Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (25/05/2026)

by Dewi Hernawati
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:   Bearish  Range         0,71200 – 0,70700  

Kondisi mata uang Dollar Australia terhadap mata uang Dollar AS mulai mengalami pelemahan, setelah sebelumnya bergerak menguat. Dimana sebelumnya Aussie setelah kinerja yang stabil pada sesi sebelumnya, imbas kenaikan tak terduga dalam tingkat pengangguran meredam ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut. Tingkat pengangguran Australia yang disesuaikan secara musiman sedikit meningkat menjadi 4,5% pada April 2026, melebihi angka Maret dan ekspektasi pasar sebesar 4,3%, dan menandai level tertinggi sejak November 2021. Jumlah pekerjaan secara tak terduga menurun sebesar 18.600 menjadi 14,74 juta, yang merupakan penurunan pertama sejak November 2025. Data pasar tenaga kerja yang lemah mendorong investor untuk mengurangi ekspektasi bahwa Bank Sentral akan menaikkan suku bunga acuan menjadi 4,6% pada Juni setelah 3x kenaikan suku bunga berturut-turut. Sementara itu, ekspektasi inflasi konsumen mereda menjadi 5,6% pada Mei dari angka tertinggi 3 tahun sebesar 5,9% pada bulan April, meskipun kekhawatiran atas tekanan harga yang terus berlanjut tetap ada di tengah kenaikan harga minyak yang terkait dengan konflik Iran. Untuk minggu lalu, mata uang berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut.

Pivot : 0,71323

R1 : 0,71488          S1 : 0,71124   

R2 : 0,71687          S2 : 0,70959

R3 : 0,71852          S3 : 0,70760


USDJPY

Opportunity:   Bullish  Range       159,100 – 159,600

Pelemahan mata uang Yen Jepang terhadap mata uang Greenback menutup akhir pekan kemarin. Bahkan Yen melemah dan berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut, karena inflasi domestik yang lebih rendah mengurangi tekanan pada Bank Sentral Jepang untuk memperketat kebijakan moneter dalam waktu dekat. Tingkat inflasi inti Jepang melambat menjadi 1,4% pada April dari 1,8% pada Maret, menandai level terendah dalam 4 tahun dan tetap di bawah target bank sentral sebesar 2% untuk bulan ketiga berturut-turut. Pada pertemuan April, BOJ secara tajam menaikkan perkiraan inflasi intinya menjadi 2,8% dari 1,9%, dengan alasan harga minyak mentah yang tinggi terkait dengan konflik Timur Tengah dan terus berlanjutnya pengalihan biaya oleh bisnis kepada konsumen. Data terbaru ini juga menyusul laporan bahwa PM Sanae Takaichi mengisyaratkan keterbukaan terhadap anggaran tambahan yang bertujuan untuk mengatasi kenaikan biaya energi. Sementara itu, para pelaku pasar tetap waspada terhadap kemungkinan intervensi mata uang karena Yen terus diperdagangkan di dekat level 160 yang dilaporkan memicu upaya intervensi Tokyo pada akhir April dan awal Mei.

Pivot : 159,068

R1 : 159,314          S1 : 158,909   

R2 : 159,473          S2 : 158,663

R3 : 159,719          S3 : 158,504


GBPUSD

Opportunity  :  Bullish menuju  :  1.3484  –  1.3532

Pounds ditutup menguat pada akhir perdagangan pekan kemarin. Penguatan mata-uang Poundsterling terjadi seiring dengan negosiasi damai AS-Iran sedikit mengalami kemajuan yang disampaikan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, meskipun proses menuju kesepakatan damai masih membutuhkan waktu. Indeks dolar AS bertahan dekat level tertinggi enam pekan terakhir. Pelaku pasar terus mencermati arah kebijakan moneter Federal Reserve di bawah kepemimpinan baru. GBP masih berpotensi menguat pada perdagangan hari ini disebabkan oleh berita terbaru bahwa Iran bersedia untuk membuka jalur selat Hormuz yang dapat menekan kekhawatiran kenaikan harga minyak mentah global. Hal tersebut dapat melemahkan mata-uang Dollar dan memperkuat Poundsterling.

Open  : 1.3452           Pivot  1.3443

R1  : 1.3462                S1  : 1.3432

R2  : 1.3484                S2  : 1.3413

R3  : 1.3532                S3  : 1.3382


EURUSD

Opportunity  : Bullish menuju  1.1639 – 1.1670

Euro ditutup melemah pada perdagangan Jumat kemarin. Indeks dolar AS bertahan dekat level tertinggi enam pekan terakhir. Pelaku pasar terus mencermati arah kebijakan moneter Federal Reserve di bawah kepemimpinan baru. Kevin Warsh resmi dilantik sebagai Ketua The Fed pada Jumat. Investor kini menunggu sinyal kebijakan selanjutnya terkait inflasi dan suku bunga. Indeks dolar naik tipis ke level 99,24. Sementara itu, Euro melemah ke US$1,1611 di akhir perdagangan pekan kemarin. EUR berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang disebabkan oleh berita terbaru bahwa Iran bersedia untuk membuka jalur selat Hormuz yang dapat menekan kekhawatiran kenaikan harga minyak mentah global. Hal tersebut dapat membawa mata-uang Euro kembali menguat.

Open  : 1.1636           Pivot  : 1.1603

R1  : 1.1619                S1  : 1.1595

R2  : 1.1639                S2  : 1.1576

R3  : 1.1670                S3  : 1.1548


USDCHF

Opportunity  :  Bearish menuju  :  0.7812  –  0.7787

Swiss Franc ditutup menguat pada perdagangan Jumat kemarin. Penguatan mata-uang Swiss diiringi oleh kabar negosiasi damai AS-Iran yang mengalami sedikit kemajuan atas pernyataan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio walaupun butuh waktu untuk menuju kesepakatan damai. Berita terbaru yang dikutip dari Al Jazeera  bahwa Iran bersedia untuk membuka jalur selat Hormuz membuka peluang untuk menekan harga minyak mentah global yang juga akan menekan nilai tukar Dollar dan memperkuat mata-uang Franc Swiss.

Open  : 0.7843           Pivot  : 0.7851

R1  : 0.7860                S1  : 0.7837

R2  : 0.7875                S2  : 0.7812

R3  : 0.7903                S3. : 0.7787


USDCAD

Opportunity : Sell limit di 1.39025 dengan target 1.38794 dan stop loss di atas 1.39488

Secara struktur, USDCAD masih berada dalam uptrend yang valid, ditandai dengan pola higher high dan higher low yang konsisten sejak pertengahan Maret. Namun, pergerakan terakhir menunjukkan fase retracement setelah harga gagal melanjutkan kenaikan di area 1.39400 dan saat ini terkoreksi menuju area keseimbangan di sekitar pivot 1.38871. Secara teknikal, posisi harga di area pivot ini menjadi titik krusial karena menentukan apakah tren bullish akan berlanjut atau justru terjadi koreksi lebih dalam.

Open price :1.38722        Pivot :1.38871

R1: 1.39025         S1: 1.38562

R2: 1.39334         S2: 1.38408

R3: 1.39488         S3: 1.38099


DXY

Opportunity:   Bullish  Range         99,300 – 99,600

Kestabilan pergerakan mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya mewarnai akhir pekan kemarin. Nampak pada Indeks Dollar AS (DXY) tetap berada di area 99,200 – 99,400. Hal tersebut diperkirakan, karena para pelaku pasar terus memantau perkembangan di Timur Tengah. Meskipun situasinya tetap rapuh dan tidak pasti, serangkaian sinyal yang beragam dari kedua belah pihak telah memperkuat optimisme investor bahwa kesepakatan diplomatik pada akhirnya dapat tercapai. Meskipun demikian, harga minyak tetap sekitar 50% di atas level sebelum konflik, terus memicu tekanan inflasi dan memperkuat sikap hati-hati di antara bank-bank sentral utama. Risalah dari pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar pembuat kebijakan masih melihat kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan jika inflasi tetap terus-menerus di atas target 2% Federal Reserve. Para pelaku pasar juga semakin memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga 25 basis poin pada akhir tahun 2026

Pivot : 99,301

R1 :    99,430         S1 :    99,190 

R2 :    99,541         S2 :    99,061

R3 :    99,670         S3 :    98,950


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bearish ke area 60,115

Indeks Nikkei 225 melonjak 1,7% menjadi di atas 62.700, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,7% menjadi 3.880 pada hari Jumat, melanjutkan kenaikan dari sesi sebelumnya di tengah optimisme baru seputar saham teknologi dan kecerdasan buatan. SoftBank Group melonjak lebih dari 10%, memperpanjang reli hampir 20% pada hari sebelumnya, setelah laporan menunjukkan bahwa dua perusahaan portofolionya, OpenAI dan SB Energy, sedang menuju penawaran umum perdana (IPO) di AS. Saham teknologi utama lainnya juga bergerak lebih tinggi, termasuk Kioxia Holdings (+3%), Fujikura (+6,2%), dan Ibiden Co (+3,9%). Di bidang geopolitik, Teheran mengatakan proposal AS terbaru sebagian telah mempersempit perbedaan antara pihak-pihak yang bertikai. Namun, pernyataan dari Pemimpin Tertinggi Iran tentang mempertahankan cadangan uranium negara itu, bersama dengan ketidaksepakatan mengenai usulan bea masuk di Selat Hormuz, terus mengaburkan prospek kesepakatan terobosan.

Pivot : 62,026

R1 : 63,068           S1 : 60,773

R2 : 64,321           S2 : 59,731

R3 : 66,616           S3 : 57,436


HANGSENG

Opportunity: Menguji support ke area: 25,434

Indeks Hang Seng turun 265 poin, atau 1,0%, dan ditutup pada 25.386 pada hari Kamis, membalikkan kenaikan sebelumnya karena sentimen investor melemah dan aksi ambil untung muncul di pasar yang lebih luas, dengan kerugian pada saham sektor keuangan dan jasa teknologi membebani indeks acuan. Suasana hati-hati ini muncul di tengah melemahnya selera risiko regional setelah kenaikan pasar baru-baru ini. Di Hong Kong, Sany Heavy Equipment International turun 9,3%, menandai level terendahnya sejak 16 Januari. Saham-saham lain yang mengalami penurunan signifikan termasuk Tencent Holdings (-3,5%), Semiconductor Manufacturing International Corporation (-2,0%), dan Meituan Class (-0,6%). Terlepas dari penurunan yang lebih luas, saham teknologi elektronik berkinerja lebih baik, naik 9,9%, dengan Sunny Optical Technology naik sekitar 9,2%. Sementara itu, investor juga menunggu data inflasi yang akan dirilis hari ini untuk mendapatkan sinyal tentang suku bunga dan arah kebijakan moneter global.

Pivot : 25,870

R1 : 26,094    S1 : 25,448

R2 : 26,516    S2 : 25,224

R3 : 27,162    S3 : 24,578


NASDAQ

Opportunity:Buy Limit: 29,254| SL: 29,150 | TP: 29,500

Kontrak berjangka saham AS sedikit menguat pada hari Jumat setelah indeks utama naik selama dua sesi berturut-turut, karena harga minyak turun seiring dengan harapan baru akan potensi kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri konflik. Laporan menunjukkan bahwa Iran memandang proposal AS terbaru sebagai langkah yang sebagian mempersempit perbedaan antara kedua pihak, sementara Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan ada “beberapa tanda baik” bahwa kesepakatan pada akhirnya dapat tercapai. Dalam perdagangan reguler pada hari Kamis, Dow naik 0,55%, S&P 500 naik 0,17%, dan Nasdaq Composite bertambah 0,09%, menandai kenaikan hari kedua berturut-turut untuk ketiga indeks acuan tersebut. Delapan dari 11 sektor S&P ditutup di wilayah positif, dipimpin oleh sektor utilitas, barang konsumsi non-esensial, dan material. Indeks utama juga menuju kenaikan mingguan meskipun terjadi volatilitas di awal pekan, dengan Dow naik 1,53%, S&P 500 naik 0,5%, dan Nasdaq Composite naik 0,26% sejauh ini.

Pivot : 29,373.83

R1 : 29,634.42                     S1 : 29,195.92

R2 : 29,812.33                  S2 : 28,935.33

R3 : 30,250.83                  S3 : 28,935.33



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold

Opportunity: RSI yang bergerak di atas level 50 mengindikasikan dominasi buyer mulai meningkat. Namun, harga masih memerlukan konfirmasi dengan bertahan di atas area 4.571 untuk membuka peluang pembalikan tren menjadi bullish, dengan target penguatan menuju kisaran 4.637 hingga 4.670.

Harga emas bergerak menguat menuju level US$4.600 per troy ounce pada perdagangan Senin setelah sempat mengalami tekanan pada pekan sebelumnya. Penguatan ini terjadi seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, yang dinilai dapat meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Sentimen positif muncul setelah sejumlah laporan menyebutkan bahwa proposal kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, penghentian konflik, pelepasan sebagian aset Iran yang dibekukan, serta pembicaraan lanjutan terkait pembatasan program nuklir Teheran.

Meski demikian, penguatan emas masih tertahan setelah Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan tetap mempertahankan blokade terhadap Selat Hormuz hingga kesepakatan resmi benar-benar tercapai. Pernyataan tersebut menjaga kehati-hatian pelaku pasar karena risiko geopolitik dinilai belum sepenuhnya mereda.

Pivot : 4.571

R1  4.571   R2  4.637  R3 4.670

S1  4.534   S2  4.491  S3  4.453


Silver

Opportunity : Buy stop di 76.423 dengan target 77.609 dan stop loss dibawah 73.900

Pada XAGUSD, struktur besar masih menunjukkan downtrend, namun pergerakan terbaru memperlihatkan fase pullback bullish yang cukup kuat dari area bawah sekitar 68–70 hingga saat ini mendekati resistance penting. Kenaikan ini lebih bersifat korektif daripada pembalikan tren, karena belum ada perubahan struktur menjadi higher high yang signifikan pada timeframe H4. Saat ini harga bergerak di sekitar pivot 75.041 dan mendekati resistance 76.273, yang menjadi area kunci untuk menentukan arah selanjutnya.

Open price :75.003          Pivot :75.041

R1: 76.273            S1: 73.900

R2: 77.374            S2: 72.628

R3: 78.646            S3: 71.527


Oil

Opportunity : Bearish selama 95,02, testing support selanjutnya di 88,57.

Harga minyak mentah WTI mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Senin dengan penurunan sekitar 5% menuju level US$91 per barel, melanjutkan pelemahan yang telah terjadi sejak pekan lalu. Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya harapan pasar terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat mengurangi gangguan pasokan energi global.

Laporan yang beredar menyebutkan bahwa kesepakatan tersebut berpotensi membuka kembali Selat Hormuz, mengakhiri konflik yang berlangsung, membebaskan sebagian aset Iran yang dibekukan, serta membuka jalur negosiasi lanjutan terkait program nuklir Iran. Prospek normalisasi situasi di kawasan tersebut memicu aksi jual di pasar minyak karena pelaku pasar memperkirakan pasokan global dapat kembali meningkat dalam beberapa waktu mendatang.

Pivot: 95,02

R1 95,02       S1  88,57

R2  96,90        S2   85,41

R3  99,32        S3  83,21


 

DAILY ECONOMIC DATA


WEBINAR HARI INI (Senin, 25 Mei 2026)

Halo, Sobat Trader…

Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:

Data Sepi, Pasar Libur: Fokus Pada Level Support dan Resistance 

Catat jam dan waktunya ya!

  Senin, 25 Mei 2026 
  13.00 WIB
  Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia

Silakan klik link di sini untuk join:

YouTube & Zoom

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy