Market Summary
AUD/USD menguat untuk hari kedua berturut-turut, namun masih tertahan di bawah level 0.6950. Kenaikan ini menunjukkan minat beli tetap ada, tetapi pasar bergerak hati-hati. Harga mampu bertahan di sekitar 0.6930, meski belum mendapatkan momentum lanjutan.
Sentimen pasar masih dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik. Presiden AS, Donald Trump, meningkatkan tekanan terhadap Iran dan menegaskan bahwa aksi militer dapat dilakukan dalam waktu singkat. Tenggat waktu pembukaan Selat Hormuz menjadi fokus utama. Situasi ini membuat pelaku pasar menahan eksposur risiko.
Inflasi Australia Dorong Penguatan Aussie
Dari sisi fundamental, data inflasi Australia memberikan dukungan bagi mata uang Aussie. Indikator TM-MI mencatat kenaikan 1,3% pada Maret setelah sebelumnya turun 0,2%. Secara tahunan, inflasi meningkat menjadi 4,3%, tertinggi dalam lebih dari dua tahun.
Kenaikan ini mencerminkan tekanan harga akibat lonjakan energi yang dipicu konflik Iran. Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia akan mempertahankan kebijakan moneter ketat. Faktor ini membantu menjaga momentum AUD/USD menguat, meski ruang kenaikan masih terbatas.
Data Durable Goods AS Jadi Perhatian Pasar
Pasar juga menantikan rilis data Durable Goods Orders AS untuk Februari. Data ini mencerminkan kondisi sektor manufaktur, namun berasal dari periode sebelum konflik Iran meningkat. Dampaknya terhadap pergerakan Dolar AS diperkirakan tidak terlalu besar.
Meski demikian, data yang solid tetap dapat memperkuat persepsi bahwa ekonomi AS masih kuat. Kondisi tersebut dapat menjaga daya tarik Dolar di tengah ketidakpastian global.
Dolar AS Didukung Ekspektasi Kebijakan The Fed
Dolar AS tetap mendapat dukungan dari ekspektasi kebijakan moneter dan risiko global. Ketegangan di Timur Tengah berpotensi mendorong kenaikan harga energi, yang dapat meningkatkan tekanan inflasi.
Pasar menilai bahwa Federal Reserve masih memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan ketat jika data ekonomi tetap kuat. Risalah FOMC yang akan dirilis menjadi fokus utama untuk membaca arah kebijakan selanjutnya.
Presiden Federal Reserve New York, John Williams, dijadwalkan memberikan pernyataan. Komentar tersebut akan menjadi petunjuk tambahan bagi pelaku pasar dalam menilai prospek suku bunga.
Pergerakan AUD/USD Masih Terbatas
Secara keseluruhan, AUD/USD menguat didukung oleh data domestik Australia yang solid. Namun, penguatan tersebut masih tertahan oleh kekuatan Dolar AS yang didorong oleh sentimen geopolitik dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Pergerakan harga saat ini mencerminkan keseimbangan antara dukungan dari sisi Australia dan tekanan dari Dolar AS, sehingga membuat kenaikan tetap terbatas dalam jangka pendek.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan AUD/USD masih cenderung bullish pada time frame H4, dengan level pivot di 0.6915. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka untuk menguji resistance di 0.6960, kemudian 0.6980, hingga 0.7000.
Sebagai alternatif, jika harga turun di bawah 0.6915, tekanan jual berpotensi meningkat dan mendorong penurunan menuju area support di 0.6895 hingga 0.6880.
Resistance 1: 0.6960 Resistance 2: 0.6980 Resistance 3: 0.0700
Support1: 0.6915 Support 2: 0.6895 Support 3: 0.6880
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
