Market Summary
Peluang Trading Gold meningkat seiring harga emas yang menguat pada akhir pekan didorong oleh pelemahan dolar. Emas spot naik 0,5% ke level $4.227,35 per ounce, sementara kontrak berjangka menguat 0,4% ke $4.257,90. Dolar melemah mendekati level terendah lima minggu karena pasar semakin agresif memproyeksikan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada pertemuan berikutnya. Prospek bahwa Kevin Hassett berpotensi menggantikan Jerome Powell pada Mei, yang dapat mengarah pada pelonggaran kebijakan lebih agresif, turut memberi tekanan pada dolar.
Peluang Trading Gold Menjelang Rilis PCE AS
Peluang Trading Gold makin terbuka karena pasar menunggu data Personal Consumption Expenditures (PCE), indikator inflasi favorit The Fed. Data ini diperkirakan naik 0,3% secara bulanan, dengan core PCE stabil di 0,2%. Secara tahunan, inflasi PCE diproyeksi mencapai 2,8%, tertinggi sejak April 2024. Rilis data yang tertunda akibat penutupan pemerintahan AS itu akan sangat memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga pada rapat 9–10 Desember. Ekspektasi pemangkasan 25 bps semakin kuat, yang secara historis memberikan dorongan positif pada emas sebagai aset tanpa imbal hasil.
Sentimen Pasar dan Respons Terhadap Rangkaian Data Ketenagakerjaan AS
Harga emas sempat tertahan karena penjual belum mampu menembus zona resistance $4.264,29, mencerminkan kehati-hatian pasar menjelang rilis PCE. Data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan klaim pengangguran turun ke level terendah lebih dari tiga tahun, sementara data ADP menggambarkan penurunan tajam pada payroll sektor swasta. Kombinasi data yang beragam ini membuat pelaku pasar fokus penuh pada PCE sebagai penentu arah kebijakan moneter selanjutnya. Dukungan dari dolar yang melemah ikut memperkuat peluang kenaikan harga emas dalam jangka pendek.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan emas pada time frame H4 masih berada dalam tren bullish dengan level pivot di 4.194. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka dengan resistance terdekat di 4.241. Jika level ini ditembus, potensi kenaikan dapat berlanjut menuju resistance berikutnya di 4.265–4.295.
Sebagai skenario alternatif, jika harga berbalik turun dan menembus di bawah 4.194, potensi pelemahan dapat berlanjut untuk menguji area support di 4.174–4.162.
Resistance 1: 4.241 Resistance 2: 4.265 Resistance 3: 4.295
Support1: 4.194 Support 2: 4.174 Support 3: 4.162
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan XAG/USD masih berada dalam tekanan bearish pada time frame H4, dengan level pivot di 58,35. Selama harga bergerak di bawah area tersebut, peluang penurunan tetap terbuka menuju support terdekat di 56,65. Jika harga menembus level itu, tekanan jual berpotensi berlanjut ke zona support berikutnya di 56,15–55,50.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa emas masih bergerak bullish pada time frame H4 dengan level pivot di 4.193. Selama harga bertahan di atas level ini, peluang kenaikan tetap terbuka untuk menguji area resistance 4.229–4.264.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa EUR/USD masih berada dalam tekanan bearish pada time frame H4 dengan level pivot di 1.1635. Selama harga bergerak di bawah level ini, peluang penurunan tetap terbuka untuk menguji area support 1.1590–1.1555.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa USD/JPY masih berpeluang bergerak bearish pada time frame H4, dengan level pivot di 155.70. Selama harga berada di bawah area tersebut, tekanan turun diperkirakan berlanjut menuju support 155.00–154.35.
Dari sisi teknikal, Trading Central menilai USD/CAD berpeluang rebound pada time frame H4 dengan level pivot di 1,4020. Selama harga bergerak di atas level tersebut, potensi kenaikan masih terbuka untuk menguji resistance terdekat di 1,4045. Jika level ini berhasil ditembus, peluang kenaikan dapat berlanjut menuju resistance berikutnya di 1,4060 hingga 1,4080.
Dari sisi teknikal, Trading Central melihat bahwa USD/JPY pada time frame H4 masih berada dalam tekanan bearish dengan level pivot di 156.46. Selama harga bergerak di bawah level tersebut, potensi penurunan dapat berlanjut menuju support 155.60, kemudian 155.40, hingga 155.20.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa GBP/USD masih berpotensi melanjutkan tren bullish pada time frame H4 dengan level pivot di 1.3140. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka untuk menguji resistance di 1.3240, kemudian 1.3260, dan selanjutnya 1.3280.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan emas masih cenderung bullish pada time frame H4. Level pivot berada di 4.107. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka. Target resistance berada di 4.155, lalu 4.185, dan selanjutnya 4.210.
Dari sisi teknikal, Trading Central melihat emas di time frame H4 masih bergerak dalam bias bullish dengan level pivot di 4.036. Selama harga bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka untuk menguji resistance terdekat di 4.085. Jika resistance ini ditembus, penguatan berpotensi berlanjut menuju area 4.110–4.130.
