FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH
AUDUSD
Opportunity: Bullish Range 0,72300 – 0,73000
Akhirnya penguatan mata uang Aussie terhadap mata uang Dollar AS telah menyentuh level yang cukup bagus. Dimana Aussie mencapai level tertinggi baru dalam 4 tahun setelah Bank Sentral Australia (RBA) menaikkan suku bunga 25bps yang sudah diperkirakan sebelumnya menjadi 4,35%, sementara selera risiko menguat seiring dengan tanda-tanda de-eskalasi konflik di Timur Tengah. Sering dianggap sebagai indikator risiko global, Aussie menguat seiring dengan reli pasar saham global setelah AS mengumumkan penghentian operasi ofensif terhadap Iran dan untuk sementara menghentikan upaya bantuan bagi kapal-kapal yang terdampar saat meninggalkan Selat Hormuz. Nada optimis ini juga menekan dolar AS sebagai aset safe-haven, bersamaan dengan kenaikan tajam yen di tengah pembicaraan tentang intervensi dari otoritas Jepang. Sementara itu, RBA memperpanjang siklus pengetatan kebijakan moneternya untuk ketiga kalinya berturut-turut, memperkuat komitmennya untuk mengembalikan inflasi ke target 2-3%. Pasar kini hanya melihat peluang 20% untuk kenaikan suku bunga lagi di bulan Juni setelah tiga kali kenaikan suku bunga memberi ruang bagi para pembuat kebijakan untuk menilai perkembangan perang Iran, sementara kenaikan lebih lanjut menuju 4,60% pada bulan September tetap sepenuhnya diperhitungkan.
Pivot : 0,72286
R1 : 0,72838 S1 : 0,71801
R2 : 0,73323 S2 : 0,71249
R3 : 0,73875 S3 : 0,70764
USDJPY
Opportunity: Bearish Range 156,300 – 155,500
Penguatan mata uang Yen terhadap mata uang Greenback cukup membanggakan. Bahkan penguatan tersebut mengakhiri pelemahan selama tiga hari berturut-turut karena Dollar AS dan harga minyak sama-sama turun seiring dengan meningkatnya tanda-tanda penurunan ketegangan di Timur Tengah. Washington menegaskan kembali gencatan senjata, mengkonfirmasi bahwa operasi ofensif terhadap Iran telah berakhir, dan untuk sementara menghentikan upaya untuk membantu kapal-kapal yang terdampar saat meninggalkan Selat Hormuz guna memberi waktu untuk potensi dimulainya kembali pembicaraan dengan Teheran. Yen tetap sangat sensitif terhadap perkembangan di Timur Tengah karena ketergantungan Jepang yang besar pada impor minyak dari Teluk. Pada saat yang sama, investor tetap waspada terhadap kemungkinan dukungan resmi untuk mata uang tersebut setelah dugaan intervensi oleh otoritas Jepang pekan lalu. Perkiraan menunjukkan Tokyo mungkin telah mengerahkan sekitar $35 miliar untuk menstabilkan Yen, meskipun para pejabat belum mengkonfirmasi intervensi apa pun. Namun demikian, pelemahan yen baru-baru ini menunjukkan kurangnya tindak lanjut lebih lanjut dari para pembuat kebijakan.
Pivot : 156,424
R1 : 157,819 S1 : 154,918
R2 : 159,325 S2 : 153,523
R3 : 160,720 S3 : 152,017
GBPUSD
Opportunity : Bullish menuju : 1.3643 – 1.3677
Sesuai perkiraan, pounds ditutup menguat pada perdagangan Rabu kemarin. Penguatan mata-uang Poundsterling seiring dengan meredanya konflik Timur-tengah. Laporan menyebutkan bahwa Gedung Putih tengah menyusun kesepakatan awal dengan Iran dalam bentuk memorandum. Dokumen ini akan menjadi dasar negosiasi nuklir lanjutan. Presiden Donald Trump menyatakan bahwa jika Iran menyetujui poin-poin utama, konflik dapat segera berakhir dan akses di Selat Hormuz akan kembali terbuka untuk semua pihak. Dollar AS kehilangan daya tarik sebagai safe haven dan melemah sekitar 0,3% terhadap mata uang utama. Pergerakan ini mencerminkan meningkatnya selera risiko di pasar global. Pelemahan mata-uang U.S Dollar juga mengabaikan solidnya angka tenaga-kerja AS yang meningkat cukup signifikan yang rilis malam tadi. GBP masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini seiring meredanya konflik AS-Iran.
Open : 1.3590 Pivot 1.3588
R1 : 1.3617 S1 : 1.3563
R2 : 1.3643 S2 : 1.3534
R3 : 1.3677 S3 : 1.3496
EURUSD
Opportunity : Bullish menuju 1.1796 – 1.1837
Euro menguat cukup signifikan pada perdagangan Jumat kemarin. Penguatan mata-uang Euro seiring dengan beralihnya aset safe haven ke aset berisiko. Hal ini didukung oleh meredanya konflik Timur-tengah yang menekan harga minyak mentah turun leb8h dalam. Laporan menyebutkan bahwa Gedung Putih tengah menyusun kesepakatan awal dengan Iran dalam bentuk memorandum. Dokumen ini akan menjadi dasar negosiasi nuklir lanjutan. Presiden Donald Trump menyatakan bahwa jika Iran menyetujui poin-poin utama, konflik dapat segera berakhir dan akses di Selat Hormuz akan kembali terbuka untuk semua pihak. Dollar AS kehilangan daya tarik sebagai safe haven dan melemah sekitar 0,3% terhadap mata uang utama. Pergerakan ini mencerminkan meningkatnya selera risiko di pasar global. EUR masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang didukung oleh pelemahan U.S Dollar sebagai safe haven.
Open : 1.1745 Pivot : 1.1743
R1 : 1.1771 S1 : 1.1716
R2 : 1.1796 S2 : 1.1689
R3 : 1.1837 S3 : 1.1661
USDCHF
Opportunity : Bearish menuju : 0.7747 – 0.7709
Swiss Franc menguat cukup signifikan seiring meredanya k9nfl8k Timur-tengah. Penguatan mata-uang Swiss seiring dengan melemahnya mata-uang U S Dollar sebagai safe haven. Dollar AS melemah sekitar 0,3% terhadap mata uang utama. Pergerakan ini mencerminkan meningkatnya selera risiko di pasar global. Laporan menyebutkan bahwa Gedung Putih tengah menyusun kesepakatan awal dengan Iran dalam bentuk memorandum. Dokumen ini akan menjadi dasar negosiasi nuklir lanjutan. Presiden Donald Trump menyatakan bahwa jika Iran menyetujui poin-poin utama, konflik dapat segera berakhir dan akses di Selat Hormuz akan kembali terbuka untuk semua pihak. CHF masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini seiring meredanya konflik AS-Iran.
Open : 0.7780 Pivot : 0.7801
R1 : 0.7816 S1 : 0.7770
R2 : 0.7832 S2 : 0.7747
R3 : 0.7861 S3. : 0.7709
USDCAD
Opportunity : Sell limit di 1.39025 dengan target 1.38794 dan stop loss di atas 1.39488
Secara struktur, USDCAD masih berada dalam uptrend yang valid, ditandai dengan pola higher high dan higher low yang konsisten sejak pertengahan Maret. Namun, pergerakan terakhir menunjukkan fase retracement setelah harga gagal melanjutkan kenaikan di area 1.39400 dan saat ini terkoreksi menuju area keseimbangan di sekitar pivot 1.38871. Secara teknikal, posisi harga di area pivot ini menjadi titik krusial karena menentukan apakah tren bullish akan berlanjut atau justru terjadi koreksi lebih dalam.
Open price :1.38722 Pivot :1.38871
R1: 1.39025 S1: 1.38562
R2: 1.39334 S2: 1.38408
R3: 1.39488 S3: 1.38099
DXY
Opportunity: Bearish Range 98,000 – 97,600
Pergerakan mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya mengalami tekanan cukup dalam. Kondisi tersebut dapat dilihat jelas pada Indeks Dolar AS (DXY) yang anjlok dan sentuh level terendah hariannya di 97,625. Bahkan level tersebut kembali ke level sebelum perang, karena meningkatnya optimisme atas potensi penyelesaian konflik dengan Iran membebani mata uang tersebut. Harapan akan kesepakatan memicu penurunan tajam harga minyak, membantu meredakan kekhawatiran inflasi. Axios melaporkan bahwa Gedung Putih yakin hampir mencapai kesepakatan dengan Iran mengenai nota kesepahaman pendahuluan untuk menghentikan perang dan membuka jalan bagi negosiasi nuklir yang lebih rinci, mengutip pejabat AS dan sumber lainnya. Presiden Trump mengatakan bahwa perang dengan Iran akan berakhir dan Selat Hormuz akan “terbuka untuk semua” jika Teheran mencapai kesepakatan dengan Washington dan mengumumkan jeda sementara dalam “Proyek Kebebasan”. Penurunan harga minyak semakin mengurangi kekhawatiran akan munculnya kembali tekanan inflasi, sehingga menekan nilai Dollar AS di seluruh mata uang utama. Sementara itu, Yen berkinerja lebih baik, menguat lebih tajam di tengah spekulasi baru tentang kemungkinan intervensi oleh otoritas Jepang.
Pivot : 97,993
R1 : 98,362 S1 : 97,645
R2 : 98,710 S2 : 97,276
R3 : 99,079 S3 : 96,928

INDICES ZONE BY FEDI
NIKKEI
Opportunity: Bullish ke area 58,300
Indeks Nikkei 225 melonjak sekitar 4% menjadi sekitar 62.000 dalam perdagangan pasca liburan pada hari Kamis, mencapai rekor baru karena pendapatan teknologi yang kuat dan meningkatnya ekspektasi kesepakatan perdamaian Timur Tengah mengangkat sentimen risiko global. Laporan menunjukkan bahwa AS dan Iran hampir mencapai nota kesepahaman satu halaman berisi 14 poin yang bertujuan untuk mengakhiri konflik, dengan ketentuan yang pada akhirnya dapat mengarah pada pembukaan kembali Selat Hormuz dan kerangka kerja untuk negosiasi nuklir lebih lanjut. Saham Jepang menyusul kenaikan di pasar global, karena hasil yang menggembirakan dari perusahaan teknologi besar AS memperkuat optimisme seputar kecerdasan buatan. Advanced Micro Devices melonjak hampir 20% semalam setelah pendapatan yang kuat. Di Jepang, kenaikan yang signifikan terlihat di seluruh saham yang terkait dengan AI dan semikonduktor, termasuk Advantest (7%), SoftBank Group (11%), Fujikura (7%), Keyence (6%), dan Lasertec (7%).
Pivot : 57,153
R1 : 58,186 S1 : 56,023
R2 : 58,718 S2 : 55,588
R3 : 60,283 S3 : 54,023
HANGSENG
Opportunity: Koreksi ke area: 27,000
Indeks Hang Seng naik tipis 315 poin, atau 1,2%, dan ditutup pada 26.214 pada hari Rabu, karena investor mengikuti kenaikan ekuitas global sambil tetap mempertimbangkan ketidakpastian dari Timur Tengah. Sentimen membaik setelah Washington bergerak untuk meredakan ketegangan dengan Iran, menghentikan operasi ofensif, menegaskan kembali gencatan senjata, dan penangguhan sementara upaya untuk mendukung kapal yang meninggalkan Selat Hormuz. Harga minyak juga turun setelah lonjakan baru-baru ini yang dipicu oleh kekhawatiran gangguan pasokan, membantu mengurangi tekanan pada ekspektasi inflasi dan meningkatkan prospek ekuitas regional. Di Hong Kong, saham teknologi memimpin kenaikan, dengan Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC) naik 5,7%. Selain itu, Meitu Inc. melonjak 12,2%, mencapai level tertinggi sejak 20 April, setelah melaporkan pertumbuhan pendapatan inti yang kuat yang didorong oleh permintaan untuk produk foto, video, dan desainnya. Pergerakan saham lainnya termasuk Xiaomi (1,2%), Kuaishou Technology (1,9%), AIA Group (1,8%), dan China Hongqiao (1,3%).
Pivot : 27,272
R1 : 27,428 S1 : 27,125
R2 : 27,575 S2 : 26,969
R3 : 27,878 S3 : 26,666
NASDAQ
Opportunity:Buy Limit: 25,385| SL: 25,285 | TP: 25,800
Kontrak berjangka saham AS tetap stabil pada hari Kamis setelah S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup pada rekor tertinggi baru di sesi sebelumnya, didorong oleh harapan bahwa AS dan Iran semakin mendekati kesepakatan untuk mengakhiri perang. Laporan menunjukkan kedua pihak hampir mencapai nota kesepahaman satu halaman berisi 14 poin untuk mengakhiri perang dan berpotensi membuka kembali Selat Hormuz, sambil menetapkan kerangka kerja untuk pembicaraan nuklir yang lebih rinci. Dalam perdagangan reguler pada hari Rabu, S&P 500 dan Nasdaq Composite melonjak masing-masing 1,46% dan 2,02%, sementara Dow naik 1,24%. Sembilan dari 11 sektor utama S&P berakhir di wilayah positif, dipimpin oleh kenaikan di sektor industri, teknologi, dan layanan komunikasi. Pendapatan perusahaan yang kuat terus mendukung sentimen pasar, terutama di antara perusahaan terkait AI yang tetap berada di garis depan reli. Investor sekarang menunggu lebih banyak laporan pendapatan pada hari Kamis, termasuk hasil dari McDonald’s, Gilead Sciences, dan Airbnb, di antara lainnya.
Pivot : 25,342.17
R1 : 25,771.08 S1 : 25,126.33
R2 : 25,986.92 S2 : 24,697.42
R3 : 26,631.67 S3 : 24,052.67

COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF
Gold
Opportunity: Harga mulai bergerak di atas SMA 50, bahkan 4.660, yang saat ini menjadi support terdekatnya. Potensi bullish lanjutan menguji resistance 4.740.
Harga emas bergerak stabil di kisaran USD 4.700 per ounce pada perdagangan Kamis setelah mencatat kenaikan sekitar 3% pada sesi sebelumnya. Penguatan harga emas sebelumnya dipicu oleh meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik kawasan Timur Tengah. Namun, sentimen pasar mulai berubah setelah muncul laporan mengenai peluang tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Laporan menyebutkan bahwa pemerintah AS telah mengirimkan memorandum kesepahaman satu halaman melalui mediator Pakistan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik secara formal serta membuka jalan bagi pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap. Iran dikabarkan tengah meninjau proposal tersebut dan diperkirakan akan memberikan respons dalam beberapa hari mendatang, sementara negosiasi yang lebih luas terkait program nuklir Iran disebut akan berlangsung pada tahap berikutnya.
Pivot : 4.660
R1 4.842 R2 4.798 R3 4.842
S1 4.660 S2 4.618 S3 4.555
Silver
Opportunity : Buy stop di 76.423 dengan target 77.609 dan stop loss dibawah 73.900
Pada XAGUSD, struktur besar masih menunjukkan downtrend, namun pergerakan terbaru memperlihatkan fase pullback bullish yang cukup kuat dari area bawah sekitar 68–70 hingga saat ini mendekati resistance penting. Kenaikan ini lebih bersifat korektif daripada pembalikan tren, karena belum ada perubahan struktur menjadi higher high yang signifikan pada timeframe H4. Saat ini harga bergerak di sekitar pivot 75.041 dan mendekati resistance 76.273, yang menjadi area kunci untuk menentukan arah selanjutnya.
Open price :75.003 Pivot :75.041
R1: 76.273 S1: 73.900
R2: 77.374 S2: 72.628
R3: 78.646 S3: 71.527
Oil
Opportunity : Bearish selama di bawah 99,13 – 101,46, testing kembali support 92,26 – 88,57.
Harga minyak mentah WTI bergerak stabil di sekitar USD 96 per barel pada perdagangan Kamis setelah mengalami penurunan tajam hingga 13,3% pada sesi sebelumnya ke level USD 88,66 per barel. Koreksi besar tersebut dipicu oleh meningkatnya harapan pasar terhadap tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi mengurangi risiko gangguan pasokan energi global.
Sentimen positif muncul setelah beredar laporan bahwa AS telah mengirimkan memorandum kesepahaman melalui perantara Pakistan guna mengakhiri konflik dan membuka kembali akses pelayaran di Selat Hormuz secara bertahap. Iran dikabarkan sedang mempelajari proposal tersebut dan akan memberikan tanggapan dalam beberapa hari ke depan. Selain itu, pembicaraan lanjutan terkait program nuklir Iran juga disebut akan menjadi bagian dari proses negosiasi berikutnya.
Pivot: 99,13
R1 99,13 S1 92,26
R2 101,46 S2 88,57
R3 104,06 S3 85,41
DAILY ECONOMIC DATA

WEBINAR HARI INI (Kamis, 07 Mei 2026)

Halo, Sobat Trader…
Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:
Waspadai Breakout di Tengah Volatilitas Jelang Data Jobless Claims AS
Catat jam dan waktunya ya!
| Kamis, 07 Mei 2026 | |
| 13.00 WIB | |
| Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia |
Silakan klik link di sini untuk join:
