Market Summary
Peluang Trading EUR/USD Pasca Data IFO Jerman terlihat dari pergerakan pasangan ini yang tetap bertahan di atas level 1.1800 pada sesi Eropa. Pergerakan harga cenderung terbatas setelah rilis data sentimen bisnis Jerman. Peluang Trading EUR/USD Pasca Data IFO Jerman tetap menjadi fokus pasar di tengah kombinasi faktor fundamental global.
Data IFO Jerman Tunjukkan Perbaikan
Data terbaru menunjukkan indeks IFO Business Climate naik menjadi 88,6 pada Februari dari 87,6 sebelumnya dan sedikit di atas ekspektasi pasar. Komponen kondisi saat ini meningkat ke 86,7 dari 85,7, sementara indeks ekspektasi naik ke 90,5 dari 89,6.
Peningkatan ini mencerminkan membaiknya momentum ekonomi di Jerman sebagai ekonomi terbesar di kawasan Eropa. Namun, data tersebut tidak mampu mendorong penguatan euro secara signifikan.
Ketidakpastian Perdagangan Tekan Euro
Pergerakan euro tetap tertahan di tengah meningkatnya ketidakpastian perdagangan global. Kebijakan tarif baru Amerika Serikat memicu respons dari Uni Eropa yang berpotensi menunda proses kesepakatan dagang.
Situasi ini menjaga pasar tetap berhati-hati dan membatasi minat beli terhadap mata uang euro meskipun data ekonomi menunjukkan perbaikan.
Dolar AS Melemah di Tengah Tekanan Fundamental
Dolar AS berada dalam tekanan dengan indeks dolar (DXY) turun ke sekitar 97,50 dan mencatat pelemahan untuk sesi kedua berturut-turut. Pelemahan ini dipicu oleh ketidakpastian kebijakan perdagangan serta data ekonomi yang mengecewakan.
Pertumbuhan ekonomi AS tercatat 1,4% pada kuartal keempat 2025, sementara inflasi inti PCE berada di level 3,0% secara tahunan. Kondisi ini menambah tekanan terhadap dolar AS di pasar global.
Sentimen Global Batasi Pergerakan
Di sisi lain, sentimen pasar global tetap rapuh akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah. Kondisi ini memicu permintaan aset safe haven dan menahan pergerakan lebih lanjut pada pasangan EUR/USD.
Minimnya dorongan lanjutan dari sisi pembeli membuat pergerakan EUR/USD cenderung terbatas meskipun dolar AS berada dalam tekanan.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, Trading Central menilai EUR/USD masih bergerak dalam tren bullish pada time frame H4 dengan level pivot di 1.1780. Selama harga bertahan di atas level tersebut, kenaikan berpotensi berlanjut untuk menguji resistance di 1.1855, kemudian 1.1880, hingga 1.1900.
Sebaliknya, jika harga turun menembus 1.1780, tekanan jual dapat meningkat dan mendorong penurunan menuju area support di 1.1760 hingga 1.1740.
Resistance 1: 1.1855 Resistance 2: 1.1880 Resistance 3: 1.1900
Support1: 1.1780 Support 2: 1.1760 Support 3: 1.1740
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan EUR/USD pada time frame H4 masih berada dalam tren bearish dengan level pivot di 1.1810. Selama harga bergerak dan bertahan di bawah level tersebut, tekanan turun berpeluang berlanjut untuk menguji area support 1.1775, diikuti 1.1760, hingga 1.1745.
Dari sisi teknikal, analis Trading Central menilai EUR/USD masih cenderung bearish pada time frame H4 dengan level pivot di 1.1840. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, potensi penurunan tetap terbuka menuju area support 1.1770 hingga 1.1720.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan EUR/USD masih cenderung bullish pada time frame H4 dengan level pivot di 1.1600. Selama harga bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan tetap terbuka dengan resistance terdekat di 1.1640. Jika harga mampu menembus area ini, kenaikan lanjutan berpeluang mengarah ke resistance berikutnya di kisaran 1.1660–1.1675.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan EUR/USD pada time frame H4 masih berada dalam kecenderungan bearish dengan level pivot di 1.1700. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual diperkirakan masih berlanjut dengan potensi pengujian area support 1.1660 hingga 1.1620.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa EUR/USD masih berada dalam tren bullish pada time frame H4 dengan level pivot di 1.1635. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka untuk menguji resistance di 1.1680 hingga 1.1720.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa EUR/USD masih berada dalam tekanan bearish pada time frame H4 dengan level pivot di 1.1635. Selama harga bergerak di bawah level ini, peluang penurunan tetap terbuka untuk menguji area support 1.1590–1.1555.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan EUR/USD masih cenderung bearish pada time frame H4, dengan level pivot di 1.1695. Selama harga bergerak di bawah level tersebut, tekanan jual diperkirakan masih berlanjut untuk menguji area support terdekat di 1.1645. Jika support ini berhasil ditembus, potensi penurunan lanjutan bisa terjadi menuju area 1.1625 hingga 1.1600.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan EUR/USD di time frame H4 masih berpotensi melanjutkan tren bullish. Level pivot terlihat di 1.1705. Selama harga bertahan di atas level ini, peluang kenaikan tetap terbuka. Target kenaikan selanjutnya ada di area resistance 1.1760–1.1800.
Analisis teknikal Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan EUR/USD pada time frame H4 masih berpotensi bullish dengan level pivot di 1.1740. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan diperkirakan berlanjut untuk menguji area resistance di 1.1790–1.1830.
