Market Summary
Retail Sales Inggris menjadi perhatian pasar setelah data terbaru menunjukkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi. GBP/USD berhasil menghentikan penurunan selama tiga hari dan bergerak stabil di kisaran 1.3330 pada sesi awal Eropa.
Secara bulanan, penjualan ritel Inggris memang turun 0,4% (MoM), namun angka ini masih lebih baik dibandingkan proyeksi penurunan sebesar 0,8%. Sementara itu, secara tahunan, penjualan ritel justru tumbuh 2,5%, melampaui ekspektasi 2,1%. Data ini memberikan sentimen positif bagi Poundsterling.
Sentimen Konsumen Melemah, Jadi Risiko Baru
Meski Retail Sales Inggris menunjukkan hasil yang solid, sentimen konsumen justru mengalami penurunan. Indeks Kepercayaan Konsumen GfK turun ke -21 pada bulan Maret dari sebelumnya -19.
Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi, terutama akibat meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Kondisi ini bisa menjadi faktor penahan bagi penguatan GBP ke depan.
Dolar AS Melemah, GBP/USD Dapat Dukungan
Pergerakan GBP/USD juga mendapat dorongan dari pelemahan Dolar AS. Sentimen risiko mulai mereda setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan penundaan serangan terhadap sektor energi Iran selama 10 hari.
Namun, ketidakpastian masih tinggi karena Iran membantah adanya permintaan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi geopolitik masih rapuh dan bisa berubah sewaktu-waktu.
Potensi Penguatan Dolar AS Masih Membayangi
Di sisi lain, peluang penguatan GBP/USD tetap terbatas. Dolar AS berpotensi kembali menguat seiring meningkatnya kekhawatiran inflasi.
Pejabat The Fed seperti Philip Jefferson dan Michael Barr menyoroti bahwa kenaikan harga energi bisa mendorong inflasi lebih tinggi. Bahkan, pasar mulai memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada akhir tahun, dengan probabilitas mendekati 50%.
Selain itu, indeks dolar masih bertahan di dekat level 100 setelah menguat dalam tiga sesi berturut-turut, didukung oleh ketidakpastian global dan lonjakan harga energi.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central melihat bahwa pergerakan GBP/USD pada time frame H4 masih cenderung bearish, dengan level pivot di 1.3345. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan penurunan masih berlanjut dengan support terdekat di 1.3290. Jika level ini ditembus, potensi penurunan dapat berlanjut menuju area support berikutnya di 1.3260 hingga 1.3245.
Sebagai alternatif, apabila harga berhasil bergerak naik menembus level 1.3345, maka pasangan ini berpeluang melanjutkan kenaikan untuk menguji area resistance di kisaran 1.3370 hingga 1.3390.
Resistance 1: 1.3345 Resistance 2: 1.3370 Resistance 3: 1.3390
Support1: 1.3290 Support 2: 1.3260 Support 3: 1.3245
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
