Download TPFx Mobile Available On

Sentimen Dolar AS Meningkat, Pasar Soroti NFP

by Alwy Assegaf
Flash News - TPFx

Indeks Dolar AS di Atas 102

Sentimen dolar AS kembali menguat pada perdagangan Kamis dan membawa indeks Dolar AS (DXY) ke level tertinggi dalam 18 bulan. DXY bahkan sempat menyentuh area 102 setelah investor meningkatkan perhatian terhadap prospek ekonomi AS, kenaikan imbal hasil Treasury, serta ketidakpastian geopolitik.

Penguatan tersebut juga mendapat dukungan dari pelemahan mata uang utama. Euro berada di bawah tekanan akibat kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Prancis dan gejolak pasar obligasi Eropa. Kondisi itu membuat EUR/USD turun menuju area 1,12 dan mencapai level terendah dalam 17 bulan.

NFP Jadi Perhatian Utama Pasar

Perhatian pasar pada Jumat, 2 Oktober tertuju pada data ketenagakerjaan Amerika Serikat. Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) menjadwalkan rilis Employment Situation untuk September 2026 pada pukul 08.30 waktu New York. Data tersebut mencakup Nonfarm Payrolls (NFP) dan tingkat pengangguran.

Data tenaga kerja akan menjadi salah satu acuan penting bagi pasar dalam membaca arah kebijakan Federal Reserve. Selain NFP dan tingkat pengangguran, Factory Orders juga masuk dalam agenda ekonomi AS.

Perhatian terhadap kebijakan The Fed meningkat setelah imbal hasil Treasury 10 tahun sempat mencapai sekitar 5,34%, level tertinggi sejak 2002. Kenaikan yield mencerminkan perubahan ekspektasi pasar terhadap inflasi, pertumbuhan ekonomi, kebutuhan pembiayaan pemerintah, dan arah suku bunga.

Philip Jefferson Minta The Fed Menunggu Data

Wakil Ketua Federal Reserve Philip Jefferson mengatakan bank sentral perlu melihat perkembangan data sebelum menentukan penyesuaian kebijakan berikutnya. Menurut Jefferson, kenaikan yield Treasury menunjukkan investor sedang menilai kembali kondisi makroekonomi.

Jefferson juga menyatakan bahwa dirinya dan koleganya membutuhkan waktu untuk membentuk penilaian terhadap perkembangan inflasi dan kondisi ekonomi. Ia menilai data tambahan dapat membantu The Fed menentukan sikap kebijakan yang sesuai.

Komentar tersebut muncul setelah The Fed menaikkan target suku bunga federal funds sebesar 25 basis poin pada September menjadi 3,75%-4%. Jefferson mendukung keputusan tersebut karena melihat inflasi masih berada di atas target 2%.

Euro dan Pound Tertekan

Pelemahan euro menjadi salah satu faktor yang memperkuat indeks Dolar AS. EUR/USD bergerak menuju area 1,12 dan mencatat level terendah dalam 17 bulan. Kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Prancis ikut menekan sentimen terhadap euro.

Pasar obligasi Prancis juga menghadapi tekanan dalam gejolak obligasi global. Yield obligasi pemerintah Prancis bertenor 10 tahun mendekati 5%, sementara spread terhadap obligasi Jerman melebar ke level yang mengingatkan pasar pada periode tekanan utang zona euro.

GBP/USD juga melemah menuju bawah 1,3200 dan mencapai level terendah dalam empat bulan. Dari Inggris, pasar akan memperhatikan data Decision Maker Panel Bank of England untuk melihat perkembangan ekspektasi perusahaan terhadap inflasi dan kondisi ekonomi.

Yen Bergerak Volatil

USD/JPY sempat menembus 158,00 sebelum kembali bergerak ke area 157,00. Pergerakan yen tetap mendapat pengaruh dari kenaikan yield AS dan perkembangan kebijakan moneter Jepang.

Pasar Jepang akan memperhatikan tingkat pengangguran, Tokyo CPI, serta data Monetary Base. Ketiga indikator tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi dan tekanan harga menjelang pertemuan kebijakan Bank of Japan berikutnya.

Sementara itu, AUD/USD melanjutkan koreksi dan bergerak mendekati 0,6900. Pasangan mata uang tersebut mencatat level terendah dalam tiga bulan setelah tekanan terhadap dolar Australia berlanjut.

Harga Minyak Kembali Naik

Harga minyak juga menjadi perhatian pasar setelah kontrak WTI bulan terdekat melanjutkan kenaikan dan bergerak mendekati US$93 per barel. Pergerakan tersebut terjadi ketika kekhawatiran terhadap pasokan kembali meningkat.

Keputusan China untuk menangguhkan ekspor produk minyak menambah perhatian terhadap kondisi pasokan energi global. Kenaikan harga minyak juga menjadi faktor penting bagi prospek inflasi karena dapat meningkatkan biaya energi dan transportasi.

Kenaikan harga energi sebelumnya ikut mendorong imbal hasil obligasi global. Pasar kemudian meningkatkan perhatian terhadap kemungkinan bank sentral mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama.

Emas Bergerak Volatil di Bawah US$4.200

Harga emas bergerak volatil dan masih berada di bawah US$4.200 per troy ounce. Pergerakan logam mulia berlangsung di tengah perubahan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed.

Di satu sisi, inflasi yang lebih lunak dapat mengurangi tekanan terhadap prospek suku bunga tinggi. Namun, kenaikan yield Treasury dan penguatan dolar AS membuat emas menghadapi tekanan karena biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil meningkat.

Pergerakan emas juga berlangsung ketika pasar menghadapi ketidakpastian geopolitik dan perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter global. Kondisi tersebut membuat volatilitas harga emas tetap tinggi.

Wall Street Bertahan Setelah Yield Treasury Turun

Pasar saham AS berhasil menghapus sebagian tekanan awal setelah aksi jual Treasury mereda. S&P 500 naik 0,2%, Nasdaq bertambah 0,3%, sedangkan Dow Jones bergerak mendekati posisi datar pada penutupan Kamis.

Penurunan kembali yield Treasury dari level tertingginya membantu memberikan ruang bagi saham. Sektor teknologi juga mendapat dukungan dari kinerja perusahaan semikonduktor.

Nvidia naik 1,1%, AMD bertambah 0,6%, sedangkan Micron meningkat 3% setelah memberikan proyeksi kuartal berjalan yang positif. Kinerja Micron ikut memperkuat optimisme terhadap permintaan yang berkaitan dengan investasi kecerdasan buatan.

Namun, pasar obligasi tetap menjadi perhatian utama. Yield Treasury 10 tahun sebelumnya mencapai sekitar 5,34%, level tertinggi sejak 2002, sebelum kembali turun. Kenaikan yield tersebut berlangsung setelah Treasury mencatat kenaikan yield kuartalan terbesar dalam lebih dari dua dekade.

Sentimen dolar AS selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh data tenaga kerja dan perkembangan ekspektasi suku bunga. Pasar juga perlu mencermati pergerakan Treasury yield, harga minyak, serta perkembangan fiskal Eropa yang dapat memengaruhi arah mata uang utama dan aset global.

Prospek Harga Emas Jumat | 02 Oktober 2026

Prospek emas 02 Oktober 2026 - TPFxPergerakan XAUUSD pada time frame H4 masih berada dalam tekanan bearish setelah harga menembus area support 4.280 dan bergerak di bawah SMA 50. Saat ini harga terlihat berkonsolidasi di area 4.142–4.219, dengan posisi terakhir sekitar 4.176.

Selama harga belum mampu menembus resistance 4.219, pergerakan masih cenderung sideways bearish. Jika 4.219 berhasil ditembus, harga berpeluang melanjutkan rebound untuk menguji area SMA 50 yang berada di sekitar 4.230.

Sebaliknya, jika harga kembali turun dan menembus support 4.142, tekanan jual berpotensi meningkat menuju 4.110 dan selanjutnya 4.081. RSI 14 berada di 47,43, menunjukkan momentum masih relatif netral dan belum memberikan sinyal bullish yang kuat.

GOLD INTRADAY AREA

R1  4.219   R2  4.280   R3 4.316

S1  4.142   S2  4.110   S3 4.081

OPEN POSITION BUY
Price Level 4.150
Profit Target Level 4.210
Stop Loss Level 4.100
OPEN POSITION SELL
Price Level 4.215
Profit Target Level 4.160
Stop Loss Level 4.240

Prospek Harga US Oil  Jumat | 02 Oktober 2025

Prospek US Oil 02 Oktober 2026 - TPFxPergerakan US Oil pada time frame H4 masih berada dalam fase konsolidasi setelah sebelumnya mengalami tekanan jual. Harga kini bergerak di sekitar 91,86 dan mulai kembali berada di atas SMA 50, sementara RSI 14 berada di 55,29, menunjukkan momentum mulai menguat.

Jika harga mampu bertahan di atas support 91,86, peluang rebound masih terbuka untuk menguji resistance 94,67. Penembusan resistance tersebut dapat membuka ruang kenaikan berikutnya menuju 96,56.

Namun, jika harga kembali turun di bawah 91,86, tekanan bearish berpotensi kembali muncul dengan target 90,40 dan 88,68. Jadi, area 91,86 menjadi level penting untuk melihat arah pergerakan berikutnya.

US Oil INTRADAY AREA

R1  94,67   R2  96,56   R3 98,44

S1 91,86  S2  90,40   S3 88,68

OPEN POSITION BUY
Price Level 92,00
Profit Target Level 94,65
Stop Loss Level 90,40
OPEN POSITION SELL
Price Level 94,65
Profit Target Level 92,00
Stop Loss Level 96,60

Baca analisa sebelumnya: Inflasi PCE AS Redakan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga

Dapatkan update seputar pasar dari instrument lainnya di TPFX. Buka akun demonya disini GRATISS.

Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda. Selamat trading dan semoga sukses!

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy