Market Summarry
Peluang trading AUD/USD terlihat semakin menarik setelah rilis data inflasi terbaru dari Australian Bureau of Statistics menunjukkan angka yang lebih tinggi dari ekspektasi. Dolar Australia (AUD) menguat sekitar 0,7% dan diperdagangkan di atas level 0,7100 pada sesi Asia.
Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia akan mempertahankan sikap hawkish. Data menunjukkan CPI bulanan naik 0,4%, lebih tinggi dibandingkan 0,1% pada bulan sebelumnya. Sementara itu, Trimmed Mean CPI juga meningkat menjadi 0,3% dari 0,2%.
Secara tahunan, Trimmed Mean CPI tercatat sebesar 3,4%, melampaui perkiraan 3,3%. Inflasi utama tetap stabil di 3,8%, lebih tinggi dari ekspektasi penurunan ke 3,7%, yang semakin memperkuat tekanan inflasi di Australia.
Ekspektasi Kebijakan RBA Dorong Penguatan AUD
Kondisi inflasi yang masih tinggi mendorong pelaku pasar untuk memperkirakan potensi pengetatan lanjutan dari RBA. Sebelumnya, bank sentral telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,85% dan menegaskan bahwa risiko inflasi masih berada di sisi atas.
Sikap ini memperkuat daya tarik AUD, terutama di tengah meningkatnya yield dan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Hal ini menjadi faktor utama yang mendukung penguatan pasangan AUD/USD dalam jangka pendek.
Tekanan USD Usai Pidato Donald Trump
Di sisi lain, Dolar AS melemah setelah pidato Donald Trump dalam agenda State of the Union. Trump tidak memberikan sinyal perubahan kebijakan tarif, meskipun tetap optimis terhadap perjanjian perdagangan global.
US Dollar Index turun sekitar 0,13% ke area 97,75, mencerminkan pelemahan Greenback terhadap mata uang utama lainnya. Kebijakan tarif yang tetap agresif justru menimbulkan ketidakpastian tambahan di pasar.
Selain itu, pasar masih mengantisipasi kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve sekitar tiga kali tahun ini, masing-masing sebesar 25 basis poin. Ekspektasi ini turut membebani USD.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan AUD/USD masih berada dalam bias bullish pada time frame H4, dengan level pivot di 0.7075. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, potensi kenaikan masih terbuka untuk menguji resistance di 0.7135, kemudian 0.7155, hingga 0.7175.
Sebagai skenario alternatif, jika harga turun menembus 0.7075, tekanan bearish dapat meningkat dengan potensi penurunan menuju area support di kisaran 0.7055–0.7040.
Resistance 1: 0.7135 Resistance 2: 0.7155 Resistance 3: 0.7175
Support1: 0.7075 Support 2: 0.7055 Support 3: 0.7040
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
