Market Summary
Gejolak harga minyak kembali menjadi perhatian utama pasar keuangan global setelah harga minyak mentah WTI melonjak di atas $96 per barel. Kenaikan harga minyak tersebut mendorong penguatan pasangan USD/JPY hingga mendekati level 157,00 pada perdagangan Eropa, Senin. Penguatan pasangan mata uang ini terjadi karena Yen Jepang melemah di tengah kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Jepang yang semakin tertekan akibat lonjakan biaya energi.
Gejolak Harga Minyak Tekan Yen Jepang
Kenaikan harga minyak dipicu oleh memanasnya hubungan antara Amerika Serikat dan Iran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak tuntutan Iran terkait proposal perdamaian Washington. Iran meminta pengakuan atas otoritasnya di Selat Hormuz, kompensasi perang, dan pencairan aset yang dibekukan.
Penolakan tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi global. Selat Hormuz menjadi jalur penting distribusi minyak dunia. Ketidakpastian di kawasan itu langsung mendorong harga minyak melonjak tajam.
Bagi Jepang, kondisi ini menjadi tantangan besar. Jepang masih sangat bergantung pada impor minyak untuk memenuhi kebutuhan energinya. Saat harga minyak naik, biaya impor energi Jepang ikut meningkat dan membebani ekonomi domestik. Situasi ini membuat Yen kehilangan daya tarik terhadap mata uang utama lainnya.
Dolar AS Menguat Didukung Ekspektasi Inflasi
Di sisi lain, dolar AS mendapatkan dukungan dari kenaikan harga minyak. Investor menilai lonjakan harga energi dapat meningkatkan tekanan inflasi di Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat peluang pemangkasan suku bunga Federal Reserve tahun ini semakin mengecil.
Indeks Dolar AS atau DXY memang sempat melemah ke area 98,00 setelah menyentuh level tertinggi intraday di 98,15. Namun, sentimen pasar masih cenderung mendukung mata uang AS karena investor mencari aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik.
Selain itu, pasar juga menunggu data inflasi Amerika Serikat atau Consumer Price Index (CPI) periode April yang akan dirilis Selasa. Inflasi tahunan diperkirakan naik menjadi 3,4% dibandingkan 3,3% pada Maret. Jika data inflasi lebih tinggi dari perkiraan, dolar AS berpotensi kembali menguat.
Prospek USD/JPY Masih Bullish
Secara fundamental, pasangan USD/JPY masih memiliki peluang melanjutkan kenaikan selama gejolak harga minyak belum mereda. Yen Jepang berpotensi tetap berada dalam tekanan jika harga minyak bertahan tinggi dan risiko geopolitik di Timur Tengah terus meningkat.
Sementara itu, dolar AS masih mendapat dukungan dari ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve yang cenderung ketat. Kombinasi antara melemahnya Yen dan kuatnya dolar membuka peluang bullish bagi USD/JPY dalam jangka pendek.
Investor kini akan mencermati perkembangan konflik geopolitik dan data inflasi AS sebagai penentu arah pergerakan berikutnya. Jika inflasi AS meningkat dan harga minyak tetap tinggi, USD/JPY berpeluang kembali menguji area resistance psikologis di atas level 157,00.
Fokus Pasar Tertuju pada Inflasi AS
Pasar global saat ini bergerak sangat sensitif terhadap perkembangan inflasi dan harga energi. Karena itu, data CPI AS menjadi faktor penting yang dapat menentukan arah kebijakan Federal Reserve beberapa bulan ke depan.
Jika inflasi AS terus meningkat akibat gejolak harga minyak, maka ekspektasi penurunan suku bunga akan semakin berkurang. Kondisi tersebut dapat memperkuat dolar AS sekaligus memperbesar tekanan terhadap Yen Jepang.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan USD/JPY pada time frame H4 masih berada dalam tren bullish, dengan level pivot di 156,45. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka untuk menguji area resistance di 157,65, kemudian 158,00, hingga 158,30.
Sebagai skenario alternatif, apabila harga turun menembus level 156,45, maka potensi koreksi lebih lanjut dapat membawa USD/JPY menguji area support 156,00 hingga 155,60.
Resistance 1: 157,65 Resistance 2: 158,00 Resistance 3: 158,30
Support1: 156,45 Support 2: 156,00 Support 3: 155,60
Baca juga: Peluang Trading Emas Jelang Data Non-Farm Payroll (NFP) AS
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
