Market Summary
Peluang trading USD/CAD kembali menarik perhatian pelaku pasar setelah pasangan mata uang ini melanjutkan pelemahan dari puncak kisaran mingguannya. Tekanan jual berlanjut untuk hari kedua berturut-turut. Harga spot pun menyentuh level terendah baru sejak 10 Juni. Para trader dengan bias bearish kini mengincar penembusan di bawah level 1,3900, seiring latar belakang fundamental yang kurang mendukung Dolar AS.
Data Inflasi AS Redam Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Para trader memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga jangka pendek dari bank sentral AS (Federal Reserve) setelah laporan Producer Price Index (PPI) yang dirilis Kamis lalu menunjukkan hasil lemah. Data Consumer Price Index (CPI) AS juga mengonfirmasi tren pendinginan inflasi. Kondisi ini menambah tekanan pada Dolar AS, terutama setelah laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pekan lalu juga tercatat lemah. Pasar semakin yakin bahwa The Fed akan menahan suku bunga di level saat ini. Akibatnya, Dolar AS tertahan di bawah level tertinggi dua minggunya dan ikut menyeret pasangan USD/CAD ke zona negatif.
Peluang Trading USD/CAD di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Kekhawatiran pasokan energi turut membuka peluang trading USD/CAD dari sisi lain. Ketegangan antara AS dan Iran seputar Selat Hormuz memicu kenaikan harga minyak mentah dunia. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyampaikan pada Kamis bahwa pemerintah AS akan menerapkan langkah-langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya terhadap Iran. Ia menyebut blokade berkelanjutan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sebagai salah satu opsi yang dipertimbangkan.
Kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman turut meningkatkan serangan di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb. Kelompok ini bahkan mengklaim bertanggung jawab atas serangan drone terhadap fasilitas kilang milik Saudi Aramco. Situasi ini menambah premi risiko pada harga minyak dunia.
Faktor Geopolitik Angkat Harga Minyak dan Dolar Kanada
Presiden AS, Donald Trump, kembali menegaskan pekan ini bahwa Amerika Serikat memiliki “kendali penuh” atas Selat Hormuz. Di sisi lain, Iran menyatakan akan terus menutup jalur pelayaran strategis tersebut sampai seluruh tuntutannya terpenuhi. Pernyataan ini mendorong harga minyak mentah naik lebih tinggi. Dolar Kanada, yang pergerakannya erat terkait harga komoditas, mendapat dukungan kuat dari tren ini. Kondisi tersebut menambah tekanan turun pada pasangan USD/CAD.
Meski begitu, pelemahan Dolar AS tampaknya masih terbatas. Sebagian trader masih memperkirakan kemungkinan satu kali kenaikan suku bunga The Fed sebelum akhir tahun. Faktor ini, ditambah ketidakpastian geopolitik yang terus berlangsung, bisa menahan laju pelemahan Dolar AS sebagai aset safe haven.
Fokus Pasar ke Data Ritel dan Sentimen Konsumen AS
Perhatian pasar kini beralih ke agenda ekonomi AS berikutnya. Rilis data Retail Sales bulanan dan Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan versi awal akan menjadi sorotan utama. Komentar dari sejumlah anggota FOMC turut berpotensi menggerakkan arah Dolar AS dalam waktu dekat. Perkembangan krisis Timur Tengah dan pergerakan harga minyak juga akan tetap memengaruhi arah USD/CAD.
Dengan berbagai katalis ini, peluang trading USD/CAD tetap terbuka bagi pelaku pasar yang memantau kombinasi data ekonomi AS dan dinamika geopolitik Timur Tengah secara bersamaan.
Analisa Teknikal
Dari sisi teknikal, Trading Central melihat USD/CAD masih berpeluang melanjutkan tren bearish pada time frame H4, dengan level pivot di 1.3920. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut menuju support 1.3896, 1.3857, hingga 1.3844.
Sebagai skenario alternatif, jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas 1.3920, USD/CAD berpotensi berbalik bullish untuk menguji area resistance 1.3941 hingga 1.3954.
Resistance 1.3920 Resistance 2: 1.3941 Resistance 3: 1.3954
Support1: 1.3869 Support 2: 1.3857 Support 3: 1.3844
Baca juga: Peluang Trading EUR/USD Menjelang Data PPI AS
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.
