Download TPFx Mobile Available On

Indeks Dolar AS Menguat di Tengah Krisis Hormuz

by Alwy Assegaf
Flash News - TPFx

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan kuat di kisaran 99,60 pada perdagangan Selasa, karena permintaan aset aman meningkat akibat ketegangan yang terus membayangi Selat Hormuz. Harga emas dan minyak mentah sama-sama melemah, sementara mayoritas mata uang utama tergelincir menghadapi Dolar. Pasar kini menanti perdagangan Rabu yang padat, mulai dari data inflasi Inggris, sejumlah rilis ekonomi Zona Euro, hingga risalah rapat FOMC.

Ketegangan Selat Hormuz Jadi Pendorong Utama Indeks Dolar AS

Pejabat perunding utama Iran kembali menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap tertutup sampai Washington memenuhi syarat kesepakatan interim yang sudah kedaluwarsa. “Selat Hormuz akan tetap tertutup sampai Washington memenuhi syarat kesepakatan interim,” tegasnya.

Presiden AS Donald Trump membalas lewat unggahan media sosial. Ia menyatakan jalur pelayaran tersebut tetap terbuka dan beroperasi normal, serta tidak ada agenda perundingan dengan Teheran saat ini. “Selat itu terbuka dan beroperasi, dan tidak ada pembicaraan yang dijadwalkan dengan Teheran,” tulis Trump.

Laporan menyebutkan sebuah kapal terkena proyektil tak dikenal di Selat Hormuz pada hari yang sama. Insiden ini menambah premi risiko geopolitik yang menopang mata uang Paman Sam.

Euro dan Poundsterling Tertekan Jelang Data Penting

EUR/USD bergerak lesu dan bertahan dalam rentang sempit di kisaran 1,1580 karena Dolar AS masih memegang kendali. Pasangan ini akan menghadapi pagi perdagangan Eropa yang sibuk pada Rabu. Zona Euro akan merilis data HICP final untuk Juli, dan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde dijadwalkan berpidato pada hari yang sama.

GBP/USD melemah tipis dan bergerak di kisaran pertengahan 1,3500 menjelang rilis penting hari ini. Inggris akan merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk Juli pada awal Rabu, dengan ekspektasi angka tahunan headline naik lebih tinggi. Data yang panas berpotensi menghidupkan kembali spekulasi kenaikan suku bunga Bank of England (BoE) dan mengangkat Poundsterling. Sebaliknya, data yang lembek akan membuat Sterling rentan tertekan.

Yen dan Dolar Australia Melemah Terhadap Indeks Dolar AS

USD/JPY menguat karena permintaan aset aman mendukung Dolar AS dibanding Yen Jepang. Pasangan ini mendekati kisaran 159,60, tak jauh dari level psikologis 160,00. Jepang akan merilis data neraca perdagangan untuk Juli pada akhir hari ini.

AUD/USD menjadi salah satu mata uang utama paling lemah dan tergelincir ke kisaran 0,7080 akibat sentimen risk-off serta Dolar yang kuat. Dolar Australia akan menghadapi sesi Asia-Pasifik yang padat pada Rabu. Sorotan utama meliputi data ketenagakerjaan Australia, Ekspektasi Inflasi Konsumen, dan keputusan suku bunga People’s Bank of China (PBoC).

Emas dan Minyak Bergerak Berlawanan Arah

Harga emas anjlok tajam dan turun lebih dari 1% menuju kisaran $4.350, meski suasana risk-off masih terasa. Dolar yang lebih kuat dan aksi ambil untung menekan logam mulia ini.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) tetap unggul namun melunak dari level tertinggi awal sesi menuju kisaran $84,00. Pelaku pasar masih menimbang sinyal yang saling bertentangan soal apakah jalur pelayaran tersebut benar-benar bisa dilalui.

Wall Street Melemah, Saham Chip Ambruk di Tengah Penguatan Indeks Dolar AS

Indeks saham utama AS melemah pada penutupan perdagangan Selasa, seiring aksi jual di saham produsen chip dan imbal hasil obligasi yang tinggi. S&P 500 turun 0,7%, Nasdaq 100 anjlok 1,7%, dan Dow Jones kehilangan 116 poin. Imbal hasil jangka panjang sedikit turun dari puncak terbaru namun tetap bertahan dekat level tertinggi multi-tahun. Risiko inflasi dan lonjakan penerbitan obligasi oleh perusahaan AI memicu ketidakpastian soal premi jangka waktu (term premia).

Kenaikan harga energi lanjutan turut membesarkan kekhawatiran inflasi, setelah AS memberi sinyal blokade berkepanjangan terhadap ekspor tanker Iran. Saham-saham chip yang terkait tren AI mencatat penurunan tajam: Nvidia turun 2,3%, Broadcom merosot 3,2%, Micron anjlok 7%, dan AMD melemah 4,3%. Intel jatuh 6,6%, sementara Sandisk terjun 9%. Perusahaan AI besar lainnya juga mencatat penurunan, dengan Meta turun 4,4%, Tesla melemah 0,7%, dan Oracle merosot 2,7%.

Saham sektor keuangan yang sensitif terhadap kredit ikut tertekan. Goldman Sachs turun 1% dan Citigroup melemah 0,6%. Home Depot turun tipis 0,3% meski mencatat laba di atas ekspektasi, di tengah tingginya biaya pinjaman dan perumahan.

Prospek Harga Emas Rabu | 19 Agustus 2026

Prospek emas 19 Agustus 2026 - TPFXPergerakan emas sebelumnya mengalami kenaikan, namun setelah tertahan di area resistance 4.444, harga kemudian terkoreksi dan menembus sejumlah level support yang kini beralih fungsi menjadi resistance. Harga juga mulai bergerak sedikit di bawah SMA 50 dan saat ini menguji area support 4.310. RSI 14 berada di level 41,20, menunjukkan momentum bearish mulai menguat meski belum memasuki area oversold.

Jika support 4.310 bertahan, harga berpeluang rebound untuk menguji resistance 4.367, 4.407, hingga 4.444, sedangkan penembusan 4.310 akan membuka ruang koreksi lebih lanjut menuju support 4.264 hingga 4.223.

GOLD INTRADAY AREA

R1  4.367   R2  4.407   R3 4.444

S1  4.310   S2  4.264   S3 4.223

OPEN POSITION BUY
Price Level Breakout 4.370
Profit Target Level 4.407 – 4.430
Stop Loss Level 4.330
OPEN POSITION SELL
Price Level Breakout 4.310
Profit Target Level 4.264 – 4.223
Stop Loss Level 4.340

Prospek Harga US Oil  Rabu | 19 Agustus 2025

Prospek US Oil 19 Agustus 2026 - TPFxPergerakan US Oil pada timeframe H4 menunjukkan bias bullish setelah harga bertahan di atas area support 82,68 dan bergerak di atas SMA 50, sementara RSI 14 berada di 64,34 yang mengindikasikan momentum beli masih cukup kuat namun belum memasuki area overbought.

Selama harga bertahan di atas 82,68, peluang kenaikan masih terbuka menuju resistance 86,14, dengan target lanjutan di 87,63 dan 89,19. Sebaliknya, penurunan di bawah 82,68 dapat melemahkan momentum dan membuka ruang koreksi menuju 81,24 hingga 79,88.

US Oil INTRADAY AREA

R1  86,14   R2  87,63   R3 89,19

S1 82,68  S2  81,24   S3 79,98

OPEN POSITION BUY
Price Level 82,70
Profit Target Level 85,50
Stop Loss Level 81,20
OPEN POSITION SELL
Price Level 86,00
Profit Target Level 84,00
Stop Loss Level 87,65

Baca analisa sebelumnya: Emas Tembus $4.400, Dolar AS Tertekan Data Lemah

Dapatkan update seputar pasar dari instrument lainnya di TPFX. Buka akun demonya disini GRATISS.

Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda. Selamat trading dan semoga sukses!

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy