Market Summary
Peluang Trading NZD/USD menguat pada perdagangan Rabu setelah Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mempertahankan suku bunga acuannya di level 2,25%. Meski tidak menaikkan suku bunga, bank sentral Selandia Baru memberikan sinyal hawkish yang mendorong penguatan dolar Selandia Baru terhadap dolar AS.
RBNZ menyatakan bahwa suku bunga kemungkinan perlu dinaikkan lebih cepat dan lebih tinggi dibanding proyeksi sebelumnya pada pernyataan kebijakan Februari. Pernyataan tersebut meningkatkan optimisme pasar terhadap prospek mata uang kiwi dalam beberapa bulan ke depan.
Pasangan NZD/USD langsung rebound setelah sebelumnya sempat turun ke level terendah hampir satu pekan. Namun, kenaikan harga masih tertahan di area resistance sekitar 0,5880 pada sesi perdagangan Eropa.
Pelemahan Dolar AS Beri Dukungan Tambahan
Sentimen pasar juga mendapat dukungan dari pelemahan dolar AS. Indeks dolar bergerak volatil setelah investor terus memantau perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.
Harapan terhadap potensi kesepakatan damai membuat harga minyak mentah melemah. Kondisi tersebut meredakan kekhawatiran inflasi global dan mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven.
Meski demikian, ketegangan geopolitik masih membatasi optimisme pasar. Konflik terkait program nuklir Iran dan Selat Hormuz tetap menjadi perhatian utama investor global.
Fokus Pasar Beralih ke Data PCE AS
Investor kini menunggu rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat yang dijadwalkan pada Kamis. Data tersebut dapat memberikan petunjuk baru terkait arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Selain data inflasi, pelaku pasar juga akan mencermati rilis awal pertumbuhan ekonomi AS atau GDP preliminer. Jika data ekonomi AS kembali solid, dolar AS berpotensi pulih dan menekan penguatan NZD/USD.
Di sisi lain, ekspektasi bahwa Federal Reserve masih membuka peluang kenaikan suku bunga hingga akhir tahun juga dapat membatasi kenaikan pasangan mata uang ini.
Peluang Trading NZD/USD Masih Menarik
Secara keseluruhan, Peluang Trading NZD/USD masih cukup menarik selama pasar merespons sikap hawkish RBNZ dan tekanan terhadap dolar AS berlanjut. Namun pelaku pasar masih mewaspadai terhadap perkembangan konflik Timur Tengah dan data ekonomi AS yang dapat memicu volatilitas tinggi.
Analisa Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central melihat bahwa pergerakan NZD/USD masih berpeluang bullish pada time frame H4 dengan level pivot di 0.5845. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan masih terbuka untuk menguji resistance di 0.5902, kemudian 0.5915 hingga 0.5928.
Sebagai skenario alternatif, apabila harga turun menembus level 0.5845, tekanan bearish berpotensi membawa NZD/USD turun untuk menguji support di area 0.5833 hingga 0.5820.
Resistance 1: 0.5902 Resistance 2: 0.5915 Resistance 3: 0.5928
Support1: 0.5845 Support 2: 0.5833 Support 3: 0.5820
Baca juga: Peluang Trading Oil di Tengah Kekhawatiran Krisis Pasokan
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
