Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (28/01/2026)

by Dewi Hernawati
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:   Bullish  Range           0,70100 – 0,71100

Mata uang Aussie semakin perkasa terhadap mata uang Greenback. Bahkan mata uang Australia ini menguat dan sentuh level terkuatnya sejak Januari 2023, didukung oleh daya tarik imbal hasil yang lebih tinggi. Imbal hasil obligasi pemerintah Australia menjadi semakin menarik, dengan obligasi 3 tahun yang sensitif terhadap kebijakan naik ke level tertinggi sejak November 2023 di tengah kepercayaan investor terhadap peringkat kredit Australia yang unggul dan prospek kebijakan hawkish bank sentral. Data ekonomi domestik semakin memperkuat alasan untuk menaikkan suku bunga setelah tingkat pengangguran secara tak terduga turun ke level terendah dalam 7 bulan pada bulan Desember. Focus kini tertuju ke data inflasi penting yang akan dirilis pagi ini pukul 07:30 WIB, karena investor mengamati dengan cermat data CPI bulanan Desember dan ukuran rata-rata terpotong Q4, yang terakhir secara luas dianggap sebagai tolok ukur pilihan RBA untuk tekanan harga yang mendasarinya. Secara eksternal, mata uang tersebut memperoleh dukungan tambahan dari pelemahan Dollar AS, yang dipicu oleh kekhawatiran atas independensi Fed dan ketakutan akan penutupan pemerintah lainnya.

Pivot : 0,69752

R1 : 0,70495          S1 : 0,69349      

R2 : 0,70898          S2 : 0,68606

R3 : 0,71641          S3 : 0,68203


USDJPY

Opportunity:   Bearish  Range       152,200 – 151,200

Penguatan mata uang Yen Jepang terhadap mata uang Dollar AS terus berlanjut. Bahkan Yen menguat hingga 3,2% selama dua sesi berturut-turut. Penyebabnya meningkatnya kekhawatiran tentang potensi intervensi pasar valuta asing bersama oleh Tokyo dan Washington. Pergerakan tajam tersebut dipicu oleh berita pada hari Jumat bahwa Federal Reserve New York melakukan pengecekan suku bunga Dollar AS/Yen dengan para pelaku pasar, sementara para pejabat Jepang mengindikasikan bahwa mereka berkoordinasi erat dengan AS mengenai kebijakan mata uang dan potensi intervensi pasar. Sementara itu, data dari Bank Sentral Jepang menunjukkan bahwa penguatan mendadak Yen pada Jumat pekan lalu kemungkinan besar bukan disebabkan oleh intervensi pemerintah. Mata uang Yen juga diuntungkan dari pelemahan Dollar AS secara luas, yang dipicu oleh meningkatnya risiko geopolitik dan perdagangan, serta ekspektasi bahwa Presiden AS Donald Trump akan segera mengganti Ketua Fed Jerome Powell dengan kandidat yang lebih lunak, sehingga memberikan tekanan penurunan tambahan pada Dollar AS.

Pivot : 153,025

R1 : 153,964          S1 : 151,179      

R2 : 155,810          S2 : 150,240

R3 : 156,749          S3 : 148,394


GBPUSD

Opportunity  :  Bullish menuju  :  1.3901  –  1.3946

Pounds kembali menguat pada perdagangan Selasa kemarin. Penguatan mata-uang Poundsterling terjadi menjelang kebijakan suku-bunga the Fed malam nanti. The Fed diperkirakan tidak akan merubah suku-bunga acuan yaitu tetap di level 3.75%. Hal ini bertentangan dengan keinginan Trump yang mendesak the Fed untuk menurunkan tingkat suku-bunga secepat mungkin. indeks dolar AS jatuh 0,9% ke 96,23 dan sempat menyentuh level terendah hampir empat tahun di 95,566. Analis menilai GBP masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini.

Open  : 1.3838       Pivot  : 1.3789

R1  : 1.3867                S1  : 1.3740

R2  : 1.3901                S2  : 1.3662

R3  : 1.3946                S3  : 1.3621


EURUSD

Opportunity  : Bullish Menuju  1.2125 – 1.2155

Euro menguat cukup signifikan pada perdagangan Selasa kemarin. Pelemahan dolar dan meningkatnya risiko geopolitik mendorong lonjakan mata-uang Euro. Indeks Dollar AS jatuh 0,9% ke 96,23 dan sempat menyentuh level terendah hampir empat tahun di 95,566, sedangkan Euro menguat 0,81% ke $1,1975. Analis memperkirakan mata-uang Euro masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini, palaku pasar akan fokus pada kebijakan the Fed pada tengah malam nanti yang diperkirakan the Fed akan menahan tingkat suku-bunga di level 3.75%. Hal ini bertentangan dengan keinginan Trump yang mendesak the Fed untuk menurunkan tingkat suku-bunga secepat mungkin.

Open  : 1.2037        Pivot  : 1.1994

R1  : 1.2083                S1  : 1.1939

R2  : 1.2125                S2  : 1.1896

R3  : 1.2155                S3  : 1.1850


USDCHF

Opportunity  :  Bearish menuju  :  0.7553  –  0.7515

Swiss Franc kembali menguat di tengah ketidak pastian geopoltik. Penguatan mata-uang Swiss juga dudukung oleh pelemahan Dollar menjelang pengumuman kebijakan suku-bunga the Fed. Para pelaku pasar akan fokus pada kebijakan the Fed yang diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku-bunganya di level 3.75%. Hal ini bertentangan dengan keinginan Trump yang mendesak the Fed untuk menurunkan tingkat suku-bunga secepat mungkin. CHF masih berpotensi untuk  menguat pada perdagangan hari ini.

Open  : 0.7601       Pivot  : 0.7668

R1  : 0.7713              S1  : 0.7598

R2  : 0.7782               S2  : 0.7553

R3  : 0.7856               S3. : 0.7515


USDCAD

Opportunity : Sell limit di 1.36858 dengan target 1.35956 dan stop loss di atas 1.38662

Pergerakan USDCAD pada timeframe H4 menunjukkan tekanan bearish yang masih sangat kuat. Harga terlihat mengalami penurunan tajam sejak pertengahan Januari dan hari ini masih berada di bawah pivot point 1.36221, menandakan dominasi seller belum berakhir. Struktur lower high dan lower low masih terjaga, sehingga selama harga tidak mampu kembali di atas area pivot, potensi lanjutan pelemahan tetap terbuka. Area support terdekat berada di S1 1.35054, yang menjadi target realistis jika tekanan jual berlanjut.

Dari sisi fundamental,  penguatan dolar Kanada masih  dipacu oleh stabilnya kebijakan moneter Bank of Canada, di mana suku bunga diperkirakan tetap di level yang mendukung CAD sepanjang 2026. Selain itu, harga minyak yang relatif kuat turut memperkuat CAD sebagai mata uang komoditas. Di sisi lain, dolar AS masih berada di bawah tekanan akibat ketidakpastian arah kebijakan The Fed dan ekspektasi pasar terhadap pelonggaran moneter, sehingga membatasi potensi penguatan USD dalam jangka pendek.

Open price :1.35699        Pivot :1.36221

R1 :1.36858         S1 :1.35054

R2 :1.38025         S2 :1.34417

R3 :1.38662         S3 :1.33250


DXY

Opportunity:   Bearish Range            95,700 – 95,200

Mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya semakin takberdaya. Tegambar pada Indeks Dollar AS (DXY) anjlok kembali dan menyentuh level terendah harianya di 95,551. Mata uang Amerika ini terendahnya sejak Februari 2022, karena investor mengambil posisi menjelang keputusan kebijakan moneter The Fed yang akan diumumkan Kamis dinihari nanti. Bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, meskipun kekhawatiran tentang independensinya dari tekanan politik tetap menjadi fokus. Spekulasi semakin intensif bahwa ketua Fed yang baru dapat diumumkan paling cepat minggu ini, dengan Presiden Trump secara luas diperkirakan akan menominasikan kandidat yang lebih lunak. Nilai tukar Dollar AS juga tertekan oleh kekhawatiran yang kembali muncul tentang penutupan pemerintahan setelah para pemimpin Partai Demokrat mengancam akan memblokir paket pendanaan senilai $1,2 triliun jika mencakup alokasi tambahan untuk Keamanan Dalam Negeri. Tekanan semakin meningkat karena Dollar AS terjebak dalam tren “jual Amerika” yang lebih luas, di samping spekulasi tentang potensi intervensi mata uang bersama AS-Jepang yang bertujuan untuk menghentikan kerugian lebih lanjut pada obligasi Jepang dan mendukung Yen.

Pivot : 96,2006

R1 :    96,850         S1 :   95,115  

R2 :    97,935         S2 :   94,465

R3 :    98,585         S3 :   93,380


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bullish ke area 54,500

Indeks Nikkei 225 turun 0,8% ke bawah angka 53.000, sementara Indeks Topix yang lebih luas turun 1% menjadi 3.528 pada hari Rabu, membalikkan kenaikan dari sesi sebelumnya karena yen menguat ke level tertinggi tiga bulan, yang menekan ekuitas Jepang. Yen telah naik sekitar 4% selama tiga sesi terakhir di tengah meningkatnya spekulasi tentang potensi intervensi mata uang bersama AS-Jepang, sementara dolar tetap berada di bawah tekanan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tidak khawatir tentang penurunan baru-baru ini. Yen yang lebih kuat cenderung merusak prospek pendapatan untuk sektor-sektor yang berorientasi ekspor di Jepang dan mengurangi daya tarik aset domestik bagi investor asing. Kerugian dipimpin oleh saham-saham yang berorientasi ekspor, dengan Sony Group turun 2,6%, Toyota Motor turun 3,3%, dan Mitsubishi Heavy Industries turun 2%. Sebaliknya, saham-saham teknologi sedikit naik, didukung oleh kenaikan semalam di saham-saham perusahaan teknologi raksasa menjelang serangkaian laporan pendapatan perusahaan teknologi besar yang sibuk.

Pivot : 50,355

R1 : 50,555           S1 : 50,090

R2 : 50,820           S2 : 49,890

R3 : 51,285           S3 : 49,425


HANGSENG

Opportunity: Bullish ke area: 26,837

Indeks Hang Seng melonjak 361 poin, atau 1,4%, dan ditutup pada 27.127 pada hari Selasa, menandai kenaikan kelima berturut-turut dan mendekati puncak dua minggu di tengah kekuatan sektor secara luas. Sentimen didorong oleh kenaikan Wall Street yang berkelanjutan pada hari Senin, dengan S&P 500 dan Nasdaq naik untuk sesi keempat menjelang keputusan suku bunga Fed akhir pekan ini. Sektor keuangan melonjak 2,5% setelah bank sentral China berjanji untuk memperdalam konektivitas pasar dengan Hong Kong. Para pedagang juga menyambut baik data resmi yang menunjukkan laba industri China naik pada tahun 2025 untuk pertama kalinya dalam empat tahun, didorong oleh pemulihan pada bulan Desember, sementara tanda-tanda penindakan Beijing terhadap perang harga memperkuat harapan pemulihan pendapatan. Namun, kenaikan dibatasi oleh kehati-hatian menjelang rilis PMI resmi Januari di China akhir pekan ini. Zijin Gold Intl. naik 9,2% setelah mengumumkan rencana untuk mengakuisisi Allied Gold Kanada untuk berekspansi secara global. Perusahaan lain yang menonjol termasuk Minimax Group (15,3%), AIA Group (3,6%), Techtronic Industries (2,8%), dan China Taiping Insurance (2,2%).

Pivot : 26,361

R1 : 26,620    S1 : 26,024

R2 : 26,957    S2 : 25,765

R3 : 27,216    S3 : 25,428


NASDAQ

Opportunity:Buy Limit: 25,168 | SL: 26,000 | TP: 26,300

Kontrak berjangka saham AS sedikit berubah pada hari Rabu karena investor mengambil posisi menjelang keputusan kebijakan terbaru Federal Reserve dan serangkaian laporan pendapatan dari perusahaan teknologi besar. Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, sementara pasar justru mencari panduan tentang waktu penurunan suku bunga berikutnya di tengah ekspektasi penurunan dua poin seperempat sebelum akhir tahun. Di sisi korporasi, laporan pendapatan akan dirilis setelah penutupan perdagangan pada hari Rabu dari Tesla, Microsoft, dan Meta Platforms, diikuti oleh Apple pada hari Kamis, yang menentukan sentimen pasar secara lebih luas. Dalam perdagangan reguler pada hari Selasa, S&P 500 naik 0,41% dan ditutup pada level tertinggi sepanjang masa baru, sementara Nasdaq Composite naik 0,91% karena saham teknologi meningkat. Sebaliknya, Dow turun 0,83%, terbebani oleh UnitedHealth, yang anjlok 19,6% setelah mengeluarkan peringatan laba terkait dengan perubahan penggantian biaya Medicare Advantage yang diusulkan. Boeing juga turun 1,6% setelah melaporkan hasil yang kurang memuaskan.

Pivot : 25,706.83

R1 : 25,784.67                     S1 : 25,620.92

R2 : 25,870.58     S2 : 25,543.08

R3 : 26,034.33                  S3 : 25,379.33



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold
Opportunity: Bullish menguji area resistance 5.236

Harga emas melonjak tajam dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, didorong oleh meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global yang mendorong investor beralih ke aset safe haven. Harga spot emas sempat menyentuh level tertinggi di USD 5.181,84 per ons pada sore hari waktu AS, setelah sehari sebelumnya berhasil menembus level psikologis USD 5.000 per ons untuk pertama kalinya. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ditutup relatif stabil di kisaran USD 5.082,60 per ons.

Sepanjang tahun ini, emas telah menguat lebih dari 18%, melanjutkan reli kuat tahun lalu. Kenaikan ini didorong oleh kombinasi faktor, mulai dari meningkatnya risiko geopolitik dan ekonomi global, ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, hingga meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral di tengah tren de-dolarisasi global. Menurut analis Bank of America, reli emas belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan karena faktor-faktor pendorong utama masih tetap relevan.

Pivot : 5.125

R1  5.236   R2  5.299  R3 5.410

S1  5.062   S2  4.950  S3  4.888


Silver

Opportunity : Buy stop di 116.441 dengan target 121.709 dan stop loss dibawah 105.755

XAGUSD pada timeframe H4 masih mempertahankan struktur bullish meskipun sempat mengalami koreksi cukup tajam. Harga bergerak stabil di atas pivot 109.622, yang menandakan bahwa minat beli masih dominan. Selama harga mampu bertahan di atas area pivot tersebut, kecenderungan tren naik masih valid. Resistance terdekat berada di R1 116.291, yang menjadi level penting untuk menentukan apakah momentum bullish dapat berlanjut menuju level yang lebih tinggi.

Dari sisi fundamental, pergerakan positif silver didorong oleh meningkatnya permintaan industri, khususnya dari sektor energi terbarukan dan manufaktur, di tengah kondisi pasokan global yang masih terbatas. Selain itu, ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dari The Fed membuat logam mulia seperti silver tetap menarik sebagai alternatif lindung nilai terhadap pelemahan dolar AS. Faktor risiko global dan sentimen safe haven juga turut menjaga minat beli terhadap XAGUSD.

Open price :112.531        Pivot :109.622

R1 :116.291         S1 :105.755

R2 :120.158         S2 :99.086

R3 :126.827         S3 :95.219


Oil

Opportunity :Bullish selama bertahan di atas 61,67, testing resistance 63,26.

Harga minyak mentah WTI bertahan di atas level USD 62 per barel pada perdagangan Rabu, melanjutkan penguatan hampir 3% pada sesi sebelumnya yang membawa harga ke level tertinggi dalam hampir empat bulan. Kenaikan harga ini terutama dipicu oleh gangguan pasokan akibat badai musim dingin ekstrem di Amerika Serikat, yang memangkas produksi minyak hingga 2 juta barel per hari atau sekitar 15% dari total produksi nasional. Selain itu, ekspor dari wilayah Gulf Coast juga sempat terhenti sementara akibat gangguan pada infrastruktur energi dan jaringan listrik.

Kondisi cuaca dingin dan basah yang masih melanda sebagian wilayah selatan AS diperkirakan akan memperlambat pemulihan produksi dan distribusi, sehingga menopang harga dalam jangka pendek. Di sisi geopolitik, pasar juga mencermati peningkatan kehadiran militer AS di Timur Tengah serta meningkatnya risiko eskalasi terhadap Iran, yang menambah kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan global.

Pivot: 61,67

R1  63,26         S1  60,80

R2  64,13          S2  59,21

R3  65,72          S3  58,34


 

DAILY ECONOMIC DATA

 

 


WEBINAR HARI INI (Rabu, 28 Januari 2026)

Halo, Sobat Trader…

Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:

Volatilitas Meningkat Jelang Keputusan BoC dan The Fed

Catat jam dan waktunya ya!

   Rabu, 28 Januari 2026 
  13.00 WIB
   Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia

Silakan klik link di sini untuk join:

YouTube & Zoom

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy