Ringkasan Pasar dan Proyeksi Ekonomi di Akhir November
Ringkasan pasar dan proyeksi ekonomi mencerminkan penguatan moderat indeks saham Amerika Serikat pada sesi pendek pasca-libur, meskipun perdagangan sempat terganggu akibat gangguan sistem di CME Group. Ketiga indeks utama menguat karena optimisme pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada pertemuan Desember semakin besar. Pergerakan ini menutup bulan yang bergejolak, dengan S&P 500 dan Dow berakhir sedikit lebih tinggi sementara Nasdaq melemah 1,5% akibat kekhawatiran atas valuasi saham teknologi.
Kinerja Saham Global Memasuki Awal Desember
Optimisme terhadap kebijakan bank sentral juga mendorong pergerakan di Eropa. Saham Eropa mencatat kenaikan harian dan bulanan, sekaligus memperpanjang reli bulanan terpanjang sejak Maret 2024. Indeks MSCI global turut naik seiring membaiknya sentimen, didukung harapan kemajuan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina.
Pergerakan Mata Uang dan Obligasi Amerika Serikat
Ringkasan pasar dan proyeksi ekonomi turut mencatat dolar mengarah pada penurunan mingguan terdalam sejak Juli karena meningkatnya probabilitas pelonggaran moneter tambahan oleh Federal Reserve. Indeks dolar melemah ke 99,46, sementara euro menguat ke USD 1,16 dan yen menguat tipis ke 156,15 per dolar. Imbal hasil obligasi AS bergerak naik dalam sesi berkualitas rendah, dengan yield 10-tahun bertahan di sekitar 4,015%.
Dinamika Konsumen dan Awal Musim Belanja Liburan
Musim belanja liburan dimulai positif. Data Adobe Analytics menunjukkan belanja online pada Thanksgiving naik 5,3%, meski sebagian konsumen tetap berhati-hati karena inflasi masih tinggi dan pasar tenaga kerja tampak melemah. Kewaspadaan ini membuat pasar terus menilai potensi keputusan suku bunga Federal Reserve.
Perkembangan Minyak dan Emas Menjelang Pekan Baru
Harga minyak bergerak beragam. WTI naik ke USD 59,03 per barel, sementara Brent turun tipis ke USD 63,29. Investor menunggu hasil pertemuan OPEC+ yang dapat memberi petunjuk perubahan produksi. Di sisi lain, emas berada di jalur kenaikan bulanan, dengan harga spot mencapai USD 4.220,46 per troy ounce di tengah meningkatnya keyakinan terhadap pemangkasan suku bunga The Fed.
Proyeksi Ekonomi Awal Desember
Ringkasan pasar dan proyeksi ekonomi menunjukkan bahwa pasar memasuki pekan pertama Desember dengan sentimen positif, didukung harapan pemangkasan suku bunga dan potensi reli akhir tahun. Namun, kondisi konsumen dan ketidakpastian geopolitik tetap menjadi faktor penentu arah pasar dalam beberapa minggu ke depan.
WEEK AHEAD
(01 – 05 Desember 2025)
Week Ahead 01 – 05 Desember 2025
Pekan ini para investor menunggu sejumlah rilis data ekonomi penting setelah penjadwalan ulang publikasi resmi di Amerika Serikat akibat penutupan pemerintahan sebelumnya. Biro Analisis Ekonomi AS akan merilis data pendapatan dan belanja September, termasuk indeks harga PCE yang menjadi acuan inflasi Federal Reserve. Data harga impor dan ekspor dari BLS serta produksi industri dari Federal Reserve juga akan memberikan gambaran baru mengenai dampak tarif terhadap aktivitas ekonomi.
Selain itu, pasar akan memantau indikator utama seperti ISM PMI dan survei awal Michigan Consumer Confidence, sementara laporan ADP dan Challenger akan memperbaharui kondisi pasar tenaga kerja yang masih berhati-hati. PMI dari China dan Kanada juga akan menjadi perhatian, diikuti rilis PDB kuartal ketiga dari Australia dan inflasi zona euro.
Amerika Serikat dan Kawasan Amerika
Di Amerika Serikat, fokus utama berada pada deretan data penting yang mencakup rilis-rilis tertunda. PCE September diperkirakan menunjukkan kenaikan indeks harga 2,8% secara tahunan dan 0,3% secara bulanan, sedangkan core PCE diproyeksikan tetap stabil di 2,9% secara tahunan. Pengeluaran pribadi diperkirakan naik 0.4%, melambat dari bulan sebelumnya, dan pendapatan pribadi diproyeksikan tetap bertumbuh 0,4%. PMI manufaktur ISM diperkirakan tetap berada di area kontraksi, sedangkan PMI jasa diperkirakan sedikit melambat. Laporan ADP diproyeksikan menunjukkan penambahan 20.000 pekerjaan, turun dari bulan sebelumnya. Data Michigan Consumer Sentiment diperkirakan meningkat, sementara produksi industri September diproyeksikan tumbuh 0,1%. Rilis lainnya mencakup job cuts Challenger, perubahan kredit konsumen, harga ekspor-impor, serta final PMI S&P Global.
Di kawasan Amerika lainnya, Kanada akan merilis data ketenagakerjaan November dan PMI.
Eropa dan Inggris
Di kawasan Euro, inflasi diperkirakan naik ke 2,2% pada November, sementara inflasi inti naik menjadi 2,5%. Tingkat pengangguran diprediksi stabil di 6,3%. Spanyol, Italia, dan Swiss akan merilis data pengangguran terbaru. Di Jerman, pesanan pabrik diperkirakan kembali turun, menandai penurunan kelima dalam enam bulan terakhir. PMI diperkirakan menunjukkan aktivitas manufaktur Spanyol meningkat ke laju tercepat dalam tiga bulan, sementara sektor jasa masih tumbuh meski melambat. Di Italia, sektor manufaktur tampak rebound dan PMI jasa diperkirakan bertahan di level tertinggi sejak Mei 2024.
Inggris diproyeksikan mengalami penurunan persetujuan hipotek ke level terendah lima bulan. Sementara inflasi diperkirakan turun ke 31,6%. Swiss diproyeksikan mempertahankan inflasi 0,1%. Dalam kebijakan moneter, bank sentral Polandia diperkirakan memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 4%, menjadi pemangkasan keenam tahun ini. Rilis penting lainnya mencakup penjualan ritel zona euro dan Italia, produksi industri dan neraca perdagangan Prancis, indeks harga rumah Inggris, penjualan ritel Swiss, serta neraca perdagangan Turki.
Asia Pasifik
Di China, PMI November baik dari survei resmi maupun swasta akan memberikan sinyal penting mengenai momentum ekonomi. PMI manufaktur resmi diperkirakan tetap di bawah 50 untuk bulan kedelapan berturut-turut, mencerminkan tekanan pada sektor manufaktur tradisional. Sebaliknya, PMI RatingDog diperkirakan tetap berada di area ekspansi meski pertumbuhannya melambat. PMI jasa diproyeksikan menunjukkan penurunan kecil.
Di Jepang, pasar mengamati PMI final, data keyakinan konsumen yang stabil, serta pemulihan belanja rumah tangga. Indeks Reuters Tankan dan data belanja modal juga menjadi sorotan. Australia juga akan merilis serangkaian data kuartal ketiga, termasuk PDB, neraca berjalan, laba perusahaan, dan inventaris bisnis, diikuti data perizinan bangunan dan neraca perdagangan Oktober.
Data Mingguan Perdagangan Emas (24 – 28 November 2025)
Open : 4.069,37 High : 4.221,81 Low : 4.040,01 Close : 4.218,06 Range : 181,80
GOLD PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 4.098 | R1 4.280 |
| S2 3.978 | R2 4.342 |
| S3 3.916 | R3 4.462 |
Gold Outlook : Bullish
Data Mingguan Perdagangan US Oil (24 – 28 November 2025)
Open : 58,00 High : 59,61 Low : 57,09 Close : 58,46 Range : 2,52
OIL PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 57,16 | R1 59,68 |
| S2 55,87 | R2 60,91 |
| S3 55,64 | R3 62,20 |
Oil Outlook : Bearish
Dapatkan update seputar Pasar saham global trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Selamat trading dan semoga sukses!
