penurunan masih terbuka untuk menguji area support di 1.3590, kemudian berlanjut ke 1.3555, dan selanjutnya ke 1.3525.
Sebagai skenario alternatif, jika harga mampu menembus dan bertahan di atas level 1.3635, maka momentum kenaikan berpotensi mendorong USD/CAD menguji area resistance di 1.3655 hingga 1.3680.
Resistance 1: 1.3635 Resistance 2: 1.3655 Resistance 3: 1.3680
Support1: 1.3590 Support 2: 1.3555 Support 3: 1.3525
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
