Market Summary
Emas rebound dari area di bawah 4.650 dan melanjutkan penguatan pada sesi Asia. Pergerakan ini menunjukkan minat beli mulai kembali setelah tekanan sebelumnya mereda. Harga bahkan sempat mendekati area 4.800, meski kenaikan masih terbatas.
Sentimen pasar membaik karena pelaku pasar melihat peluang lanjutan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Harapan ini menekan dolar AS dan mendukung emas rebound dalam jangka pendek.
Optimisme Diplomasi Tekan Dolar
Wakil Presiden AS, JD Vance, menyatakan bahwa negosiasi dengan Iran menunjukkan kemajuan meski belum menghasilkan kesepakatan final. Ia menambahkan bahwa kerangka kesepakatan besar masih bisa dicapai jika Iran mengambil langkah lanjutan.
Optimisme ini mendorong investor beralih ke aset berisiko dan mengurangi permintaan terhadap dolar AS. Indeks dolar bertahan di sekitar 98,00, mendekati level terendah enam minggu. Kondisi ini memperkuat momentum emas rebound.
Ketegangan Geopolitik Batasi Kenaikan
Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan dimulainya blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz. Ia juga menegaskan kesiapan untuk menghadapi kapal Iran.
Iran merespons dengan ancaman terhadap pelabuhan di kawasan Teluk. Ketegangan ini menjaga risiko geopolitik tetap tinggi dan membuat pasar lebih berhati-hati.
Faktor ini menahan kenaikan emas agar tidak terlalu agresif, meski tetap memberikan dukungan sebagai aset safe haven.
Inflasi dan Ekspektasi Suku Bunga
Lonjakan harga energi akibat konflik meningkatkan kekhawatiran inflasi. Data terbaru menunjukkan inflasi AS naik signifikan pada Maret, memperkuat spekulasi kebijakan moneter ketat.
Namun, peluang penurunan suku bunga masih terbuka. Data dari CME Group menunjukkan sekitar 30% peluang pemangkasan suku bunga pada Desember.
Gubernur The Fed, Stephen Miran, menyatakan bahwa dampak lonjakan energi belum sepenuhnya memengaruhi ekspektasi inflasi jangka panjang. Ia juga memperkirakan tekanan harga akan kembali ke target dalam satu tahun.
Kondisi ini tetap menekan dolar dan menjaga emas rebound.
Fokus Pasar ke Data PPI AS
Pelaku pasar kini menantikan rilis data Producer Price Index (PPI) AS. Data ini akan menjadi indikator penting untuk melihat arah inflasi dari sisi produsen.
Jika data lebih lemah dari perkiraan, ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed bisa meningkat dan mendorong emas rebound. Sebaliknya, data yang lebih kuat dapat menahan kenaikan emas karena memperkuat dolar AS.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan emas masih cenderung bullish pada time frame H4, dengan level pivot di 4.758. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan masih terbuka dengan target resistance terdekat di 4.795. Jika level ini berhasil ditembus, penguatan berpeluang berlanjut menuju resistance berikutnya di 4.835 hingga 4.880.
Sebagai skenario alternatif, jika harga turun di bawah 4.758, tekanan jual berpotensi meningkat dan mendorong harga menguji area support di kisaran 4.725 hingga 4.700.
Resistance 1: 4.795 Resistance 2: 4.835 Resistance 3: 4.880
Support1: 4.758 Support 2: 4.725 Support 3: 4.700
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
